Warga Indonesia Jadi Korban Scam, Kuras Rekening Sampai Rp8,2 Triliun

Senin, 08 Desember 2025 - 22:00 WIB
loading...
Warga Indonesia Jadi...
Kerugian masyarakat akibat kejahatan siber dan berbagai aktivitas penipuan digital mencapai angka yang mengkhawatirkan. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa kerugian masyarakat akibat kejahatan siber dan berbagai aktivitas penipuan digital mencapai angka yang mengkhawatirkan. Berdasarkan data Indonesia Anti-Scam Center OJK, total kerugian yang dilaporkan dalam periode satu tahun terakhir telah menembus Rp8,2 triliun (November 2024 - November 2025).

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan lonjakan kejahatan digital ini sejalan dengan pesatnya transformasi teknologi dan digitalisasi layanan keuangan. Meski membuka banyak peluang dan inovasi, era digital juga membawa risiko besar yang perlu diwaspadai oleh seluruh pelaku industri jasa keuangan.

"Perkembangan teknologi membawa banyak kesempatan baru, tetapi risikonya juga sangat besar. Dalam setahun, kerugian masyarakat yang dilaporkan akibat scam digital mencapai Rp8,2 triliun. Ini tentu sangat memprihatinkan," ujar Friderica dalam acara Annual Report Award 2024 di Bursa Efek Indonesia, Senin (8/12/2025).

Baca Juga: Pola Scam Makin Beragam, Gen Z Wajib Pahami Modusnya

Ia menekankan bahwa keamanan siber kini menjadi tanggung jawab bersama, terutama bagi lembaga jasa keuangan yang mengelola sistem dan data konsumen. Menurutnya, industri harus semakin memperkuat perlindungan dan meningkatkan ketahanan sistem untuk mencegah berbagai bentuk kejahatan digital.

"Saya berharap angka kerugian ini menjadi pengingat bagi Bapak Ibu pelaku industri untuk terus mengedepankan keamanan siber. Perlindungan investor dan konsumen harus menjadi prioritas utama agar kredibilitas perusahaan tetap terjaga," lanjutnya.



Sementara itu, OJK juga mencatat total kerugian akibat investasi ilegal sejak tahun 2017 sampai dengan kuartal III 2025 tembus Rp142,22 triliun. Transformasi digital di Indonesia masih menyimpan berbagai risiko.

Baca Juga: Insight Talk Unsoed 2025: Edukasi Deteksi Cepat Scam untuk Cegah Penipuan Digital

Friderica memaparkan, ada 4 peningkatan risiko di ekosistem digital. Seperti kesadaran keamanan digital yang rendah, potensi pencurian identitas dan kebocoran data pribadi, serangan siber, dan penciptaan peluang risiko baru.

OJK melalui Indonesia Anti-Scam Center akan terus memperluas edukasi publik, meningkatkan kerja sama lintas lembaga, dan memperkuat ekosistem perlindungan konsumen guna menekan kerugian serupa di tahun-tahun mendatang.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penipuan Digital Kian...
Penipuan Digital Kian Canggih, Waspadai Perkembangan Scam
Duit Nasabah Rp800 Miliar...
Duit Nasabah Rp800 Miliar Dibobol via BI-FAST, Bank Indonesia Buka Suara
Pola Scam Makin Beragam,...
Pola Scam Makin Beragam, Gen Z Wajib Pahami Modusnya
Kerugian Akibat Scamming...
Kerugian Akibat Scamming Tembus Rp7,3 Triliun, OJK Sehari Terima 1.000 Aduan
BCA Buka Suara Soal...
BCA Buka Suara Soal Kabar Pembobolan Rekening Nasabah Rp70 Miliar
OJK Terima 238 Ribu...
OJK Terima 238 Ribu Laporan Penipuan Keuangan, Kerugian Capai Rp4,8 Triliun
Kebiasaan Pamer Foto...
Kebiasaan Pamer Foto Anak di Medsos, Studi Sebut Ada Risiko Profiling
AdaKami Dukung Forum...
AdaKami Dukung Forum Kolaboratif ADIGSI untuk Perkuat Pencegahan Fraud & Scam Digital Lintas Sektor
Cegah Rp8 Triliun Melayang:...
Cegah Rp8 Triliun Melayang: Kecanggihan Fitur Anti-Spam vs Lengahnya Literasi Warga
Rekomendasi
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Jumbo Geser Agak Laen...
Jumbo Geser Agak Laen Jadi Film Indonesia Terlaris Kedua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved