Dexa Medica Raih Penghargaan Karya Anak Bangsa 2025 dari Kemenkes

Selasa, 09 Desember 2025 - 15:29 WIB
loading...
Dexa Medica Raih Penghargaan...
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bersama Direktur Utama Dexa Medica Bapak V. Hery Sutanto saat berada di booth Dexa Group. Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - Dalam momentum Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, Dexa Medica mencatatkan pencapaian penting dengan meraih Penghargaan Karya Anak Bangsa dari Kementerian Kesehatan . Dexa Medica ditetapkan sebagai Industri Farmasi dengan Uji Klinis Obat Bahan Alam Terbanyak di Indonesia.

Penghargaan diberikan dalam rangkaian acara Health Innovation Festival (HAI-Fest) 2025 di Kartika Expo Balai Kartini, Jakarta, Senin (8/12/2025). Direktur Utama PT Dexa Medica V Hery Sutanto menyampaikan penghargaan ini merupakan pengakuan atas komitmen panjang industri kesehatan dalam mengembangkan obat berbasis kekayaan alam Indonesia.

Sekaligus mengantarkan Dexa meraih penghargaan yang mempertegas peran Dexa dalam meningkatkan ketersediaan obat terjangkau bagi masyarakat. “Penghargaan ini bukan hanya pengakuan atas kerja keras kami, tetapi bukti bahwa inovasi karya anak bangsa dapat memenuhi standar ilmiah global dan memberi manfaat nyata bagi kesehatan masyarakat,” katanya. Baca juga: Berhasil Raih 2 Penghargaan, Seluruh Produk Dexa Group Bersertifikat Halal

Business Development and Scientific Affairs Director Dexa Medica Prof Raymond Tjandrawinata mengatakan, uji klinis bukan proses ilmiah semata. Ada tanggung jawab moral untuk memastikan keamanan dan efektivitas terapi bagi jutaan pasien.

"Komitmen Dexa Group dalam menjalankan uji klinis menunjukkan bahwa inovasi kesehatan karya anak bangsa bukan hanya mampu bersaing, tetapi mampu memimpin transformasi kesehatan nasional menuju kemandirian obat dan Indonesia Emas 2045," kata Prof Raymond.

Acara HAI-Fest 2025 dibuka Wakil Menteri Kesehatan Prof Dante Saksono Harbuwono. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menyiapkan generasi Indonesia memasuki usia produktif pada 2045. “Kita memiliki dua dekade untuk memastikan mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat, kuat, cerdas, dan berdaya saing global,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa hilirisasi industri kesehatan menjadi strategi penting agar Indonesia tidak hanya menjadi pengguna, melainkan juga produsen obat, vaksin, dan alat kesehatan. Prof Dante turut menyoroti capaian sektor kesehatan nasional, seperti Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang telah menjangkau lebih dari 62 juta penduduk, deteksi 750.000 kasus TBC baru, serta pembangunan 22 dari 66 rumah sakit modern yang tengah dipercepat.

Menurutnya, transformasi sistem kesehatan yang kini berlangsung membawa Indonesia menuju model yang proaktif, preventif, dan berbasis teknologi. Di mana inovasi dari industri seperti Dexa Group memainkan peran strategis.

Membangun Ekosistem Riset di DLBS
Penelitian Obat Modern Alami Integratif (OMAI) Dexa Group didukung teknologi mutakhir seperti Tandem Chemistry Expression Bioassay System yang dilakukan oleh para saintis di Dexa Laboratories Biomolecular Sciences (DLBS), serta menjalankan uji praklinis dan uji klinis di banyak kota di Indonesia.

Prof Raymond kembali menegaskan pentingnya disiplin ilmiah dalam seluruh proses. “Setiap temuan OMAI harus melewati standar ilmiah tertinggi karena keamanan dan efektivitas tidak boleh dinegosiasikan,” tegasnya. Baca juga: Warga Korban Banjir Sumatera Mulai Terserang Penyakit, DPR Minta Kemenkes Kirim Dokter dan Obat

Filosofi ini menjadi landasan mengapa OMAI Dexa Group diterima dalam pedoman klinis nasional. Hasil penelitian tersebut kini terlihat nyata pada produk-produk fitofarmaka seperti DLBS1033 (DISOLF) yang masuk Pedoman Stroke PERDOSNI 2025, terbukti membantu perbaikan fungsi neurologis pada pasien stroke iskemik dengan efek samping minimal.

Produk Inlacin juga mendapat rekomendasi kuat dalam tata laksana PCOS resistensi insulin serta membantu mengontrol glikemik pada prediabetes dan diabetes tipe 2. Inovasi OMAI lainnya, termasuk agen gastroprotektor triple-action dan hepatoprotektor baru, mengukuhkan posisi Dexa sebagai kekuatan ilmiah dalam pengembangan terapi modern berbahan alam.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
Kolaborasi DAC dan Hisamitsu...
Kolaborasi DAC dan Hisamitsu di Kamboja, MDLA Perkuat Ekosistem Healthcare Regional
Pipa dan Fitting PVC...
Pipa dan Fitting PVC Vinilon Raih Sertifikasi Anti Jamur dari IAPMO Group Indonesia
Dexa Siap Bawa OMAI...
Dexa Siap Bawa OMAI Fitofarmaka ke Pasar Global Obat Herbal
Kembangkan Pil GLP-1,...
Kembangkan Pil GLP-1, Novo Nordisk Perkuat Dominasi di Pasar Terapi Obesitas
Mendorong Penguatan...
Mendorong Penguatan Kopdes Merah Putih dengan Brand Kolektif Berbasis Produk Lokal
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Rekomendasi
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
Profil Miss Indonesia...
Profil Miss Indonesia 2025 Audrey Bianca, dari Runway ke Mahkota
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved