Dorong Ekonomi Sirkular, Sinar Mas Land Bangun Fasilitas Pengolahan Sampah di Tangerang
Rabu, 17 Desember 2025 - 18:50 WIB
loading...
A
A
A
Dalam operasionalnya, Waste4Change telah melayani pengangkutan sampah di puluhan klaster wilayah BSD Timur dan Barat dengan volume mencapai 40 ton per hari. Proses dilakukan secara mendetail, mulai dari penimbangan hingga pemilahan di area conveyor guna memastikan setiap jenis limbah mendapatkan penanganan tepat. Sampah yang masuk dikategorikan menjadi tiga bagian, yakni material bernilai ekonomi yang disalurkan ke pembeli (offtaker), sampah organik untuk budidaya maggot, serta sisa material atau residu.
Uniknya, residu yang tidak dapat didaur ulang tidak dibuang begitu saja, melainkan dikonversi menjadi Refuse-Derived Fuel (RDF). Bahan ini akan digunakan sebagai bahan bakar alternatif pada industri semen, sehingga meminimalisir emisi karbon dari pembakaran konvensional.
Baca Juga: Tangsel Darurat Sampah: Tumpukan Karung Teronggok di Jalanan dan Trotoar
CEO Waste4Change, M. Bijaksana Junerosano, menekankan bahwa RPM Jatiwaringin bukan sekadar tempat pemulihan material, melainkan laboratorium perubahan perilaku masyarakat yang juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar. Melalui sinergi di ekosistem Digital Hub Sinar Mas Land, kehadiran RPM Jatiwaringin diharapkan dapat mempercepat visi pembangunan kota cerdas yang hijau dan bersih.
Inisiatif ini membuktikan bahwa kolaborasi antara pengembang kawasan mandiri dan penyedia solusi pengolahan sampah mampu menciptakan dampak nyata. Ke depan, fasilitas ini diharapkan menjadi standar baru bagi pengembang properti lainnya dalam mengimplementasikan tata kelola sampah yang bertanggung jawab di tingkat nasional.
Uniknya, residu yang tidak dapat didaur ulang tidak dibuang begitu saja, melainkan dikonversi menjadi Refuse-Derived Fuel (RDF). Bahan ini akan digunakan sebagai bahan bakar alternatif pada industri semen, sehingga meminimalisir emisi karbon dari pembakaran konvensional.
Baca Juga: Tangsel Darurat Sampah: Tumpukan Karung Teronggok di Jalanan dan Trotoar
CEO Waste4Change, M. Bijaksana Junerosano, menekankan bahwa RPM Jatiwaringin bukan sekadar tempat pemulihan material, melainkan laboratorium perubahan perilaku masyarakat yang juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar. Melalui sinergi di ekosistem Digital Hub Sinar Mas Land, kehadiran RPM Jatiwaringin diharapkan dapat mempercepat visi pembangunan kota cerdas yang hijau dan bersih.
Inisiatif ini membuktikan bahwa kolaborasi antara pengembang kawasan mandiri dan penyedia solusi pengolahan sampah mampu menciptakan dampak nyata. Ke depan, fasilitas ini diharapkan menjadi standar baru bagi pengembang properti lainnya dalam mengimplementasikan tata kelola sampah yang bertanggung jawab di tingkat nasional.
(nng)
Lihat Juga :