Pelemahan Rupiah Masih Lanjut, Hari Ini Jadi Rp16.788 per Dolar AS
Senin, 29 Desember 2025 - 18:16 WIB
loading...
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) ditutup melemah pada akhir perdagangan, Senin (29/12/2025) dengan penurunan 43 poin atau sekitar 0,26%. Foto/Dok BI
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) ditutup melemah pada akhir perdagangan, Senin (29/12/2025) dengan penurunan 43 poin atau sekitar 0,26% ke level Rp16.788 per USD. Pengamat pasar uang , Ibrahim Assuaibi mengatakan, pergerakan rupiah dipengaruhi data ekonomi AS.
"Biro Analisis Ekonomi AS melaporkan ekonomi tumbuh dengan laju tahunan yang kuat sebesar 4,3 persen pada kuartal ketiga, di atas ekspektasi pasar 3,3 persen dan perkiraan sebelumnya 3,8 persen," ujar Ibrahim dalam risetnya.
Baca Juga: Rupiah Babak Belur dalam Sepekan, Sentuh Level Rp16.750 per Dolar AS
Selain itu, Ibrahim menyebut kondisi perdagangan tetap lesu di seluruh wilayah utama saat pasar memasuki liburan Natal. "Untuk perdagangan senin (29/12), mata uang rupiah fluktuatif, namun ditutup melemah direntang Rp16.760 - Rp16.790 per dolar AS," kata Ibrahim.
Adapun menurut Ibrahim pelemahan rupiah ini juga disinyalir karena indeks dolar AS yang terus menanjak. “Indeks dolar sendiri dalam tiga hari kedepan kemungkinan besar naiknya itu 97,579. Kemudian resistennya ada di 98,398,” ungkap Ibrahim.
Data BI
Berdasarkan kondisi perekonomian global dan domestik terkini, Bank Indonesia menyampaikan perkembangan indikator stabilitas nilai Rupiah pada periode 22-24 Desember 2025. Sebelum libur Natal 2025, kurs rupiahditutup pada level (bid) Rp16.765 per dolar AS.
Baca Juga: Kabar Akhir Tahun Mencekam, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.777
Sementara itu Bank Indonesia menekankan bakal terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia.
"Biro Analisis Ekonomi AS melaporkan ekonomi tumbuh dengan laju tahunan yang kuat sebesar 4,3 persen pada kuartal ketiga, di atas ekspektasi pasar 3,3 persen dan perkiraan sebelumnya 3,8 persen," ujar Ibrahim dalam risetnya.
Baca Juga: Rupiah Babak Belur dalam Sepekan, Sentuh Level Rp16.750 per Dolar AS
Selain itu, Ibrahim menyebut kondisi perdagangan tetap lesu di seluruh wilayah utama saat pasar memasuki liburan Natal. "Untuk perdagangan senin (29/12), mata uang rupiah fluktuatif, namun ditutup melemah direntang Rp16.760 - Rp16.790 per dolar AS," kata Ibrahim.
Adapun menurut Ibrahim pelemahan rupiah ini juga disinyalir karena indeks dolar AS yang terus menanjak. “Indeks dolar sendiri dalam tiga hari kedepan kemungkinan besar naiknya itu 97,579. Kemudian resistennya ada di 98,398,” ungkap Ibrahim.
Data BI
Berdasarkan kondisi perekonomian global dan domestik terkini, Bank Indonesia menyampaikan perkembangan indikator stabilitas nilai Rupiah pada periode 22-24 Desember 2025. Sebelum libur Natal 2025, kurs rupiahditutup pada level (bid) Rp16.765 per dolar AS.
Baca Juga: Kabar Akhir Tahun Mencekam, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.777
Sementara itu Bank Indonesia menekankan bakal terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia.
(akr)
Lihat Juga :