Rocket Day 2025, 25 Pengusaha Muda Buka Peluang Ekonomi Senilai Rp4,17 Miliar
Selasa, 09 Desember 2025 - 20:41 WIB
loading...
Business Connect – Rocket Day 2025, ajang tahunan yang mempertemukan pelaku usaha muda Program Rocket Youthpreneurs dengan jejaring mitra strategis dari berbagai sektor industri. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Kolaborasi kembali menjadi kata kunci dalam gelaran Business Connect – Rocket Day 2025, ajang tahunan yang mempertemukan pelaku usaha muda Program Rocket Youthpreneurs dengan jejaring mitra strategis dari berbagai sektor industri. Melalui rangkaian showcase, presentasi bisnis, hingga business matching, kegiatan yang diinkubasi dan diakselerasi oleh sandination academy itu tidak hanya memperluas jaringan usaha para peserta, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru dengan nilai potensi mencapai Rp4,17 miliar.
Business Connect tahun ini dirancang sebagai ruang interaksi yang intensif antara para Rocketpreneurs dan mitra bisnis. Sebanyak 87 partner strategis terlibat, terdiri dari 11 investor, 17 supplier, 23 buyer, serta 46 pencari dan pemerhati bisnis.
Founder Yayasan Indonesia Stara (YIS) Sandination Academy, Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan pentingnya kegiatan seperti Rocket Day 2025 dalam membentuk pelaku usaha muda yang mandiri dan berorientasi kolaborasi. Ia menyampaikan generasi muda harus didorong untuk tidak hanya membangun usaha, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
"Anak-anak muda harus terus kita dorong untuk naik kelas. Rocket Day bukan sekadar ajang pamer produk, tetapi wadah untuk membangun jejaring, membuka kolaborasi, dan memperkuat mentalitas wirausaha. Saya ingin peserta tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi nantinya bisa menjadi pemberi manfaat bagi orang lain," ujar Sandiaga Uno pada Senin (8/12/2025).
Baca Juga: UMKM di Bekasi Dibikin Melek AI, Sandiaga Uno: Langsung Cuan dan Ciptakan Lapangan Kerja
Sandi menilai melalui ekosistem kewirausahaan semacam ini akan menjadi motor penggerak ekonomi kreatif dan membuka lebih banyak lapangan kerja. “Kita ingin mereka tumbuh menjadi pelaku usaha yang tidak hanya mampu bersaing di pasar lokal, tetapi juga siap menembus pasar global," tambahnya.
Pernyataan Sandiaga dianggap selaras dengan semangat Program Rocket Youthpreneurs yang mendorong transformasi Mustahiq to Muzakki—dari penerima manfaat menjadi penggerak ekonomi yang mandiri. Sebanyak Top 25 brand dari Rocket Acceleration menjadi pusat perhatian dalam sesi Showcase Product & Business Presentation. Mereka mewakili berbagai sektor dari agribisnis, petfood, hingga edukasi digital.
Brand yang tampil mencakup Aruna Farm, Amerta Petfood Indonesia, Fla Rabbits, Anima Companion, Macwish, Hey Soya, Gentanala, ScentX Indonesia, Halcy Hijab, Jbowl Kitchen. Selanjutnya, CoupleMate Wedding Planner, FMBC, Anakode, Pemuda Mendunia, Growth Skill, Vendor Kampus, Boxdotin, Baso Q Semar, Adsera, GenZ Outfit, Es Teler Bahagia, hingga Solera Edu Marketplace.
"Peserta menunjukkan kesiapan memasuki fase ekspansi melalui model bisnis yang terstruktur, kemampuan branding digital, serta inovasi produk yang dinilai relevan dengan kebutuhan pasar muda," bebernya.
Dalam Business Connect, Rocket Day 2025 turut digelar Sesi talkshow bertajuk 'Business Insight'. Tiga tokoh muda, yaknin Reza Pahlevi, Arza Reyne, dan Yuana Susatyo menghadirkan pandangan mengenai masa depan bisnis digital 2025–2030.
Baca Juga: Ibu-ibu Bekasi Catat 644 Pre-Order usai Belajar Baking dan Konten AI ala Sandiaga Uno
Reza menyoroti tumbuhnya ekonomi kreator dan urgensi pendidikan digital. Sedangkan Arza mengulas strategi personal branding dan monetisasi konten. Sementara Yuana mengajak peserta memahami kebutuhan pengguna dalam membangun solusi digital dari nol. Diskusi ini dinilai memperkaya perspektif peserta dalam merancang model bisnis berkelanjutan. Melalui forum interaksi ini, sejumlah kerja sama mulai terbentuk, membawa dampak langsung terhadap ekspansi pasar, proses digitalisasi, serta peningkatan profesionalisme bisnis pada setiap brand yang terlibat.
Para pelaku usaha juga terdorong untuk naik kelas berkat pemahaman yang lebih kuat mengenai branding digital, strategi kemitraan, akses pendanaan, serta kesiapan dalam membuka cabang dan menjalin kolaborasi industri.
Di sisi lain, kegiatan ini memperkuat ekosistem kewirausahaan muda yang berbasis kreativitas, kolaborasi, dan kemandirian ekonomi.
Seluruh rangkaian ini menunjukkan bahwa Business Connect – Rocket Day 2025 tidak hanya menjadi ajang temu bisnis, tetapi juga platform strategis yang memperkuat kesiapan generasi muda untuk menjadi pelaku usaha yang mandiri, berdaya saing, dan berorientasi pada kolaborasi berkelanjutan
Business Connect tahun ini dirancang sebagai ruang interaksi yang intensif antara para Rocketpreneurs dan mitra bisnis. Sebanyak 87 partner strategis terlibat, terdiri dari 11 investor, 17 supplier, 23 buyer, serta 46 pencari dan pemerhati bisnis.
Founder Yayasan Indonesia Stara (YIS) Sandination Academy, Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan pentingnya kegiatan seperti Rocket Day 2025 dalam membentuk pelaku usaha muda yang mandiri dan berorientasi kolaborasi. Ia menyampaikan generasi muda harus didorong untuk tidak hanya membangun usaha, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
"Anak-anak muda harus terus kita dorong untuk naik kelas. Rocket Day bukan sekadar ajang pamer produk, tetapi wadah untuk membangun jejaring, membuka kolaborasi, dan memperkuat mentalitas wirausaha. Saya ingin peserta tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi nantinya bisa menjadi pemberi manfaat bagi orang lain," ujar Sandiaga Uno pada Senin (8/12/2025).
Baca Juga: UMKM di Bekasi Dibikin Melek AI, Sandiaga Uno: Langsung Cuan dan Ciptakan Lapangan Kerja
Sandi menilai melalui ekosistem kewirausahaan semacam ini akan menjadi motor penggerak ekonomi kreatif dan membuka lebih banyak lapangan kerja. “Kita ingin mereka tumbuh menjadi pelaku usaha yang tidak hanya mampu bersaing di pasar lokal, tetapi juga siap menembus pasar global," tambahnya.
Pernyataan Sandiaga dianggap selaras dengan semangat Program Rocket Youthpreneurs yang mendorong transformasi Mustahiq to Muzakki—dari penerima manfaat menjadi penggerak ekonomi yang mandiri. Sebanyak Top 25 brand dari Rocket Acceleration menjadi pusat perhatian dalam sesi Showcase Product & Business Presentation. Mereka mewakili berbagai sektor dari agribisnis, petfood, hingga edukasi digital.
Brand yang tampil mencakup Aruna Farm, Amerta Petfood Indonesia, Fla Rabbits, Anima Companion, Macwish, Hey Soya, Gentanala, ScentX Indonesia, Halcy Hijab, Jbowl Kitchen. Selanjutnya, CoupleMate Wedding Planner, FMBC, Anakode, Pemuda Mendunia, Growth Skill, Vendor Kampus, Boxdotin, Baso Q Semar, Adsera, GenZ Outfit, Es Teler Bahagia, hingga Solera Edu Marketplace.
"Peserta menunjukkan kesiapan memasuki fase ekspansi melalui model bisnis yang terstruktur, kemampuan branding digital, serta inovasi produk yang dinilai relevan dengan kebutuhan pasar muda," bebernya.
Dalam Business Connect, Rocket Day 2025 turut digelar Sesi talkshow bertajuk 'Business Insight'. Tiga tokoh muda, yaknin Reza Pahlevi, Arza Reyne, dan Yuana Susatyo menghadirkan pandangan mengenai masa depan bisnis digital 2025–2030.
Baca Juga: Ibu-ibu Bekasi Catat 644 Pre-Order usai Belajar Baking dan Konten AI ala Sandiaga Uno
Reza menyoroti tumbuhnya ekonomi kreator dan urgensi pendidikan digital. Sedangkan Arza mengulas strategi personal branding dan monetisasi konten. Sementara Yuana mengajak peserta memahami kebutuhan pengguna dalam membangun solusi digital dari nol. Diskusi ini dinilai memperkaya perspektif peserta dalam merancang model bisnis berkelanjutan. Melalui forum interaksi ini, sejumlah kerja sama mulai terbentuk, membawa dampak langsung terhadap ekspansi pasar, proses digitalisasi, serta peningkatan profesionalisme bisnis pada setiap brand yang terlibat.
Para pelaku usaha juga terdorong untuk naik kelas berkat pemahaman yang lebih kuat mengenai branding digital, strategi kemitraan, akses pendanaan, serta kesiapan dalam membuka cabang dan menjalin kolaborasi industri.
Di sisi lain, kegiatan ini memperkuat ekosistem kewirausahaan muda yang berbasis kreativitas, kolaborasi, dan kemandirian ekonomi.
Seluruh rangkaian ini menunjukkan bahwa Business Connect – Rocket Day 2025 tidak hanya menjadi ajang temu bisnis, tetapi juga platform strategis yang memperkuat kesiapan generasi muda untuk menjadi pelaku usaha yang mandiri, berdaya saing, dan berorientasi pada kolaborasi berkelanjutan
(nng)
Lihat Juga :