Deretan Saham yang Berjaya dan Ambles dalam Sepekan, Ini Daftarnya
Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:00 WIB
loading...
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat pergerakan beragam saham sepanjang periode perdagangan 8–12 Desember 2025. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat pergerakan beragam saham sepanjang periode perdagangan 8–12 Desember 2025. Di tengah penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), sejumlah saham melesat tajam dan masuk jajaran top gainers, sementara sebagian lainnya justru tertekan dan menjadi top losers sepekan.
IHSG tercatat menguat 0,32% dan ditutup di level 8.660,499 pada akhir pekan, naik dari posisi 8.632,761 pada pekan sebelumnya. Kenaikan indeks tersebut diikuti lonjakan signifikan pada sejumlah saham, bahkan sebagian mencatatkan kenaikan di atas 40%.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Menjaga Tren Penguatan di Level 8.713, Transaksi Pagi Rp2,95 T
Berdasarkan data statistik BEI yang dikutip Sabtu (13/12/2025), PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) menjadi saham dengan kinerja terbaik pekan ini. Saham KIOS melesat 171,43% ke level Rp266 dari Rp98 pada pekan sebelumnya.
Posisi berikutnya ditempati PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) yang melejit 141,03% ke Rp1.075, disusul PT Citatah Tbk (CTTH) yang menguat 134,41% ke Rp218. Selanjutnya, PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) menanjak 62,58% ke Rp1.260.
Lima saham lain yang masuk jajaran top gainers adalah PT Natura City Development Tbk (CITY) yang melonjak 56,08% ke Rp462, PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) melambung 54,95% ke Rp1.565, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tumbuh 54,62% ke Rp368, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) naik 46,84% ke Rp605, PT Steady Safe Tbk (SAFE) meningkat 46,15% ke Rp418, serta PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) yang menjulang 45,35% ke Rp250.
Di sisi lain, BEI juga mencatat sepuluh saham dengan penurunan terdalam sepanjang pekan, meskipun IHSG secara keseluruhan berada di zona hijau. Tekanan jual terjadi pada saham-saham dari berbagai sektor.
Saham PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) menempati posisi teratas top losers setelah terjun 37,71% ke Rp147 dari Rp236 per saham. Tekanan serupa dialami PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) yang menyusut 37,14% ke Rp990 dari Rp1.575.
Selanjutnya, PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) melemah 32,54% ke Rp705, PT Green Power Group Tbk (LABA) tergelincir 28,22% ke Rp145, serta PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI) yang tertekan 27,72% ke Rp266.
Baca Juga: Lengser dari Rekor Tertinggi, IHSG Hari Ini Ditutup Turun 0,61%
Saham PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) terkoreksi 19,84% ke Rp202, diikuti PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) yang melemah 19,21% ke Rp122, serta PT KDB Tifa Finance Tbk (TIFA) yang turun 18,97% ke Rp474. Dua saham lain yang melengkapi daftar top losers pekan ini adalah PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) yang turun 17,48% ke Rp170 dan PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) yang menurun 16,95% ke Rp436.
Pergerakan kontras antara saham-saham unggulan dan saham yang tertekan ini mencerminkan dinamika pasar yang selektif, seiring pelaku pasar merespons sentimen dan kinerja emiten secara berbeda di tengah penguatan indeks.
IHSG tercatat menguat 0,32% dan ditutup di level 8.660,499 pada akhir pekan, naik dari posisi 8.632,761 pada pekan sebelumnya. Kenaikan indeks tersebut diikuti lonjakan signifikan pada sejumlah saham, bahkan sebagian mencatatkan kenaikan di atas 40%.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Menjaga Tren Penguatan di Level 8.713, Transaksi Pagi Rp2,95 T
Berdasarkan data statistik BEI yang dikutip Sabtu (13/12/2025), PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) menjadi saham dengan kinerja terbaik pekan ini. Saham KIOS melesat 171,43% ke level Rp266 dari Rp98 pada pekan sebelumnya.
Posisi berikutnya ditempati PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) yang melejit 141,03% ke Rp1.075, disusul PT Citatah Tbk (CTTH) yang menguat 134,41% ke Rp218. Selanjutnya, PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) menanjak 62,58% ke Rp1.260.
Lima saham lain yang masuk jajaran top gainers adalah PT Natura City Development Tbk (CITY) yang melonjak 56,08% ke Rp462, PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) melambung 54,95% ke Rp1.565, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tumbuh 54,62% ke Rp368, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) naik 46,84% ke Rp605, PT Steady Safe Tbk (SAFE) meningkat 46,15% ke Rp418, serta PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) yang menjulang 45,35% ke Rp250.
Di sisi lain, BEI juga mencatat sepuluh saham dengan penurunan terdalam sepanjang pekan, meskipun IHSG secara keseluruhan berada di zona hijau. Tekanan jual terjadi pada saham-saham dari berbagai sektor.
Saham PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) menempati posisi teratas top losers setelah terjun 37,71% ke Rp147 dari Rp236 per saham. Tekanan serupa dialami PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) yang menyusut 37,14% ke Rp990 dari Rp1.575.
Selanjutnya, PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) melemah 32,54% ke Rp705, PT Green Power Group Tbk (LABA) tergelincir 28,22% ke Rp145, serta PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI) yang tertekan 27,72% ke Rp266.
Baca Juga: Lengser dari Rekor Tertinggi, IHSG Hari Ini Ditutup Turun 0,61%
Saham PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) terkoreksi 19,84% ke Rp202, diikuti PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) yang melemah 19,21% ke Rp122, serta PT KDB Tifa Finance Tbk (TIFA) yang turun 18,97% ke Rp474. Dua saham lain yang melengkapi daftar top losers pekan ini adalah PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) yang turun 17,48% ke Rp170 dan PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) yang menurun 16,95% ke Rp436.
Pergerakan kontras antara saham-saham unggulan dan saham yang tertekan ini mencerminkan dinamika pasar yang selektif, seiring pelaku pasar merespons sentimen dan kinerja emiten secara berbeda di tengah penguatan indeks.
(nng)
Lihat Juga :