Pekerja Muda Beralih ke Peluang Usaha Minim Risiko demi Stabilitas Finansial

Jum'at, 30 Januari 2026 - 17:13 WIB
loading...
Pekerja Muda Beralih...
Minat masyarakat kini beralih pada peluang usaha yang menawarkan keamanan modal dan keberlanjutan jangka panjang. Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - Awal tahun menjadi momen krusial bagi masyarakat, khususnya kalangan profesional muda, untuk mengevaluasi kesehatan finansial. Pascaperiode liburan yang kerap memicu lonjakan pengeluaran, pencarian terhadap sumber penghasilan tambahan (side hustle) kembali menunjukkan tren peningkatan yang signifikan.

Namun, terdapat pergeseran perilaku yang mencolok di kalangan pekerja usia 25-34 tahun. Berbeda dengan tren tahun-tahun sebelumnya yang didominasi oleh keinginan mendapatkan keuntungan instan, kini minat masyarakat beralih pada peluang usaha yang menawarkan keamanan modal dan keberlanjutan jangka panjang. Fenomena ini didorong oleh kebutuhan pekerja kantoran akan bisnis sampingan yang fleksibel dan tidak mengganggu jam kerja utama. Baca juga: China-ASEAN Business and Investment Summit, Kadin Buka Peluang Bisnis dan Investasi

Kalangan Milenial dan Gen Z kini dinilai lebih kritis dalam memilih instrumen bisnis. Faktor risiko operasional dan besaran modal awal menjadi pertimbangan utama sebelum memulai usaha. Odie Rakaditya, Business Strategic Jakmall.com, menyoroti fenomena ini sebagai bentuk kedewasaan finansial masyarakat. "Terlihat jelas ada perubahan pola pikir. Banyak profesional muda ingin menambah pemasukan, namun kini mereka jauh lebih berhati-hati (prudent) terhadap risiko modal dan beban operasional. Mereka mencari skema bisnis yang realistis untuk dijalankan di sela-sela kesibukan kerja," katanya, Jumat (30/1/2026).

Model bisnis konvensional yang menuntut stok barang (inventory) besar dan biaya operasional tinggi mulai ditinggalkan. Sebaliknya, model bisnis berbasis ekosistem digital yang memungkinkan seseorang memulai usaha dengan risiko minimal semakin diminati.

Menurut data internal dan observasi pasar yang dilakukan, kegagalan usaha pemula sering kali bukan disebabkan oleh kurangnya etos kerja, melainkan struktur bisnis yang terlalu memberatkan di tahap awal. "Banyak orang sebenarnya siap belajar dan bekerja keras, tapi tidak siap menanggung kerugian kapital yang besar sejak hari pertama," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Dongkrak Investasi Rp69,3...
Dongkrak Investasi Rp69,3 Triliun, BP Batam Buktikan Mampu Mandiri Tanpa APBN
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
Modernland Realty Dorong...
Modernland Realty Dorong Pertumbuhan Bisnis Berbasis Keberlanjutan
Mengubah Kekecewaan...
Mengubah Kekecewaan Pelanggan Menjadi Kerajaan Bisnis Payung Kelas Dunia
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
Layanan Laundry Kian...
Layanan Laundry Kian Menjadi Bagian Gaya Hidup Modern
Grab Business Forum...
Grab Business Forum 2026 Jadi Wadah Kolaborasi Pemimpin Bisnis
BCA Berbagi Ilmu Ajak...
BCA Berbagi Ilmu Ajak Mahasiswa Untirta Ubah Kegagalan Jadi Peluang
Rekomendasi
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved