Dua Hari Terganggu, Sistem Kelistrikan di Sumbar Kembali Pulih 100%

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:12 WIB
loading...
Dua Hari Terganggu,...
PT PLN (Persero) berhasil menuntaskan proses normalisasi jaringan secara menyeluruh setelah sistem kelistrikan di wilayah Provinsi Sumatera Barat. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT PLN (Persero) berhasil menuntaskan proses normalisasi jaringan secara menyeluruh setelah sistem kelistrikan di wilayah Provinsi Sumatera Barat sempat mengalami gangguan pasokan selama dua hari terakhir. Dengan rampungnya pemulihan interkoneksi tersebut, seluruh masyarakat di ranah Minang kini dipastikan dapat kembali menjalankan aktivitas ekonomi dan domestik secara normal.

"Alhamdulillah sistem kelistrikan di Sumbar pagi tadi sudah bisa menyala 100%," ujar General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat Arjun Karim, Minggu (24/5/2026).

Baca Juga: Dirut PLN Ungkap Kronologi dan Penanganan Insiden Padam Listrik Masal di Pulau Sumatera

Ia mengungkapkan keberhasilan pemulihan sistem secara total tersebut tercapai tepat pada pukul 05.11 WIB setelah tim teknis di lapangan bekerja secara maraton. Arjun menjelaskan rangkaian proses pemulihan telah diupayakan sejak gangguan pertama kali muncul akibat adanya keterbatasan daya pada unit pembangkit. Kendati dilakukan percepatan, PLN tetap mengedepankan tahapan pemulihan yang sesuai dengan prosedur teknis demi menjamin keamanan personel serta stabilitas sistem jaringan hulu ke hilir.



Berdasarkan analisis teknis PLN, pemadaman yang melanda Sumatera Barat dalam dua hari terakhir dipicu oleh kenaikan drastis pada konsumsi listrik masyarakat. Lonjakan kebutuhan yang masif tersebut sayangnya tidak diimbangi dengan ketersediaan kapasitas pembangkit yang memadai di wilayah operasional setempat.

Arjun memaparkan sistem kelistrikan di Sumatera Barat sempat mengalami defisit pasokan daya yang cukup besar hingga mencapai angka ratusan megawatt. Beban puncak di wilayah tersebut tercatat melonjak hingga 680 megawatt (MW), sementara kemampuan pasokan daya riil yang tersedia saat gangguan terjadi hanya sebesar 440 MW sehingga memicu defisit hingga 240 MW.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Tinjauan ke Lampung,...
Tinjauan ke Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan infrastruktur EV Makin Andal
Malam Ini, Lampu Jalan...
Malam Ini, Lampu Jalan Protokol Jakarta hingga Monas Bakal Dipadamkan Sejam
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Rekomendasi
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved