Menhub Ajak Semua Pihak Pakai Cara Leluhur Atasi Dampak Pandemi

Selasa, 15 September 2020 - 21:31 WIB
loading...
Menhub Ajak Semua Pihak...
Foto/IchsanAmin/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kondisi ketidakpastian masih menyelimuti seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia. Mengingat, hingga saat ini pandemi virus Corona masih belum bisa dipastikan waktu berakhirnya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, dampak pandemi pada perekonomian sangat terasa sekali, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia. Oleh karena itu, dalam menghadapi kondisi ketidakpastian ini perlu langkah kolaborasi semua pihak.

"Gotong royong tersebut harus disadari pada visi misi yang sama untuk semua pihak. Mengapa demikian? Karena situasi sangatlah dinamis, banyak ketidakpastian baik nasional maupun global. Kesamaan visi misi akan membuat kolaborasi berjalan lebih lancar dan produktif," ujarnya dalam sebuah diskusi virtual, Selasa (15/9/2020). ( Baca juga:Kemenhub Mati-matian Menghidupkan Program Tol Laut )

Menurut Budi, dengan langkah kolaborasi ini diharapkan bisa menciptakan terobosan baru untuk memberikan transportasi yang sehat dan mengutamakan protokol kesehatan. Apalagi, sektor transportasi merupakan salah satu elemen penting dalam mendorong perekonomian nasional.

"Kolaborasi pentahelix juga didukung oleh legislatif melalui Komisi V DPR RI yang menangani sektor perhubungan. Demikian juga dengan media massa yang juga punya peranan penting dalam memberikan masukan kepada pemerintah, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat. Dalam melakukannya harus dengan gotong royong dan menyamakan visi misi sehingga dapat berjalan lebih lancar dan produktif di tengah situasi yang sangat dinamis dan banyak ketidakpastian saat ini,” jelas Menhub Budi.

Sementara itu, Ketua Komisi V DPR RI Lasarus juga memaparkan bahwa selama pandemi Covid-19 ini, pihaknya meminta kementerian dan lembaga yang bermitra dengan Komisi V agar menguatkan program kegiatan untuk percepatan ekonomi nasional dengan penguatan infrastruktur mendorong logistik, padat karya, dan kegiatan lainnya. ( Baca juga:Bawakan Goyang Heboh, Silvi Gagal Lewati 10 Besar KDI 2020 )

Beberapa hal penting yang ditekankan pihak Komisi V khususnya memperketat protokol kesehatan di simpul-simpul transportrasi, memperluas pembanguan infrastruktrur dan padat karya dengan tetap memperhatikan protokol, meningkatkan tol laut untuk logistik di daerah 3T (terdepan, terpencil dan tertinggal) juga meningkatkan tol laut guna menekan disparitas harga dengan kordinator lintas sektoral.

“Dengan terus bertambahnya kasus Covoid-19, kami melihat ada implikasi pada rendahnya penyerapan tenaga kerja di proyek-proyek infrastruktur. Untuk itu kami terus mendorong program padat karya agar diperluas. Selain itu, sejak dari awal DPR RI meminta Kemenhub dengan operator transportasi agar meningkatkan komunikasi lintas sektoral untuk meningkatkan pengawasan, khususnya di simpul-simpul transportasi,” pungkas Lasarus.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Pemerintah Guyur Diskon...
Pemerintah Guyur Diskon Transportasi saat Libur Sekolah: Bisa jadi Penggerak Kelas Menengah
Rakortas Stimulus Kuartal...
Rakortas Stimulus Kuartal II 2026: Berikut Paket Insentif Fiskal, hingga Biaya Transportasi
Uji Coba Penertiban...
Uji Coba Penertiban Truk ODOL Bakal Dimulai 1 Juni 2026, Ini 3 Variabelnya
Sekjen GMNI Serukan...
Sekjen GMNI Serukan Gotong Royong dan Persatuan Nasional
Polemik Film Pesta Babi,...
Polemik Film Pesta Babi, Aktivis Jakarta: Pancasila Mengajarkan Kritik Beradab
Kasus DJKA, KPK Telusuri...
Kasus DJKA, KPK Telusuri Dugaan Penerimaan Gratifikasi di Kemenhub
Rekomendasi
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
Tubuh yang Sehat dan...
Tubuh yang Sehat dan Percaya Diri lewat Pendekatan Medis Holistik
Berita Terkini
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Infografis
Pentagon: China Bisa...
Pentagon: China Bisa Hancurkan Semua Kapal Induk AS dalam 20 Menit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved