Stok Beras di Awal 2026 Sentuh 12,5 Juta Ton, Bapanas: Kita Patut Bersyukur

Senin, 05 Januari 2026 - 11:21 WIB
loading...
Stok Beras di Awal 2026...
Total stok beras di awal tahun 2026 saat ini mencapai sekitar 12,5 juta ton dan dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat stok beras nasional berada pada level sangat tinggi di awal tahun 2026. Total stok beras saat ini mencapai sekitar 12,5 juta ton dan dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat.

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menjelaskan tingginya stok beras tersebut dipengaruhi oleh carry over stok tahun 2025 yang melimpah. Kondisi ini menjadi modal kuat dalam menjaga ketahanan pangan nasional sepanjang 2026.

Baca Juga: Surplus Beras 3,7 Juta Ton, Mentan Amran Janji SPHP Membanjiri Pasar

"Tentu kita patut bersyukur dengan kondisi stok beras secara nasional untuk awal tahun 2026, sangat tinggi dan sangat aman. Ini berkat kerja keras para petani dan dukungan Kementerian Pertanian beserta stakeholder lainnya," kata Ketut, Senin (5/1/2026).



Dari total stok 12,5 juta ton tersebut, sebanyak 3,248 juta ton merupakan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog. Sementara sisanya tersebar di tingkat rumah tangga produsen dan konsumen, penggilingan padi, pedagang, hingga sektor horeka (hotel, restoran, dan katering).

Ketut mengungkapkan, stok beras awal 2026 mengalami lonjakan signifikan dalam dua tahun terakhir. Dibandingkan stok awal 2024 yang hanya 4,134 juta ton, terjadi peningkatan hingga 203,05%. Sementara dibandingkan stok awal 2025 sebesar 8,402 juta ton, kenaikannya mencapai 49,12%.

"Pemerintah optimistis ketersediaan beras ini sangat kuat. Indonesia telah mencapai swasembada beras," lanjutnya.

Baca Juga: Mentan Amran Minta Masyarakat Indonesia Bersyukur, Sebut RI Lebih Baik dari Jepang

Keputusan tidak adanya impor beras umum maupun beras bahan baku industri ditetapkan dalam Neraca Komoditas Tahun 2026 yang dibahas di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Pangan. Dalam forum tersebut, dipastikan tidak ada penetapan kuota impor beras umum.

Selain itu, pemerintah juga meniadakan impor beras bahan baku industri pada 2026. Kebijakan ini diharapkan mendorong pelaku usaha dalam negeri untuk lebih mengoptimalkan bahan baku lokal, seperti beras pecah dan beras ketan pecah, guna mendukung industri nasional.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cadangan Beras RI Sentuh...
Cadangan Beras RI Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Capai 5,37 Juta Ton
Cadangan Beras Hampir...
Cadangan Beras Hampir Tembus 5 Juta Ton, Bukti Nyata Perkuat Ketahanan Pangan
Cadangan Beras Pemerintah...
Cadangan Beras Pemerintah Menuju 5 Juta Ton, Mentan Amran: Aman 11 Bulan ke Depan
Stok Beras Indonesia...
Stok Beras Indonesia Nyaris 5 Juta Ton, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
Mentan Pamer Stok Beras...
Mentan Pamer Stok Beras RI 4,6 Juta Ton di Depan DPR: Ini Tertinggi Sepanjang Sejarah
Stok Beras Indonesia...
Stok Beras Indonesia Cetak Rekor Tembus 4,3 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Presiden Prabowo: Indonesia...
Presiden Prabowo: Indonesia Kini Dihormati Dunia karena Berhasil Swasembada Pangan
Sejarah Baru! Cadangan...
Sejarah Baru! Cadangan Beras Indonesia Tembus 5 Juta Ton
Di Komisi IV DPR, Mentan:...
Di Komisi IV DPR, Mentan: Stok Beras Capai 4,6 Juta Ton, Cukup 11 Bulan ke Depan
Rekomendasi
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
Surat Al Waqiah, Amalan...
Surat Al Waqiah, Amalan Istimewa bagi Muslimah untuk Memohon Rezeki dan Keberkahan Hidup
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Berita Terkini
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved