Satgas Nataru Awasi Ketat Kualitas dan Kuantitas BBM

Selasa, 23 Desember 2025 - 22:34 WIB
loading...
Satgas Nataru Awasi...
Satgas Nataru Pertamina Patra Niaga Regional JBB melakukan pengawasan kualitas dan kuantitas BBM di wilayah Kota Depok. FOTO/dok.SindoNews
A A A
DEPOK - Tim Satuan Tugas (Satgas) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) bersama Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin) Kota Depok, UPTD Metrologi Legal, serta Hiswana Migas melakukan pengawasan kualitas dan kuantitas BBM di wilayah Kota Depok.

Pengawasan tersebut dilakukan di 19 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dengan metode uji kualitas dan uji tera guna memastikan BBM yang diterima masyarakat sesuai dengan standar mutu dan takaran. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga perlindungan konsumen selama periode peningkatan mobilitas menjelang libur Nataru.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga JBB Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Jelang Nataru

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB Susanto August Satria mengatakan pengawasan ini rutin dilakukan setiap tahun saat Satgas Nataru. “Pertamina mewajibkan seluruh SPBU melakukan uji tera setiap tahun dan kami juga melaksanakan pengujian berkala sepanjang tahun untuk memastikan kualitas dan takaran BBM sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar dia dalam pernyataannya, Selasa (23/12/2025).



Sementara, Kepala UPTD Metrologi Legal Kota Depok Ahmad Zaki Mubarok menyampaikan bahwa pemeriksaan takaran BBM di SPBU dilakukan secara rutin dan berkala. Dalam pengawasan lapangan pada 18 Desember 2025, ditemukan satu nozzle di SPBU Cimanggis yang melebihi ambang batas toleransi.

Baca Juga: Pertamina Prediksi Konsumsi BBM Naik 3,2% Selama Libur Nataru

Atas temuan tersebut, Disdagin Depok melalui UPTD Metrologi Legal langsung menghentikan sementara operasional nozzle terkait dan meminta SPBU melakukan perbaikan serta kalibrasi. Zaki menjelaskan, ketidaksesuaian tersebut disebabkan faktor teknis berupa usia IC meter yang sudah lama dan perlu diganti, serta dipastikan bukan praktik kecurangan.

Setelah penggantian IC meter dan peneraan ulang dilakukan, hasil pengukuran kembali normal dan SPBU tersebut diperbolehkan beroperasi. Pertamina Patra Niaga Regional JBB menegaskan pengawasan ini merupakan bentuk komitmen transparansi dan perlindungan hak konsumen, serta mengimbau masyarakat melaporkan keluhan melalui Pertamina Contact Center 135.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antisipasi Cuaca Ekstrem,...
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pertamina Perkuat Pengawasan Distribusi Energi dan Aktifkan Satgas Nataru
Bentuk Satgas Nataru,...
Bentuk Satgas Nataru, Analis: Pertamina Menjawab Kebutuhan Masyarakat yang Bepergian
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Penuhi Konsumsi Energi Masyarakat Sepanjang Nataru
Pertamina Jamin Kelancaran...
Pertamina Jamin Kelancaran Distribusi Energi Sepanjang Libur Natal dan Tahun Baru
Jamin Ketersediaan Energi,...
Jamin Ketersediaan Energi, Pertamina Bentuk Satgas Natal dan Tahun Baru 2024
Hadapi Tahun Baru, Pertamina...
Hadapi Tahun Baru, Pertamina Perkuat Pertashop untuk Suplai BBM & LPG di Jalur Sulit
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Siagakan Satgas Nataru di Kepri
Siapkan 258 Kapal Tanker,...
Siapkan 258 Kapal Tanker, PIS Lakukan Pengawasan Ketat Distribusi BBM dan LPG Nataru
Tutup Posko Nataru,...
Tutup Posko Nataru, GM Bandara Sam Ratulangi Manado Apresiasi Semua Pihak
Rekomendasi
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved