Volume Ekspor 2 Komoditas Unggulan RI Turun Tajam, Berikut Data BPS

Senin, 05 Januari 2026 - 15:00 WIB
loading...
Volume Ekspor 2 Komoditas...
Dua komoditas utama nasional, yakni minyak kelapa sawit dan batu bara, tercatat mengalami penurunan volume jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) menjelaskan data terbaru mengenai performa ekspor komoditas unggulan Indonesia untuk periode November 2025. Dua komoditas utama nasional, yakni minyak kelapa sawit dan batu bara, tercatat mengalami penurunan volume pengiriman ke luar negeri jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (year-on-year).

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini merinci bahwa penurunan paling tajam terjadi pada komoditas sawit. "Jadi volume ekspor untuk sawit pada bulan November 2025 adalah sebesar 1,36 juta ton dengan perubahan secara year on year-nya itu turun sebesar 28,86 persen," papar Pudji dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (5/1/2026).

"Kemudian untuk volume ekspor batu bara pada bulan November 2025 adalah sebesar 34,17 juta ton dengan perubahan secara YOY turun sebesar 2,72 persen," imbuhnya.

Baca Juga: 67 Bulan Berturut-turut, Neraca Dagang RI Surplus USD2,66 Miliar per November 2025

Meskipun volume dua komoditas utama tersebut menyusut pada bulan November, secara keseluruhan nilai ekspor kumulatif Indonesia sepanjang tahun 2025 masih menunjukkan tren pertumbuhan positif. Untuk total nilai ekspor mencapai USD256,56 miliar, tumbuh 5,61% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Ekspor non migas mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 7,07% dengan nilai mencapai USD244,75 miliar. Sedangkan ekspor migas mengalami tekanan dengan nilai USD11,81 miliar, atau terkoreksi 17,64%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
Neraca Dagang RI Defisit...
Neraca Dagang RI Defisit USD1,61 Miliar, Pertama Kali sejak 2020
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Rekomendasi
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Menhut Tegaskan Amplop...
Menhut Tegaskan Amplop Bupati Kuansing Dikembalikan dan Tak Ada Pelepasan Hutan
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Berita Terkini
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
Kantongi Restu OJK,...
Kantongi Restu OJK, Dua Pemegang Saham Utama CASH Siap Kawal Rights Issue Rp237,2 Miliar
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
Aplikasi Strava Kena...
Aplikasi Strava Kena Pajak 11%, DJP: Hanya Untuk yang Berlangganan
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Senin 2 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved