Gandeng CSCEC, Mayapada Healthcare Bangun RS Swasta di Jaksel
Minggu, 21 Desember 2025 - 21:15 WIB
loading...
Mayapada Healthcare Group menggandeng China State Construction Engineering Corporation (CSCEC) untuk membangun Tower 3 Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS). FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Mayapada Healthcare Group menggandeng China State Construction Engineering Corporation (CSCEC) untuk membangun Tower 3 Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS). Proyek ini menjadi bagian dari upaya perseroan memperkuat infrastruktur layanan kesehatan nasional dan diproyeksikan sebagai rumah sakit swasta dengan luas bangunan terbesar di Indonesia.
Penunjukan CSCEC didasarkan pada rekam jejak perusahaan konstruksi asal Tiongkok tersebut sebagai kontraktor global berpengalaman dalam pembangunan gedung pencakar langit dan rumah sakit berkapasitas besar di berbagai negara.
Presiden Direktur dan CEO Mayapada Healthcare Navin Sonthalia menegaskan kolaborasi dengan mitra kelas dunia mencerminkan komitmen perseroan dalam menghadirkan layanan kesehatan berstandar internasional.
“Infrastruktur rumah sakit berperan penting dalam menciptakan pengalaman pasien yang aman dan nyaman. Melalui kerja sama ini, kami memastikan MHJS Tower 3 dibangun dengan teknologi modern serta mengedepankan efisiensi dan keberlanjutan jangka panjang,” ujar Navin dalam keterangan resmi, Minggu (21/12/2025).
Baca Juga: Mayapada Bangun RS Internasional Rp1 Triliun di Batam, Target Rampung 2027
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Komisaris Utama Mayapada Healthcare Jonathan Tahir dan pimpinan CSCEC pada Kamis (18/12). Kesepakatan ini menjadi landasan pembangunan gedung baru yang akan memperluas kapasitas layanan Mayapada Hospital Jakarta Selatan.
Tower 3 MHJS akan dibangun di atas lahan seluas 26.917 meter persegi dengan total luas bangunan mencapai 110.209 meter persegi. Gedung setinggi 24 lantai dengan empat lantai basement ini dirancang untuk menjawab kebutuhan medis masa depan, termasuk layanan kedokteran nuklir untuk kanker, bedah tumor otak non-invasif, serta ortopedi berbasis robotik.
Selain itu, Mayapada Healthcare bekerja sama dengan Apollo Hospitals India untuk menjadikan gedung baru tersebut sebagai pusat transfer pengetahuan bagi dokter-dokter spesialis, guna memperkuat kompetensi tenaga medis nasional.
Baca Juga: Lampaui Target, Realisasi Investasi KEK 2024 Capai Rp90,1 Triliun
Chief Project and Facility Officer Mayapada Healthcare Charlie Salim menambahkan, kolaborasi dengan CSCEC merupakan kelanjutan dari proyek sebelumnya yang telah berjalan sukses di Surabaya. Menurutnya, pengalaman global CSCEC menjadi faktor penting dalam menjaga konsistensi standar konstruksi fasilitas kesehatan.
Adapun Tower 3 MHJS ditargetkan mulai beroperasi pada semester II 2027. Ke depan, Mayapada Group juga membuka peluang perluasan kerja sama dengan CSCEC ke sektor strategis lain, seperti pengembangan pusat data dan fasilitas industri baja.
Penunjukan CSCEC didasarkan pada rekam jejak perusahaan konstruksi asal Tiongkok tersebut sebagai kontraktor global berpengalaman dalam pembangunan gedung pencakar langit dan rumah sakit berkapasitas besar di berbagai negara.
Presiden Direktur dan CEO Mayapada Healthcare Navin Sonthalia menegaskan kolaborasi dengan mitra kelas dunia mencerminkan komitmen perseroan dalam menghadirkan layanan kesehatan berstandar internasional.
“Infrastruktur rumah sakit berperan penting dalam menciptakan pengalaman pasien yang aman dan nyaman. Melalui kerja sama ini, kami memastikan MHJS Tower 3 dibangun dengan teknologi modern serta mengedepankan efisiensi dan keberlanjutan jangka panjang,” ujar Navin dalam keterangan resmi, Minggu (21/12/2025).
Baca Juga: Mayapada Bangun RS Internasional Rp1 Triliun di Batam, Target Rampung 2027
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Komisaris Utama Mayapada Healthcare Jonathan Tahir dan pimpinan CSCEC pada Kamis (18/12). Kesepakatan ini menjadi landasan pembangunan gedung baru yang akan memperluas kapasitas layanan Mayapada Hospital Jakarta Selatan.
Tower 3 MHJS akan dibangun di atas lahan seluas 26.917 meter persegi dengan total luas bangunan mencapai 110.209 meter persegi. Gedung setinggi 24 lantai dengan empat lantai basement ini dirancang untuk menjawab kebutuhan medis masa depan, termasuk layanan kedokteran nuklir untuk kanker, bedah tumor otak non-invasif, serta ortopedi berbasis robotik.
Selain itu, Mayapada Healthcare bekerja sama dengan Apollo Hospitals India untuk menjadikan gedung baru tersebut sebagai pusat transfer pengetahuan bagi dokter-dokter spesialis, guna memperkuat kompetensi tenaga medis nasional.
Baca Juga: Lampaui Target, Realisasi Investasi KEK 2024 Capai Rp90,1 Triliun
Chief Project and Facility Officer Mayapada Healthcare Charlie Salim menambahkan, kolaborasi dengan CSCEC merupakan kelanjutan dari proyek sebelumnya yang telah berjalan sukses di Surabaya. Menurutnya, pengalaman global CSCEC menjadi faktor penting dalam menjaga konsistensi standar konstruksi fasilitas kesehatan.
Adapun Tower 3 MHJS ditargetkan mulai beroperasi pada semester II 2027. Ke depan, Mayapada Group juga membuka peluang perluasan kerja sama dengan CSCEC ke sektor strategis lain, seperti pengembangan pusat data dan fasilitas industri baja.
(nng)
Lihat Juga :