Pertamina Foundation Perkuat Peran dalam Pemulihan Pascabencana di Sumut
Senin, 22 Desember 2025 - 21:25 WIB
loading...
Pertamina Foundation memperkuat perannya dalam mendukung upaya penanganan dan pemulihan pascabencana banjir di Sumut. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Pertamina Foundation memperkuat perannya dalam mendukung upaya penanganan dan pemulihan pascabencana banjir di Sumatera bagian utara. Upaya tersebut dilakukan melalui pendekatan yang terkoordinasi, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan kemanusiaan dan program pemulihan di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, serta Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Di Kabupaten Aceh Tamiang, President Director Pertamina Foundation Agus Mashud S Asngari menggelar pertemuan dengan Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi untuk membahas langkah-langkah strategis dalam pemenuhan kebutuhan mendesak masyarakat terdampak, sekaligus penguatan dukungan pemulihan jangka menengah dan panjang.
Baca Juga: Pertamina Kenalkan Biosolar Performance untuk Industri, Ini Bedanya dengan B40 Biasa
Dalam fase tanggap darurat, Pertamina Foundation memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar korban bencana melalui penyaluran bantuan berupa tenda pengungsian, kelambu, kasur, makanan siap saji, serta obat-obatan. Bantuan tersebut disalurkan untuk mendukung kondisi hidup yang layak dan aman bagi masyarakat terdampak, sekaligus membantu pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan dampak bencana secara terintegrasi.
“Pertamina Foundation berkomitmen untuk hadir secara nyata dalam situasi darurat bencana. Kami memandang pemulihan sebagai proses berkelanjutan yang tidak hanya berfokus pada bantuan awal, tetapi juga pada penguatan ketkahanan sosial dan ekonomi masyarakat,” ujar Agus Mashud dalam keterangan pers, Senin (22/12/2025).
Sejalan dengan upaya tanggap darurat, Pertamina Foundation juga mendukung pemulihan berkelanjutan melalui berbagai program sosial, antara lain dukungan pendidikan melalui program beasiswa, pemulihan dan penguatan UMKM, serta implementasi program pemberdayaan masyarakat yang dirancang untuk mendorong kemandirian dan keberlanjutan pascabencana.
Sebagai bagian dari upaya memastikan keberlanjutan layanan publik, lanjut Agus, Pertamina Foundation turut menyalurkan bantuan dukungan operasional kepada RSUD Tanjung Pura, yang sebelumnya sempat mengalami penghentian layanan akibat terdampak banjir. Hal itu diharapkan mendukung percepatan pemulihan layanan kesehatan bagi masyarakat Aceh Tamiang dan wilayah sekitarnya.
Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi mengapresiasi dukungan yang diberikan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha memiliki peran strategis dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana serta memastikan keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat. “Kami mengapresiasi dukungan Pertamina Foundation yang tidak hanya bersifat responsif, tetapi juga berorientasi pada pemulihan jangka panjang yang berkelanjutan,” ujarnya.
Selain di Aceh Tamiang, Pertamina Foundation juga berperan aktif dalam mendukung penanganan korban banjir di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan setempat, Pertamina Foundation menyalurkan bantuan kemanusiaan yang mencakup antara lain paket makanan siap saji dan pakaian layak pakai. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar selama masa darurat, sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah dalam penanganan bencana secara terpadu.
Baca Juga: Pertamina Prediksi Konsumsi BBM Naik 3,2% Selama Libur Nataru
Melalui berbagai inisiatif tersebut, Pertamina Foundation menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam pelaksanaan tanggung jawab sosial dan kemanusiaan. Upaya ini, tegas Agus, sejalan dengan komitmen Pertamina Grup untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sosial nasional serta memperkuat ketangguhan masyarakat dalam menghadapi dan bangkit dari situasi bencana. Bantuan kemanusiaan yang disalurkan merupakan hasil kolaborasi dari Pertamina Grup, mulai dari Pertamina Lubricants, Badak LNG, PT Pertamina Training & Consulting, PT Pertamina Bina Medika (IHC), dan Universitas Pertamina.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan kemanusiaan dan program pemulihan di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, serta Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Di Kabupaten Aceh Tamiang, President Director Pertamina Foundation Agus Mashud S Asngari menggelar pertemuan dengan Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi untuk membahas langkah-langkah strategis dalam pemenuhan kebutuhan mendesak masyarakat terdampak, sekaligus penguatan dukungan pemulihan jangka menengah dan panjang.
Baca Juga: Pertamina Kenalkan Biosolar Performance untuk Industri, Ini Bedanya dengan B40 Biasa
Dalam fase tanggap darurat, Pertamina Foundation memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar korban bencana melalui penyaluran bantuan berupa tenda pengungsian, kelambu, kasur, makanan siap saji, serta obat-obatan. Bantuan tersebut disalurkan untuk mendukung kondisi hidup yang layak dan aman bagi masyarakat terdampak, sekaligus membantu pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan dampak bencana secara terintegrasi.
“Pertamina Foundation berkomitmen untuk hadir secara nyata dalam situasi darurat bencana. Kami memandang pemulihan sebagai proses berkelanjutan yang tidak hanya berfokus pada bantuan awal, tetapi juga pada penguatan ketkahanan sosial dan ekonomi masyarakat,” ujar Agus Mashud dalam keterangan pers, Senin (22/12/2025).
Sejalan dengan upaya tanggap darurat, Pertamina Foundation juga mendukung pemulihan berkelanjutan melalui berbagai program sosial, antara lain dukungan pendidikan melalui program beasiswa, pemulihan dan penguatan UMKM, serta implementasi program pemberdayaan masyarakat yang dirancang untuk mendorong kemandirian dan keberlanjutan pascabencana.
Sebagai bagian dari upaya memastikan keberlanjutan layanan publik, lanjut Agus, Pertamina Foundation turut menyalurkan bantuan dukungan operasional kepada RSUD Tanjung Pura, yang sebelumnya sempat mengalami penghentian layanan akibat terdampak banjir. Hal itu diharapkan mendukung percepatan pemulihan layanan kesehatan bagi masyarakat Aceh Tamiang dan wilayah sekitarnya.
Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi mengapresiasi dukungan yang diberikan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha memiliki peran strategis dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana serta memastikan keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat. “Kami mengapresiasi dukungan Pertamina Foundation yang tidak hanya bersifat responsif, tetapi juga berorientasi pada pemulihan jangka panjang yang berkelanjutan,” ujarnya.
Selain di Aceh Tamiang, Pertamina Foundation juga berperan aktif dalam mendukung penanganan korban banjir di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan setempat, Pertamina Foundation menyalurkan bantuan kemanusiaan yang mencakup antara lain paket makanan siap saji dan pakaian layak pakai. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar selama masa darurat, sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah dalam penanganan bencana secara terpadu.
Baca Juga: Pertamina Prediksi Konsumsi BBM Naik 3,2% Selama Libur Nataru
Melalui berbagai inisiatif tersebut, Pertamina Foundation menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam pelaksanaan tanggung jawab sosial dan kemanusiaan. Upaya ini, tegas Agus, sejalan dengan komitmen Pertamina Grup untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sosial nasional serta memperkuat ketangguhan masyarakat dalam menghadapi dan bangkit dari situasi bencana. Bantuan kemanusiaan yang disalurkan merupakan hasil kolaborasi dari Pertamina Grup, mulai dari Pertamina Lubricants, Badak LNG, PT Pertamina Training & Consulting, PT Pertamina Bina Medika (IHC), dan Universitas Pertamina.
(nng)
Lihat Juga :