Tiga Negara Bersaing Garap Proyek Pembangkit Nuklir Pertama di Indonesia

Sabtu, 13 Desember 2025 - 20:19 WIB
loading...
Tiga Negara Bersaing...
Menara pendingin pembangkit listrik tenaga nuklir Ceko yang menggunakan reaktor buatan Soviet. Empat reaktor yang sedang dibangun di China dibuat dengan teknologi Rusia. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia tengah mempertimbangkan penawaran teknologi pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) dari Rusia, Korea Selatan, dan Kanada untuk proyek PLTN pertama yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2032. Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menegaskan bahwa pemilihan mitra akan didasarkan pada aspek efisiensi, besaran investasi, serta daya saing harga listrik.

"Kami akan melihat dari sisi pembangunan PLTN mana yang lebih efisien dan kompetitif, serta dari sisi hasil listrik yang dihasilkan," ujar Yuliot, dikutip di Jakarta, Sabtu (13/12/2025).

Baca Juga: 4 Alasan Perang Nuklir Makin Nyata sejak Puncak Perang Dingin

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan kesediaannya membantu Indonesia mengembangkan energi nuklir saat bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kremlin, Rabu.

Menunggu Persetujuan IAEA

Saat ini pemerintah sedang memfinalisasi regulasi berupa Peraturan Presiden tentang pembentukan Nuclear Energy Program Implementation Organization (NEPIO), yang menjadi salah satu persyaratan dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA). “Untuk PLTN, kami harus memenuhi ketentuan IAEA. Draf Perpres tersebut telah selesai harmonisasi dan sedang dalam proses pengundangan,” kata Yuliot.



Setelah Perpres diterbitkan, pemerintah akan menyampaikannya kepada IAEA untuk memperoleh persetujuan NEPIO sebelum proyek fisik dimulai. Opsi teknologi yang dipertimbangkan mencakup reaktor modular kecil (Small Modular Reactor/SMR) berkapasitas sekitar 250 megawatt hingga reaktor skala besar dengan kapasitas mencapai 1,4 gigawatt.

Baca Juga: Putin ke Prabowo: Rusia Siap Bantu Indonesia Kembangkan Energi Nuklir

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa peta jalan pengembangan PLTN telah disusun hingga 2034 dengan total kapasitas 500 MW. Pembangunan akan dilakukan masing-masing 250 MW di Sumatra dan Kalimantan menggunakan teknologi SMR. Indonesia tercatat memiliki 29 lokasi potensial untuk pembangunan PLTN yang tersebar dari Sumatra Utara hingga Papua Selatan.

Pengembangan PLTN menjadi bagian dari strategi Indonesia untuk mencapai target Net Zero Emission 2060. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2025 tentang Kebijakan Energi Nasional, porsi energi nuklir dalam bauran energi nasional diproyeksikan mencapai 0,4 persen pada 2032 dan meningkat menjadi 12,1 persen pada 2060.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Rekomendasi
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Meriah! Road To Kilau...
Meriah! Road To Kilau Raya MNCTV Guncang Mojokerto dengan Penampilan Inul Daratista dan Happy Asmara
Hadiri Musprov POBSI...
Hadiri Musprov POBSI Sumut, Ketua Harian: Membangun Biliar Lebih Besar demi Hasilkan Atlet Terbaik 
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved