2 Maskapai Baru Siap Mengudara di Indonesia, Salah Satunya Layani Jemaah Haji dan Umrah

Sabtu, 03 Januari 2026 - 17:36 WIB
loading...
2 Maskapai Baru Siap...
Indonesia akan kedatangan dua maskapai baru dari asing di tahun 2026, dimana bisnis kedua maskapai itu saling berbeda.Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Indonesia akan kedatangan dua maskapai baru dari asing di tahun 2026. Bisnis kedua maskapai itu saling berbeda, ada yang hanya melayani penerbangan haji dan umrah , maupun penerbangan internasional berjadwal.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyambut baik investasi di bisnis penerbangan. Sebab saat ini Indonesia masih kekurangan armada pesawat untuk mengakomodir permintaan yang terus tumbuh. Mengingat pasca covid 19, hampir setengah dari armada pesawat di Indonesia belum kembali beroperasi.

Baca Juga: Maskapai Baru Mukhtara Air Sambut Pesawat Pertama Airbus A320 di Bandara Halim

"Investasi penerbangan sangat terbuka, karena kita masih butuh banyak. Siapa saja yang mau buka silahkan saja," ujar Menhub saat ditemui usai acara Pengangkatan Lulusan Pola Pembibitan ASN Kementerian Perhubungan di Tangerang, Rabu (3/12/2025).

Berikut dua maskapai baru yang siap mengudara di langit Indonesia tahun 2026:

1. Mukhtara Air

Maskapai ini merupakan bagian dari perusahaan Manazil Al Mukhtara Company Holding yang bermarkas di Madinah, Arab Saudi ini. Perusahaan ini diketahui memang spesifik bergerak di bisnis layanan hotel, haji, dan umrah.

Maskapai baru ini rencananya akan beroperasi pada Januari 2026. Fokus layanan utamanya mengakomodir kebutuhan jamaah umroh dan haji di Indonesia. Rencananya, maskapai ini bakal menggunakan jenis pesawat Airbus A330 dan Boeing 777 untuk tahap awal.



Menhub menjelaskan, Mukhtara Air saat ini telah mengajukan Air Operator Certificate (AOC) sekaligus izin rute operasional. Adapun rute yang diajukan Mukhtara Air saat ini adalah Bandara Jakarta - Madinah, Jakarta - Jeddah, Surabaya - Madinah, dan Surabaya - Jeddah.

"Belum tahu seminggu mereka akan terbang berapa kali. Itu masuknya pesawat regular, bukan carter. Ini pakai pesawat wide body, agar bisa terbang jauh," lanjut Menhub.

2. Borneo Air

Sebelumnya Otorita IKN menerima kunjungan kenegaraan dari Menteri Pengangkutan Sarawak, YB Dato Sri Lee Kim Shin, di Kantor Otorita IKN. Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk menggali potensi kerja sama dan investasi lintas sektor, mulai dari transportasi, pendidikan, kesehatan, hingga kebudayaan.

Pada sektor transportasi, Kerajaan Sarawak bersiap meluncurkan maskapai baru Air Borneo pada Januari mendatang. Maskapai ini akan menghubungkan Sarawak dengan sejumlah kota di Pulau Borneo, termasuk membuka jalur langsung menuju Nusantara.

Menteri Pengangkutan Sarawak, YB Dato Sri Lee Kim Shin mengatakan pembukaan rute penerbangan langsung ke IKN ini sejalan dengan rencana untuk segera mengoperasikan Bandar Udara Internasional Nusantara di IKN sebagai bandara komersial.

Baca Juga: Mengenal Maskapai Baru BBN Airlines, Siapa Pemiliknya hingga Rute Penerbangan

"Kita dalam pulau yang sama di Borneo. Kami sangat tertarik dengan pembangunan Nusantara, ini adalah masa depan. Sesama di Borneo, kami bangga nantinya seluruh dunia akan datang ke Nusantara," ujarnya dalam pernyataan tertulis (11/12).

Ditemui secara terpisah, Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Achmad Setiyo Prabowo mengatakan, saat ini pihaknya telah menerima pengajuan investasi dari perusahaan maskapai tersebut. Namun pihaknya masih menunggu legal formal dari kepastian untuk membuka rute internasional ke Indonesia itu.

"Kalau penjajakan memang iya, tapi kalau sampai saat ini memang belum ada yang formal, atau belum ada legal formalnya, baru diskusi-diskusi saja," ujarnya saat ditemui usai acara Media Gathering Angkasa Pura.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Harga Avtur Domestik...
Harga Avtur Domestik Turun hingga 10 Persen Mulai 1 Juni 2026, Kabar Baik buat Industri Penerbangan
Kepulangan Haji Capai...
Kepulangan Haji Capai 55 Persen, Kemenhaj Puji Kedisiplinan Jemaah Haji Indonesia
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Rekomendasi
Lesti Kejora Dukung...
Lesti Kejora Dukung Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Perselingkuhan
Warga Tangsel Resah...
Warga Tangsel Resah Dipungut Biaya Pemakaman hingga Jutaan Rupiah
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
Berita Terkini
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025, Senin 15 Desember: Indonesia Nyaman di Posisi 2
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved