Hashim Sebut Bencana Sumatera Kombinasi Perubahan Iklim dan Ulah Manusia

Jum'at, 05 Desember 2025 - 22:37 WIB
loading...
Hashim Sebut Bencana...
Utusan Khusus Presiden RI Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo menyoroti, penyebab bencana banjir Sumatera. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Utusan Khusus Presiden RI Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo menyoroti, penyebab bencana banjirSumatera . Menurutnya, bencana tersebut bukan hanya dipicu oleh perubahan iklim ekstrem, tetapi juga diperparah oleh ulah manusia yang merusak lingkungan.

Dalam acara Investing on Climate yang digelar di Bursa Efek Indonesia, Jumat (5/12/2025), Hashim menjelaskan krisis iklim saat ini terjadi secara global dan memberikan dampak besar terhadap berbagai negara, termasuk Indonesia. Dan situasi ini akan terus memberikan dampak buruk jika manusia tidak menjaga lingkungan.

Baca Juga: Media Asing Soroti Banyak Kayu Gelondongan dalam Banjir Dahsyat Sumatra

“Dampak negatif daripada perubahan iklim yang dahsyat, luar biasa, dan mengakibatkan ribuan korban, bukan hanya di Indonesia, tapi juga di negara tetangga. Dan saya kira, dengan sedih saya bisa katakan bahwa ini akan terus-menerus terjadi. This is going to keep on, inevitable. Selama manusia tidak menjaga lingkungan kita,” ujarnya.



Hashim menegaskan, bahwa bencana yang terjadi bukan hanya akibat curah hujan ekstrem, di mana intensitas lima tahun hujan turun hanya dalam lima hari. Tetapi juga diperburuk oleh tindakan manusia seperti penggundulan hutan dan pengelolaan lahan yang buruk.

"Ini kombinasi perubahan iklim dan juga kenakalan manusia. Ini bukan hanya perubahan iklim saja, curah hujan dalam lima tahun itu jatuh dalam lima hari ya. Tapi itu diakibatkan dan diperburuk dengan ulah manusia, dengan kenakalan manusia, penggundulan, tidak dijaga," ucapnya.

Baca Juga: Banjir Besar Sumatera: Saat 'Untung Cepat' Menjadi Bencana

Ia juga menyoroti pentingnya peran media dalam meningkatkan kesadaran publik terkait dampak deforestasi dan pelanggaran lingkungan. Menurut Hashim, banyak masyarakat yang belum memahami bahwa menebang pohon secara ilegal bukan hanya tindakan mencari nafkah, tetapi merupakan tindak pidana yang merusak lingkungan serta mengancam keberlangsungan hidup manusia.

"Nah ini peran serta media, jurnalis, wartawan, untuk mengedukasi, mendidik masyarakat yang saya kira kita semua akui, banyak yang mungkin tidak tahu bahwa nebang pohon itu bukan sekedar cari nafkah, tapi sebetulnya itu adalah pidana, sebetulnya itu kan pelanggaran terhadap aturan-aturan dan juga untuk kelangsungan manusia. Ini banyak rakyat kita tidak tahu," sebut Hashim.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
RI-UNEP Perkuat Kerja...
RI-UNEP Perkuat Kerja Sama Kehutanan, REDD+, dan Pengembangan Pasar Karbon
Implementasi ESG, Dunia...
Implementasi ESG, Dunia Usaha Perlu Mitigasi Perubahan Iklim Secara Terukur
Pemerataan Energi Bersih...
Pemerataan Energi Bersih lewat 70 Ribu Jaringan Transmisi Pintar, Hashim Ajak Siap Hadapi Transisi Energi
Centrepark Dukung Korban...
Centrepark Dukung Korban Banjir Sumatera lewat Lelang Singlet Emas SEA Games 2025
Earth Hour 2026, BCA...
Earth Hour 2026, BCA Padamkan Lampu dan Peralatan Elektronik Non-Esensial
25.000 Paket Se’i...
25.000 Paket Se’i Ayam Disalurkan untuk Warga Pascabanjir di Aceh
Pakar ITB Soroti Tantangan...
Pakar ITB Soroti Tantangan Sistem Kelistrikan dalam Menghadapi Perubahan Iklim
Pemulihan Pascabencana,...
Pemulihan Pascabencana, 3.084 Sekolah di Sumatera Direvitalisasi
Muzakir Manaf: Pemulihan...
Muzakir Manaf: Pemulihan Infrastruktur di Aceh Pascabencana Baru Mencapai 30%
Rekomendasi
KPK Kantongi Informasi...
KPK Kantongi Informasi Wamen Imipas Silmy Karim Berada di Jakarta
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
Berita Terkini
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
Rupiah Hampir Tembus...
Rupiah Hampir Tembus Rp18.000, Kapan Purbaya Pencet Alarm Darurat?
Purbaya Ungkap Fakta...
Purbaya Ungkap Fakta Mengejutkan soal Penangkapan Kepala BGN, Apa Itu?
Perluas Jangkauan Layanan...
Perluas Jangkauan Layanan TIC, Sucofindo Resmikan Kantor Pemasaran di Aceh
UI dan Binus Adu Inovasi...
UI dan Binus Adu Inovasi Kembangkan Desa Wisata Tomohon, Siapa Terpilih?
Modernland Realty Dorong...
Modernland Realty Dorong Pertumbuhan Bisnis Berbasis Keberlanjutan
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved