AWK Group Salurkan Bantuan CSR dan Galang Donasi untuk Warga Terdampak Banjir Sumatera
Kamis, 11 Desember 2025 - 14:39 WIB
loading...
AWK Group melakukan inisiatif tanggap darurat melalui kolaborasi bersama lembaga kemanusiaan Filantra sebagai bentuk respons bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - AWK Group -induk perusahaan yang menaungi Prospect Institute, Prospect Research, dan Owalah Aksara Interkreasi- melakukan inisiatif tanggap darurat melalui kolaborasi bersama lembaga kemanusiaan Filantra sebagai bentuk respons bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.
Aksi ini merupakan manifestasi kepedulian perusahaan terhadap dampak masif yang dirasakan warga setempat. Kami melakukan penyaluran bantuan ke salah satu daerah yang dilaporkan masih terisolasi yaitu Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Melansir Data BNPB data per 10 Desember 2025 korban terdampak di Kabupaten Agam, Sumatera Barat sebanyak 181 meninggal dunia, dan 57 masih dinyatakan hilang.
President Director PT Arjuna Wijaya Karya, Miftah Faridl Widhagdha menyatakan bahawa AWK Group tidak hanya menyalurkan CSR sebagai bantuan untuk korban bencana, namun juga melakukan penggalangan dana secara internal.
“AWK Group menyalurkan bantuan CSR untuk korban bencana sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap saudara kami yang terdampak di Sumatera. Kami juga melakukan inisiatif penggalangan dana secara internal. Dengan harapan aksi ini menjadi sarana perusahaan memfasilitasi teman-teman secara perorangan yang ingin ikut membantu korban bencana,” ujarnya.
Baca Juga: Kerugian Ekonomi Imbas Bencana Sumatera Ditaksir Capai Rp68,67 Triliun
Sebagai bentuk komitmen membantu korban terdampak bencana, tim AWK Group yakni Vevry Hari Saputro (Direktur PT Owalah Aksara Interkreasi) dan Wahyu Purwanto (Chief Operation Officer Prospect Research) turut menyalurkan secara langsung bantuan ke Posko Utama BPBD, Salareh Aia, Kec. Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat pada hari Selasa, 9 Desember 2025. Bantuan secara simbolis diterima oleh Zulkifli selaku Wali Nagari Desa Salareh Aia, Kec. Palembayan, Kab. Agam.
“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Prospect Institute atas bantuannya, tentunya akan kami salurkan ke pengungsi. Semoga bermanfaat bagi para pengungsi,” ujar Zulkifli.
Dalam aksi kemanusiaan ini AWK Group menyalurkan bantuan CSR senilai Rp 56.000.000 dan penggalangan dana senilai Rp 6.937.042 dalam bentuk logistik makanan diantaranya mi instan, air mineral botol 1500ml, makanan siap saji, susu, dan beras. Selain itu juga logistik non makanan berupa pembalut wanita, minyak kayu putih, dan pampers balita.
Baca Juga: Tokoh Lintas Sumatera Desak Prabowo Tetapkan Banjir Sumatera sebagai Bencana Nasional
Kondisi di lapangan saat ini menunjukkan bahwa banjir bandang yang menerjang Kabupaten Agam telah menyebabkan ribuan warga terpaksa mengungsi. Akses logistik terputus, dan banyak infrastruktur, termasuk rumah dan fasilitas publik seperti jembatan mengalami kerusakan parah. Wahyu Purwanto (COO Prospect Research) melaporkan langsung dari Kabupaten Agam.
“Alhamdulillah kita sudah sampai di Agam, di posko utama. Rencana awal kami akan ke posko bagian atas. Namun, kondisi terkini dilaporkan sedang hujan dan akses tidak bisa dilewati, sehingga kami diarahkan ke posko utama mengingat situasi tersebut," terangnya.
"Semoga bantuan yang teman-teman sampaikan ini baik dari CSR maupun dari pribadi dapat disalurkan dengan baik dan membantu masyarakat sekitar yang terdampak bencana," ujar Wahyu.
Aksi ini merupakan manifestasi kepedulian perusahaan terhadap dampak masif yang dirasakan warga setempat. Kami melakukan penyaluran bantuan ke salah satu daerah yang dilaporkan masih terisolasi yaitu Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Melansir Data BNPB data per 10 Desember 2025 korban terdampak di Kabupaten Agam, Sumatera Barat sebanyak 181 meninggal dunia, dan 57 masih dinyatakan hilang.
President Director PT Arjuna Wijaya Karya, Miftah Faridl Widhagdha menyatakan bahawa AWK Group tidak hanya menyalurkan CSR sebagai bantuan untuk korban bencana, namun juga melakukan penggalangan dana secara internal.
“AWK Group menyalurkan bantuan CSR untuk korban bencana sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap saudara kami yang terdampak di Sumatera. Kami juga melakukan inisiatif penggalangan dana secara internal. Dengan harapan aksi ini menjadi sarana perusahaan memfasilitasi teman-teman secara perorangan yang ingin ikut membantu korban bencana,” ujarnya.
Baca Juga: Kerugian Ekonomi Imbas Bencana Sumatera Ditaksir Capai Rp68,67 Triliun
Sebagai bentuk komitmen membantu korban terdampak bencana, tim AWK Group yakni Vevry Hari Saputro (Direktur PT Owalah Aksara Interkreasi) dan Wahyu Purwanto (Chief Operation Officer Prospect Research) turut menyalurkan secara langsung bantuan ke Posko Utama BPBD, Salareh Aia, Kec. Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat pada hari Selasa, 9 Desember 2025. Bantuan secara simbolis diterima oleh Zulkifli selaku Wali Nagari Desa Salareh Aia, Kec. Palembayan, Kab. Agam.
“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Prospect Institute atas bantuannya, tentunya akan kami salurkan ke pengungsi. Semoga bermanfaat bagi para pengungsi,” ujar Zulkifli.
Dalam aksi kemanusiaan ini AWK Group menyalurkan bantuan CSR senilai Rp 56.000.000 dan penggalangan dana senilai Rp 6.937.042 dalam bentuk logistik makanan diantaranya mi instan, air mineral botol 1500ml, makanan siap saji, susu, dan beras. Selain itu juga logistik non makanan berupa pembalut wanita, minyak kayu putih, dan pampers balita.
Baca Juga: Tokoh Lintas Sumatera Desak Prabowo Tetapkan Banjir Sumatera sebagai Bencana Nasional
Kondisi di lapangan saat ini menunjukkan bahwa banjir bandang yang menerjang Kabupaten Agam telah menyebabkan ribuan warga terpaksa mengungsi. Akses logistik terputus, dan banyak infrastruktur, termasuk rumah dan fasilitas publik seperti jembatan mengalami kerusakan parah. Wahyu Purwanto (COO Prospect Research) melaporkan langsung dari Kabupaten Agam.
“Alhamdulillah kita sudah sampai di Agam, di posko utama. Rencana awal kami akan ke posko bagian atas. Namun, kondisi terkini dilaporkan sedang hujan dan akses tidak bisa dilewati, sehingga kami diarahkan ke posko utama mengingat situasi tersebut," terangnya.
"Semoga bantuan yang teman-teman sampaikan ini baik dari CSR maupun dari pribadi dapat disalurkan dengan baik dan membantu masyarakat sekitar yang terdampak bencana," ujar Wahyu.
(akr)
Lihat Juga :