PLN Mobile EVenture: Pastikan Kesiapan SPKLU Sambut Libur Nataru
Minggu, 21 Desember 2025 - 08:17 WIB
loading...
PT PLN (Persero) melakukan langkah proaktif guna memastikan kenyamanan pengguna kendaraan listrik (EV) menjelang lonjakan mobilitas libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT PLN (Persero) melakukan langkah proaktif guna memastikan kenyamanan pengguna kendaraan listrik (EV) menjelang lonjakan mobilitas libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Melalui kegiatan "PLN Mobile EVenture Siaga Kesiapan SPKLU", PLN melakukan uji nyata (stress test) lapangan dengan melintasi jalur strategis mulai dari Lampung hingga Surabaya pada Senin hingga Kamis pekan ini.
Perjalanan lintas provinsi ini melibatkan kolaborasi luas antara Direktorat Retail dan Niaga PLN, PLN Icon Plus, mitra ATPM, hingga perwakilan dari Kementerian ESDM, Kementerian Perhubungan, Kementerian Dalam Negeri, serta komunitas pengguna EV. Rombongan yang membawa lebih dari sepuluh kendaraan listrik ini bertujuan memetakan kondisi riil infrastruktur di sepanjang jalur Trans Sumatra dan Trans Jawa.
“Kami melaksanakan PLN Mobile EVenture ini untuk mengecek kondisi SPKLU di setiap rest area maupun kota besar yang berpotensi menjadi tujuan mobilisasi pengguna EV di libur Natal dan Tahun Baru. Tujuannya adalah menyelaraskan kesiapan siaga Nataru dari PLN dengan kewenangan masing-masing kementerian, baik dari sisi teknis maupun infrastruktur pendukung,” ujar Executive Vice President Pengembangan Produk Niaga PLN, Ririn Rachmawardini dalam keterangan pers, Minggu (21/12/2025).
Baca Juga: Libur Nataru, PLN Fokus Perkuat SPKLU bagi Pengguna EV di Yogyakarta
Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Adi Priyanto, menegaskan bahwa nilai utama dari EVenture ini adalah pengalaman langsung di lapangan, bukan sekadar simulasi. Dengan membawa rombongan kendaraan dalam jumlah banyak, PLN dapat memantau potensi antrean, waktu tunggu, dan respons sistem pengisian daya pada titik-titik krusial.
Menurut Adi, momen libur akhir tahun sering kali menjadi pengalaman pertama bagi masyarakat untuk mencoba perjalanan jarak jauh dengan kendaraan listrik. Oleh karena itu, PLN memastikan seluruh fasilitas berfungsi optimal untuk membangun kepercayaan publik terhadap ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Pemerintah melalui Kementerian terkait juga turut melakukan pengujian terhadap kesiapsiagaan infrastruktur. Arianto Wibowo, perwakilan kementerian, menyebutkan bahwa negara ingin memastikan SPKLU tidak hanya berfungsi normal, tetapi juga memiliki sistem layanan dan respons cepat jika terjadi kondisi darurat di tengah perjalanan.
Sebagai langkah konkret, PLN telah menyiagakan petugas di seluruh posko SPKLU dengan sistem kerja tiga shift selama periode Nataru. Selain didukung oleh layanan call center 24 jam, PLN juga menyiapkan unit SPKLU Mobile yang dapat bergerak menuju lokasi tertentu jika terjadi kepadatan atau kendala teknis pada unit pengisian stasioner.
Baca Juga: Cek Kesiapan 4.400 SPKLU Jelang Nataru, PLN Gelar Touring Lampung-Surabaya
Masyarakat juga diimbau untuk mengoptimalkan aplikasi PLN Mobile yang dilengkapi fitur Trip Planner. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memantau lokasi SPKLU terdekat, mengecek ketersediaan soket pengisian secara real-time, hingga merencanakan titik pemberhentian berdasarkan sisa daya baterai kendaraan.
Tak hanya mengandalkan unit reguler, PLN bersama pihak swasta juga meninjau kesiapan SPKLU Center di kota-kota besar seperti Bandung dan Semarang. Fasilitas ini dilengkapi teknologi ultra fast charging yang mampu memangkas waktu pengisian daya menjadi hanya 20 hingga 30 menit, sehingga sangat efektif untuk menekan antrean di jalur mudik.
Melalui rangkaian EVenture ini, PLN menegaskan komitmennya untuk memberikan rasa aman bagi pengguna EV selama libur akhir tahun. Dengan infrastruktur yang andal dan kolaborasi lintas sektor yang kuat, diharapkan masyarakat dapat merayakan momen Natal dan Tahun Baru dengan perjalanan yang ramah lingkungan dan bebas kendala.
Perjalanan lintas provinsi ini melibatkan kolaborasi luas antara Direktorat Retail dan Niaga PLN, PLN Icon Plus, mitra ATPM, hingga perwakilan dari Kementerian ESDM, Kementerian Perhubungan, Kementerian Dalam Negeri, serta komunitas pengguna EV. Rombongan yang membawa lebih dari sepuluh kendaraan listrik ini bertujuan memetakan kondisi riil infrastruktur di sepanjang jalur Trans Sumatra dan Trans Jawa.
“Kami melaksanakan PLN Mobile EVenture ini untuk mengecek kondisi SPKLU di setiap rest area maupun kota besar yang berpotensi menjadi tujuan mobilisasi pengguna EV di libur Natal dan Tahun Baru. Tujuannya adalah menyelaraskan kesiapan siaga Nataru dari PLN dengan kewenangan masing-masing kementerian, baik dari sisi teknis maupun infrastruktur pendukung,” ujar Executive Vice President Pengembangan Produk Niaga PLN, Ririn Rachmawardini dalam keterangan pers, Minggu (21/12/2025).
Baca Juga: Libur Nataru, PLN Fokus Perkuat SPKLU bagi Pengguna EV di Yogyakarta
Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Adi Priyanto, menegaskan bahwa nilai utama dari EVenture ini adalah pengalaman langsung di lapangan, bukan sekadar simulasi. Dengan membawa rombongan kendaraan dalam jumlah banyak, PLN dapat memantau potensi antrean, waktu tunggu, dan respons sistem pengisian daya pada titik-titik krusial.
Menurut Adi, momen libur akhir tahun sering kali menjadi pengalaman pertama bagi masyarakat untuk mencoba perjalanan jarak jauh dengan kendaraan listrik. Oleh karena itu, PLN memastikan seluruh fasilitas berfungsi optimal untuk membangun kepercayaan publik terhadap ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Pemerintah melalui Kementerian terkait juga turut melakukan pengujian terhadap kesiapsiagaan infrastruktur. Arianto Wibowo, perwakilan kementerian, menyebutkan bahwa negara ingin memastikan SPKLU tidak hanya berfungsi normal, tetapi juga memiliki sistem layanan dan respons cepat jika terjadi kondisi darurat di tengah perjalanan.
Sebagai langkah konkret, PLN telah menyiagakan petugas di seluruh posko SPKLU dengan sistem kerja tiga shift selama periode Nataru. Selain didukung oleh layanan call center 24 jam, PLN juga menyiapkan unit SPKLU Mobile yang dapat bergerak menuju lokasi tertentu jika terjadi kepadatan atau kendala teknis pada unit pengisian stasioner.
Baca Juga: Cek Kesiapan 4.400 SPKLU Jelang Nataru, PLN Gelar Touring Lampung-Surabaya
Masyarakat juga diimbau untuk mengoptimalkan aplikasi PLN Mobile yang dilengkapi fitur Trip Planner. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memantau lokasi SPKLU terdekat, mengecek ketersediaan soket pengisian secara real-time, hingga merencanakan titik pemberhentian berdasarkan sisa daya baterai kendaraan.
Tak hanya mengandalkan unit reguler, PLN bersama pihak swasta juga meninjau kesiapan SPKLU Center di kota-kota besar seperti Bandung dan Semarang. Fasilitas ini dilengkapi teknologi ultra fast charging yang mampu memangkas waktu pengisian daya menjadi hanya 20 hingga 30 menit, sehingga sangat efektif untuk menekan antrean di jalur mudik.
Melalui rangkaian EVenture ini, PLN menegaskan komitmennya untuk memberikan rasa aman bagi pengguna EV selama libur akhir tahun. Dengan infrastruktur yang andal dan kolaborasi lintas sektor yang kuat, diharapkan masyarakat dapat merayakan momen Natal dan Tahun Baru dengan perjalanan yang ramah lingkungan dan bebas kendala.
(nng)
Lihat Juga :