Cari Modal Bangun Pembangkit Listrik JSKY Lakukan Right Issue
Selasa, 15 September 2020 - 19:03 WIB
loading...
A
A
A
Selain memproduksi dan memasarkan panel surya (solar cell) untuk pasar dalam negeri dan ekspor, JSKY pada tahun ini juga mengerjakan sejumlah proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di berbagai daerah. Diantaranya, kontrak proyek PLTS di Merauke, Papua, dan Sorong, Papua Barat, dengan nilai Rp500 miliar.
(Baca Juga: Tarik Investor, Tarif Listrik EBT Akan Dibuat Lebih Menarik)
JSKY juga telah membangun dan mengelola proyek percontohan PLTS teknologi mutakhir di Fakultas Teknik UI dan PLTS Karampuang di Sulawesi Barat. Dengan berbagai proyek ini, JSKY memproyeksikan akan meningkatkan laba bisnis menjadi Rp106 miliar pada 2020. Dan mendongkrak aset perseroan menjadi Rp717 miliar pada 2020 dari tahun sebelumnya sebesar Rp608 miliar.
"Pasar retail agak melambat karena melambatnya seluruh sektor bisnis secara global akibat pandemi Covid-19 yang belum usai. Tetapi kami masih tetap optimis target pendapatan sebesar Rp 1 triliun pada tahun ini akan bisa dicapai dengan ditopang berbagai kontrak proyek energi," ujar Firsky.
Saat ini JSKY juga sedang menyelesaikan proyek perluasan pabrik panel surya milik JSKY di Cisalak, Jawa Barat. "Permintaan ekspor masih tinggi, sehingga perluasan tidak bisa ditunda," tambahnya. JSKY mempunyai pangsa ekspor panel surya ke Eropa, Jepang, dan Amerika Serikat.
(Baca Juga: Tarik Investor, Tarif Listrik EBT Akan Dibuat Lebih Menarik)
JSKY juga telah membangun dan mengelola proyek percontohan PLTS teknologi mutakhir di Fakultas Teknik UI dan PLTS Karampuang di Sulawesi Barat. Dengan berbagai proyek ini, JSKY memproyeksikan akan meningkatkan laba bisnis menjadi Rp106 miliar pada 2020. Dan mendongkrak aset perseroan menjadi Rp717 miliar pada 2020 dari tahun sebelumnya sebesar Rp608 miliar.
"Pasar retail agak melambat karena melambatnya seluruh sektor bisnis secara global akibat pandemi Covid-19 yang belum usai. Tetapi kami masih tetap optimis target pendapatan sebesar Rp 1 triliun pada tahun ini akan bisa dicapai dengan ditopang berbagai kontrak proyek energi," ujar Firsky.
Saat ini JSKY juga sedang menyelesaikan proyek perluasan pabrik panel surya milik JSKY di Cisalak, Jawa Barat. "Permintaan ekspor masih tinggi, sehingga perluasan tidak bisa ditunda," tambahnya. JSKY mempunyai pangsa ekspor panel surya ke Eropa, Jepang, dan Amerika Serikat.
(fai)
Lihat Juga :