Rupiah Tertekan 0,62% dalam Sepekan, Ini Sentimennya

Minggu, 21 Desember 2025 - 11:00 WIB
loading...
Rupiah Tertekan 0,62%...
Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada perdagangan Jumat (19/12). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada perdagangan Jumat (19/12). Berdasarkan data pasar, mata uang Garuda terkoreksi 0,16% ke posisi Rp16.750 per dolar AS. Secara akumulatif dalam sepekan, Rupiah tercatat telah melemah 0,62% dari posisi Jumat lalu yang berada di level Rp16.646.

Pelemahan ini juga tercermin pada kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, yang menempatkan Rupiah di level Rp16.735 per dolar AS, atau melemah 0,07% secara harian.

Di kawasan Asia, pergerakan mata uang cenderung tidak seragam (mixed) dalam menghadapi kekuatan dolar AS. Yen Jepang memimpin pelemahan di kawasan dengan depresiasi tajam 1,25% sepekan.

Baca Juga: Kurs Rupiah Hari Ini Hanyut Sentuh Rp16.750/USD, Apa Sebabnya?

Namun, beberapa mata uang tetangga justru tampil perkasa yaitu Rupee India menguat signifikan 1,10% dan Ringgit Malaysia terapresiasi 0,46% ke level MYR 4,074 per dolar AS serta, Peso Filipina & Baht Thailand kompak menguat di atas 0,5%.



Ketidakselarasan ini dipicu oleh indeks dolar AS (DXY) yang masih menguat 0,20% ke posisi 98,599 sepanjang pekan ini. Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi menjelaskan bahwa salah satu pemicu pelemahan datang dari rilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS yang mengalami penurunan ke level terendah sejak awal 2021. Namun, terdapat kekhawatiran mengenai keakuratan data tersebut.

“Baik CPI utama maupun inti mengalami penurunan, tetapi para ekonom memperingatkan bahwa penutupan pemerintah selama 43 hari dapat mendistorsi beberapa data yang dikumpulkan untuk rilis tersebut,” tulis Ibrahim dalam risetnya.

Baca Juga: Indonesia Kantongi Komitmen Investasi Rp450 Triliun di World Expo 2025 Osaka

Dari dalam negeri, tekanan terhadap Rupiah juga dipicu oleh kekhawatiran mengenai kondisi fiskal Indonesia dalam jangka menengah. Bank Dunia memproyeksikan defisit APBN akan terus melebar hingga mendekati ambang batas konstitusi sebesar 3 persen terhadap PDB pada tahun 2027.

Defisit diperkirakan berada di level 2,8 persen pada 2025 dan meningkat hingga 2,9% pada 2027. Kondisi ini dipicu oleh penurunan rasio pendapatan negara serta peningkatan beban bunga utang. Mempertimbangkan faktor ketidakpastian global dan kondisi fiskal domestik, Ibrahim memprediksi Rupiah masih akan bergerak fluktuatif. Untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Rupiah diperkirakan berpotensi ditutup melemah pada rentang Rp16.750 hingga Rp16.780 per dolar AS.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
Rupiah Melemah, Perajin...
Rupiah Melemah, Perajin Tahu Tempe Gelisah Imbas Lonjakan Harga Kedelai Impor
Rupiah Membaik Tinggalkan...
Rupiah Membaik Tinggalkan Level Rp18.000 per USD, Ini Sentimennya
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Rekomendasi
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Jalani Pengajian dan...
Jalani Pengajian dan Siraman, Jennifer Coppen Tampil Anggun dengan Makeup Soft Glam
Kejar Target Jadi Ibu...
Kejar Target Jadi Ibu Kota Negara pada 2028, Otorita IKN Usul Tambahan Rp15,5 Triliun
Berita Terkini
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Nasabah MNC Bank Apresiasi...
Nasabah MNC Bank Apresiasi Program Tabungan Dahsyat Berhadiah
MNC Bank Serahkan Hadiah...
MNC Bank Serahkan Hadiah Tabungan Dahsyat Berhadiah ke Nasabah Jakarta, Depok, dan Bogor
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved