Dominasi Dolar AS Tergerus, Transaksi Dagang Rusia-India 90% Pakai Mata Uang Lokal
Minggu, 07 Desember 2025 - 07:50 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Lubang Biru di Arab Saudi Masih Jadi Misteri
Dalam konteks tersebut, penggunaan mata uang lokal dipandang sebagai solusi strategis. Langkah ini tidak hanya melindungi sektor ekspor-impor dari gejolak nilai tukar dolar, tetapi juga memberikan stimulasi bagi perekonomian domestik dan pertumbuhan PDB negara-negara bersangkutan.
Selain mendorong kemandirian perdagangan, pengurangan ketergantungan pada dolar AS juga diyakini dapat membantu menekan tekanan inflasi. Situasi ini dinilai menguntungkan bagi stabilitas ekonomi negara berkembang, meski di sisi lain merupakan tantangan bagi hegemoni ekonomi Amerika Serikat.
Pergeseran sistem pembayaran global yang diusung BRICS, dengan keberhasilan Rusia dan India sebagai bukti awal, menandai babak baru dalam arsitektur keuangan internasional. Perkembangan ini akan terus diamati sebagai indikator meredupnya dominasi dolar AS dalam perdagangan global.
Dalam konteks tersebut, penggunaan mata uang lokal dipandang sebagai solusi strategis. Langkah ini tidak hanya melindungi sektor ekspor-impor dari gejolak nilai tukar dolar, tetapi juga memberikan stimulasi bagi perekonomian domestik dan pertumbuhan PDB negara-negara bersangkutan.
Selain mendorong kemandirian perdagangan, pengurangan ketergantungan pada dolar AS juga diyakini dapat membantu menekan tekanan inflasi. Situasi ini dinilai menguntungkan bagi stabilitas ekonomi negara berkembang, meski di sisi lain merupakan tantangan bagi hegemoni ekonomi Amerika Serikat.
Pergeseran sistem pembayaran global yang diusung BRICS, dengan keberhasilan Rusia dan India sebagai bukti awal, menandai babak baru dalam arsitektur keuangan internasional. Perkembangan ini akan terus diamati sebagai indikator meredupnya dominasi dolar AS dalam perdagangan global.
(nng)
Lihat Juga :