Imbas Banjir, Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Ditargetkan Bisa Digunakan Lagi 16 Desember
Rabu, 03 Desember 2025 - 13:30 WIB
loading...
PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya PT Jasamarga Kualanamu Tol (JMKT) melakukan perbaikan cepat Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi yang terdampak banjir bandang di Medan. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya PT Jasamarga Kualanamu Tol (JMKT) melakukan perbaikan cepat Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi yang terdampak banjir bandang di Medan. Pada 4 Desember 2025 Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi yang terdampak banjir dapat dilalui kendaraan menuju Medan menggunakan 1 lajur atau beroperasi sebagian.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyatakan keprihatinan atas musibah yang menimpa masyarakat terdampak bencana alam banjir di Medan dan menegaskan komitmen percepatan perbaikan KM 41+600 arah Medan Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi untuk memenuhi kebutuhan akses mobilitas dan distribusi masyarakat. "Kami menyampaikan dukungan dan empati mendalam bagi masyarakat terdampak banjir di Medan," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (3/12/2025).
Baca Juga: Update Korban Bencana Sumatera: 753 Orang Tewas, 650 Hilang
Rivan menambahkan, ruas Tol tersebut ditargetkan dapat dilewati kembali dengan normal pada tanggal 16 Desember 2025. Saat ini, Jasa Marga bekerja sama dengan Kepolisian setempat untuk melakukan rekayasa lalu lintas pada titik terdampak. Bagi pengguna jalan dari arah Tebing Tinggi menuju Medan, kendaraan dialihkan keluar melalui Gerbang Tol (GT) Kemiri dan GT Kualanamu, sementara kendaraan dari arah Kualanamu menuju Medan dialihkan melalui GT Lubuk Pakam.
Baca Juga: Update Banjir-Longsor Aceh dan Sumatera: 604 Orang Meninggal, 464 Hilang, 2.600 Luka-luka
Pada jalur dari Medan menuju Kualanamu-Tebing Tinggi, lajur 1 masih dapat dilalui oleh kendaraan golongan 1 non-bus, sedangkan golongan 1 bus dan golongan 2 ke atas dialihkan melalui GT Tanjung Morawa (Ruas Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa) sebagai langkah pencegahan terhadap pembebanan berlebih pada jalur tersebut, khususnya lajur 2 apabila dilalui kendaraan berukuran besar.
Jasa Marga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh pengguna jalan selama pelaksanaan rekayasa lalu lintas berlangsung. Para pengguna jalan tol diimbau untuk tetap berhati-hati, mengatur waktu serta rute perjalanan, memastikan kecukupan bahan bakar, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyatakan keprihatinan atas musibah yang menimpa masyarakat terdampak bencana alam banjir di Medan dan menegaskan komitmen percepatan perbaikan KM 41+600 arah Medan Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi untuk memenuhi kebutuhan akses mobilitas dan distribusi masyarakat. "Kami menyampaikan dukungan dan empati mendalam bagi masyarakat terdampak banjir di Medan," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (3/12/2025).
Baca Juga: Update Korban Bencana Sumatera: 753 Orang Tewas, 650 Hilang
Rivan menambahkan, ruas Tol tersebut ditargetkan dapat dilewati kembali dengan normal pada tanggal 16 Desember 2025. Saat ini, Jasa Marga bekerja sama dengan Kepolisian setempat untuk melakukan rekayasa lalu lintas pada titik terdampak. Bagi pengguna jalan dari arah Tebing Tinggi menuju Medan, kendaraan dialihkan keluar melalui Gerbang Tol (GT) Kemiri dan GT Kualanamu, sementara kendaraan dari arah Kualanamu menuju Medan dialihkan melalui GT Lubuk Pakam.
Baca Juga: Update Banjir-Longsor Aceh dan Sumatera: 604 Orang Meninggal, 464 Hilang, 2.600 Luka-luka
Pada jalur dari Medan menuju Kualanamu-Tebing Tinggi, lajur 1 masih dapat dilalui oleh kendaraan golongan 1 non-bus, sedangkan golongan 1 bus dan golongan 2 ke atas dialihkan melalui GT Tanjung Morawa (Ruas Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa) sebagai langkah pencegahan terhadap pembebanan berlebih pada jalur tersebut, khususnya lajur 2 apabila dilalui kendaraan berukuran besar.
Jasa Marga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh pengguna jalan selama pelaksanaan rekayasa lalu lintas berlangsung. Para pengguna jalan tol diimbau untuk tetap berhati-hati, mengatur waktu serta rute perjalanan, memastikan kecukupan bahan bakar, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.
(nng)
Lihat Juga :