PGE Resmi Eksekusi Proyek PLTP Lumut Balai Unit 3 Kapasitas 55 MW
Rabu, 14 Januari 2026 - 11:21 WIB
loading...
A
A
A
Inisiatif ini merupakan kelanjutan dari proyek PLTP Lumut Balai Unit 2 berkapasitas 55 MW yang telah beroperasi sejak bulan Juni 2025 lalu. Capaian tersebut memperkuat langkah PGE dalam mendekati target kapasitas terpasang yang dikelola secara mandiri sebesar 1 GW dalam 2-3 tahun ke depan dan 1,8 GW pada 2033. Seiring dengan arah pengembangan tersebut, ujar dia, PGE telah mengidentifikasi potensi panas bumi hingga 3 GW dari 10 WKP yang dikelola secara mandiri sebagai fondasi pengembangan jangka panjang.
Baca Juga: PGE Area Ulubelu Jadi Model Pengelolaan Panas Bumi Berbasis WEF Nexus
Selain berkontribusi terhadap pasokan listrik, industri panas bumi juga memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Sepanjang 2010-2024, sektor ini mencatatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sekitar Rp21,43 triliun, sekaligus memberikan manfaat langsung bagi daerah penghasil melalui Dana Bagi Hasil (DBH) yang mencapai Rp10,82 triliun pada periode 2019-2024.
Kontribusi ini, tegas Ahmad, tidak hanya meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui efek berganda. Saat ini, PGE mengelola kapasitas terpasang sebesar 727 MW yang tersebar di 6 wilayah operasi, serta tengah mengembangkan sejumlah proyek strategis lainnya, antara lain PLTP Hululais Unit 1 dan 2 berkapasitas 110 MW, serta beberapa proyek co-generation bekerja sama dengan PLN Indonesia Power dengan total kapasitas mencapai 230 MW
Baca Juga: PGE Area Ulubelu Jadi Model Pengelolaan Panas Bumi Berbasis WEF Nexus
Selain berkontribusi terhadap pasokan listrik, industri panas bumi juga memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Sepanjang 2010-2024, sektor ini mencatatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sekitar Rp21,43 triliun, sekaligus memberikan manfaat langsung bagi daerah penghasil melalui Dana Bagi Hasil (DBH) yang mencapai Rp10,82 triliun pada periode 2019-2024.
Kontribusi ini, tegas Ahmad, tidak hanya meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui efek berganda. Saat ini, PGE mengelola kapasitas terpasang sebesar 727 MW yang tersebar di 6 wilayah operasi, serta tengah mengembangkan sejumlah proyek strategis lainnya, antara lain PLTP Hululais Unit 1 dan 2 berkapasitas 110 MW, serta beberapa proyek co-generation bekerja sama dengan PLN Indonesia Power dengan total kapasitas mencapai 230 MW
(nng)
Lihat Juga :