Pertamina-Elnusa Bangun Sumur Air Bersih bagi Warga Terdampak Bencana Sumatera
Jum'at, 09 Januari 2026 - 18:53 WIB
loading...
PT Pertamina (Persero) bersama PT Elnusa Tbk dan Yayasan Baitul Hikmah (YBH) berkolaborasi membangun sumur air pompa di wilayah terdampak bencana. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Menjawab kebutuhan air bersih bagi warga pascabencana banjir dan longsor di wilayah Sumatera, PT Pertamina (Persero) bersama PT Elnusa Tbk dan Yayasan Baitul Hikmah (YBH) berkolaborasi membangun sumur air pompa di wilayah terdampak bencana, khususnya di Aceh Tamiang.
Kolaborasi ini diwujudkan melalui penyerahan 7 unit alat bor sumur air jacro serta donasi yang dihimpun dari Pekerja Elnusa Group, yang akan dimanfaatkan untuk pembangunan sumur air bersih di titik-titik strategis dengan aktivitas masyarakat yang tinggi. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada bantuan darurat, tetapi juga dirancang sebagai bagian dari upaya pemulihan yang terukur, akuntabel, dan berkelanjutan.
Vice President CSR & SMEPP Pertamina Rudi Arfianto menjelaskan bahwa pengalaman Pertamina dalam penanganan berbagai bencana menunjukkan bahwa kebutuhan air bersih merupakan salah satu kebutuhan paling vital selain logistik dan energi.
"Dari berbagai pengalaman Pertamina dalam mendukung pemulihan bencana di Indonesia, kebutuhan air bersih selalu menjadi kebutuhan utama. Karena itu, kolaborasi ini kami lakukan untuk memastikan masyarakat dapat segera memperoleh akses air bersih yang layak," ujar Rudi dalam acara Penyerahan Alat Bor Sumur Air & Donasi Elnusa Peduli Bencana Alam Banjir Longsor di Graha Elnusa, Kamis (8/1/2026).
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Perkuat Sinergi Pemulihan Aceh, Pastikan Pasokan BBM Tetap Andal
Direktur Operasi PT Elnusa Tbk, Andri Haribowo menyampaikan, kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama dalam menghadirkan solusi berbasis kapabilitas perusahaan. Untuk itu, Pertamina bersama Elnusa dan Yayasan Baitul Hikmah menginisiasi pembangunan sumur air pompa sebagai solusi yang cepat, tepat, dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak bencana.
Penyerahan bantuan 7 unit alat bor sumur air jacro ini, merupakan bagian dari rencana pembangunan sumur bor di terdampak bencana, terutama Aceh Tamiang dan Pidie Jaya. Pertamina telah mengebor 5 sumur di Aceh Tamiang. Dua titik yang berlokasi di Kecamatan Bendahara, yakni Musholla Babul Jannah, Teluk Halban, dan Desa Teluk Kepayang. Satu titik di Kecamatan Rantau yakni Masjid Istikomah, Desa Alur Cucur, serta 2 titik di Hunian Sementara, Kecamatan Karang Baru.
Sebelumnya, Pertamina juga telah melakukan reaktivasi 19 sumur yang tersebar di Kabupaten Aceh Tamiang. Selain itu, Pertamina terus aktif mengirimkan mobil air bersih sebanyak 15 truk per hari, dan hingga 8 Januari 2026 telah tersalur air bersih ke Aceh Tamiang sebanyak 2.165.000 liter.
Baca Juga: Puluhan Alat Berat Dikerahkan, Pemulihan Akses Jalan dan Jembatan di Sumatera Dikebut
Di tengah tantangan bencana, kata Rudi, setiap sumur air bersih yang dibangun menjadi simbol keberlanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan. "Air bersih bukan hanya kebutuhan masa tanggap darurat, tetapi juga kebutuhan jangka panjang masyarakat pascabencana. Karena itu, Pertamina berkomitmen menyediakan fasilitas air bersih di puluhan titik yang tersebar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat," tutupnya
Kolaborasi ini diwujudkan melalui penyerahan 7 unit alat bor sumur air jacro serta donasi yang dihimpun dari Pekerja Elnusa Group, yang akan dimanfaatkan untuk pembangunan sumur air bersih di titik-titik strategis dengan aktivitas masyarakat yang tinggi. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada bantuan darurat, tetapi juga dirancang sebagai bagian dari upaya pemulihan yang terukur, akuntabel, dan berkelanjutan.
Vice President CSR & SMEPP Pertamina Rudi Arfianto menjelaskan bahwa pengalaman Pertamina dalam penanganan berbagai bencana menunjukkan bahwa kebutuhan air bersih merupakan salah satu kebutuhan paling vital selain logistik dan energi.
"Dari berbagai pengalaman Pertamina dalam mendukung pemulihan bencana di Indonesia, kebutuhan air bersih selalu menjadi kebutuhan utama. Karena itu, kolaborasi ini kami lakukan untuk memastikan masyarakat dapat segera memperoleh akses air bersih yang layak," ujar Rudi dalam acara Penyerahan Alat Bor Sumur Air & Donasi Elnusa Peduli Bencana Alam Banjir Longsor di Graha Elnusa, Kamis (8/1/2026).
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Perkuat Sinergi Pemulihan Aceh, Pastikan Pasokan BBM Tetap Andal
Direktur Operasi PT Elnusa Tbk, Andri Haribowo menyampaikan, kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama dalam menghadirkan solusi berbasis kapabilitas perusahaan. Untuk itu, Pertamina bersama Elnusa dan Yayasan Baitul Hikmah menginisiasi pembangunan sumur air pompa sebagai solusi yang cepat, tepat, dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak bencana.
Penyerahan bantuan 7 unit alat bor sumur air jacro ini, merupakan bagian dari rencana pembangunan sumur bor di terdampak bencana, terutama Aceh Tamiang dan Pidie Jaya. Pertamina telah mengebor 5 sumur di Aceh Tamiang. Dua titik yang berlokasi di Kecamatan Bendahara, yakni Musholla Babul Jannah, Teluk Halban, dan Desa Teluk Kepayang. Satu titik di Kecamatan Rantau yakni Masjid Istikomah, Desa Alur Cucur, serta 2 titik di Hunian Sementara, Kecamatan Karang Baru.
Sebelumnya, Pertamina juga telah melakukan reaktivasi 19 sumur yang tersebar di Kabupaten Aceh Tamiang. Selain itu, Pertamina terus aktif mengirimkan mobil air bersih sebanyak 15 truk per hari, dan hingga 8 Januari 2026 telah tersalur air bersih ke Aceh Tamiang sebanyak 2.165.000 liter.
Baca Juga: Puluhan Alat Berat Dikerahkan, Pemulihan Akses Jalan dan Jembatan di Sumatera Dikebut
Di tengah tantangan bencana, kata Rudi, setiap sumur air bersih yang dibangun menjadi simbol keberlanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan. "Air bersih bukan hanya kebutuhan masa tanggap darurat, tetapi juga kebutuhan jangka panjang masyarakat pascabencana. Karena itu, Pertamina berkomitmen menyediakan fasilitas air bersih di puluhan titik yang tersebar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat," tutupnya
(nng)
Lihat Juga :