KBI Dorong Produktivitas Komoditas Resi Gudang dan Pemberdayaan Petani

Kamis, 18 Desember 2025 - 21:26 WIB
loading...
KBI Dorong Produktivitas...
Media Gathering PT KBI di Jakarta, Kamis (18/12). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI), anggota Holding BUMN Danareksa, terus mendorong peningkatan produktivitas komoditas resi gudang sekaligus pemberdayaan petani melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sepanjang 2025. Program tersebut difokuskan pada penguatan pertanian berkelanjutan, pendidikan, serta dukungan sosial bagi masyarakat di berbagai daerah.

Seluruh inisiatif TJSL dijalankan melalui pendekatan kolaboratif bersama petani penggarap di lahan eksisting tanpa perluasan area baru. Langkah ini bertujuan memastikan manfaat langsung bagi petani sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat ekosistem pertanian berkelanjutan.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT KBI Adiyasa Suhadibroto menegaskan bahwa berbagai program tersebut merupakan investasi sosial jangka panjang perusahaan. "Dukungan kepada petani penggarap kedelai dan kopi adalah investasi kami untuk ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan," ujar Adiyasa di Jakarta, Kamis (18/12/2025).

Baca Juga: Transaksi Perdagangan Berjangka Capai 5,5 Juta Lot hingga Juli 2025

Salah satu fokus utama TJSL KBI adalah pengembangan komoditas kedelai melalui program rolling fund. Setelah keberhasilan Batch II yang digulirkan bersama Universitas Gadjah Mada dan Asosiasi Masyarakat Kedelai Lokal Nusantara, sebanyak 73 petani mampu meningkatkan hasil panen hingga 43,48 persen disertai peningkatan mutu sebesar 28,45 persen. Program ini akan dilanjutkan ke Batch III untuk memperkuat rantai pasok kedelai lokal di wilayah Jawa Tengah.



Selain kedelai, KBI juga mengembangkan komoditas kopi berkelanjutan melalui program reforestasi di Garut. Bekerja sama dengan Yayasan Tanah Air Semesta, KBI telah merealisasikan penanaman 500 pohon kopi dan tanaman endemik pada tahap awal, dilanjutkan dengan penanaman 600 benih pada Batch II pada Desember 2025. Program ini diarahkan untuk mendorong kopi sebagai komoditas resi gudang guna meningkatkan nilai tambah dan akses pasar bagi petani.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Percepat Produktivitas...
Percepat Produktivitas Manufaktur dengan Solusi Jaringan dan Storage Berbasis AI
Tingkatkan Produktivitas,...
Tingkatkan Produktivitas, Syngenta Bekali Petani Hortikultura dengan Buku Pintar
Regenerasi Petani, Kementan...
Regenerasi Petani, Kementan Ajak Anak Muda Masuk Pendidikan Vokasi Pertanian
Petani Minta Kaji Ulang...
Petani Minta Kaji Ulang Rencana Daerah Tarik Pajak Pohon Sawit
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran:...
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran: Program Perhutanan Sosial Jangkau 2 Juta Keluarga Petani
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
BLFC Mojokerto Jadi...
BLFC Mojokerto Jadi Contoh Kolaborasi Pemberdayaan Ekonomi Petani
Rekomendasi
Dokter Jantung Ungkap...
Dokter Jantung Ungkap Plak Kolesterol Tak Bisa Hilang Meski Sudah Diet
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Berita Terkini
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Elnusa Petrofin dan...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved