Holding BUMN Danareksa Konsisten Jaga Transparansi Publik
Selasa, 16 Desember 2025 - 19:10 WIB
loading...
Holding BUMN Danareksa kembali meraih predikat tertinggi Badan Publik Informatif dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat di Jakarta, Senin (15/12). FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Holding BUMN Danareksa kembali meraih predikat tertinggi Badan Publik Informatif dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat di Jakarta, Senin (15/12). Pada ajang tersebut, PT Danareksa (Persero) mencatatkan skor 96,20, menegaskan konsistensi perusahaan dalam menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Direktur Utama Holding BUMN Danareksa Yadi Jaya Ruchandi menyatakan, keterbukaan informasi merupakan elemen fundamental dalam membangun kepercayaan publik dan pemangku kepentingan, terlebih Danareksa berperan sebagai strategic holding yang menaungi 14 entitas lintas sektor. "Capaian tersebut mencerminkan integritas dan transparansi yang telah menjadi bagian dari budaya perusahaan," ujar dia dalam pernyataannya, Selasa (16/12/2025).
Baca Juga: Holding BUMN Danareksa Buka Pintu Ekspor bagi UMKM di Kuala Lumpur
Prestasi tersebut dinilai istimewa mengingat ketatnya proses monitoring dan evaluasi KIP 2025. Dari total 63 BUMN yang dinilai, hanya 39 BUMN yang berhasil masuk dalam kategori “Informatif” dengan rentang nilai 90–100, dan Danareksa menjadi salah satu di antaranya.
Dengan skor 96,20, tingkat keterbukaan informasi Danareksa berada jauh di atas rata-rata Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) Nasional 2025 yang tercatat sebesar 66,43 atau berada pada kategori sedang. Capaian ini menunjukkan kesiapan Danareksa dalam mendukung penguatan keterbukaan informasi sebagai Program Prioritas Nasional dalam RPJMN 2025–2029.
Baca Juga: Dukung Pengurangan Emisi Karbon, Danareksa Tanam 10.000 Pohon di 7 Kawasan Industri
Yadi menambahkan, komitmen terhadap transparansi sejalan dengan agenda transformasi bisnis perusahaan, khususnya dalam mempercepat pengembangan klaster kawasan industri yang modern, terintegrasi, dan berdaya saing global. Menurutnya, predikat Badan Publik Informatif juga menjadi sinyal positif bagi pasar dan investor bahwa Danareksa mengelola aset negara dengan tata kelola perusahaan yang baik, akuntabel, dan terbuka, sehingga diharapkan dapat mendorong arus investasi, penciptaan lapangan kerja, serta pertumbuhan ekonomi nasional.
Direktur Utama Holding BUMN Danareksa Yadi Jaya Ruchandi menyatakan, keterbukaan informasi merupakan elemen fundamental dalam membangun kepercayaan publik dan pemangku kepentingan, terlebih Danareksa berperan sebagai strategic holding yang menaungi 14 entitas lintas sektor. "Capaian tersebut mencerminkan integritas dan transparansi yang telah menjadi bagian dari budaya perusahaan," ujar dia dalam pernyataannya, Selasa (16/12/2025).
Baca Juga: Holding BUMN Danareksa Buka Pintu Ekspor bagi UMKM di Kuala Lumpur
Prestasi tersebut dinilai istimewa mengingat ketatnya proses monitoring dan evaluasi KIP 2025. Dari total 63 BUMN yang dinilai, hanya 39 BUMN yang berhasil masuk dalam kategori “Informatif” dengan rentang nilai 90–100, dan Danareksa menjadi salah satu di antaranya.
Dengan skor 96,20, tingkat keterbukaan informasi Danareksa berada jauh di atas rata-rata Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) Nasional 2025 yang tercatat sebesar 66,43 atau berada pada kategori sedang. Capaian ini menunjukkan kesiapan Danareksa dalam mendukung penguatan keterbukaan informasi sebagai Program Prioritas Nasional dalam RPJMN 2025–2029.
Baca Juga: Dukung Pengurangan Emisi Karbon, Danareksa Tanam 10.000 Pohon di 7 Kawasan Industri
Yadi menambahkan, komitmen terhadap transparansi sejalan dengan agenda transformasi bisnis perusahaan, khususnya dalam mempercepat pengembangan klaster kawasan industri yang modern, terintegrasi, dan berdaya saing global. Menurutnya, predikat Badan Publik Informatif juga menjadi sinyal positif bagi pasar dan investor bahwa Danareksa mengelola aset negara dengan tata kelola perusahaan yang baik, akuntabel, dan terbuka, sehingga diharapkan dapat mendorong arus investasi, penciptaan lapangan kerja, serta pertumbuhan ekonomi nasional.
(nng)
Lihat Juga :