Fantastis, Penyaluran KUR Pertanian di 2026 Bakal Menyentuh Angka Rp300 Triliun
Selasa, 13 Januari 2026 - 15:35 WIB
loading...
Pemerintah akan kembali menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian di tahun 2026 ini, disebutkan angkanya menyentuh Rp300 triliun. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkap bahwa Pemerintah akan kembali menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian di tahun 2026 ini. Tak tanggung-tanggung disebutkan angkanya menyentuh Rp300 triliun.
"Pemerintah terus mendorong dalam bentuk pembiayaan, yaitu KUR untuk Pertanian. Tahun kemarin kita salurkan Rp102 triliun dan tahun ini kita punya platform Rp300. Sebetulnya untuk pertanian pun platformnya bisa kita naikkan," kata Menko Airlangga di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Airlangga Hartarto menegaskan pentingnya kemandirian pangan nasional di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global. Menurutnya, ketahanan dan keamanan pangan menjadi faktor krusial bagi sebuah negara untuk menjaga eksistensinya.
Baca Juga: BRI Salurkan KUR Rp83,38 triliun, Pertanian Jadi Motor Utama
Lebih lanjut Menko juga mengatakan Indonesia harus memiliki daya tahan dalam berbagai situasi krisis. Ia menyebut pengalaman saat pandemi COVID-19 pada 2022 menjadi pelajaran berharga bagi Indonesia, di mana kala itu, sejumlah negara menerapkan embargo ekspor pangan demi melindungi kebutuhan domestik masing-masing.
"Pemerintah terus mendorong dalam bentuk pembiayaan, yaitu KUR untuk Pertanian. Tahun kemarin kita salurkan Rp102 triliun dan tahun ini kita punya platform Rp300. Sebetulnya untuk pertanian pun platformnya bisa kita naikkan," kata Menko Airlangga di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Airlangga Hartarto menegaskan pentingnya kemandirian pangan nasional di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global. Menurutnya, ketahanan dan keamanan pangan menjadi faktor krusial bagi sebuah negara untuk menjaga eksistensinya.
Baca Juga: BRI Salurkan KUR Rp83,38 triliun, Pertanian Jadi Motor Utama
Lebih lanjut Menko juga mengatakan Indonesia harus memiliki daya tahan dalam berbagai situasi krisis. Ia menyebut pengalaman saat pandemi COVID-19 pada 2022 menjadi pelajaran berharga bagi Indonesia, di mana kala itu, sejumlah negara menerapkan embargo ekspor pangan demi melindungi kebutuhan domestik masing-masing.
Lihat Juga :