Tensi Geopolitik Memanas, Harga Emas Diprediksi Tembus Rp2,8 Juta Pekan Depan

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:17 WIB
loading...
Tensi Geopolitik Memanas,...
Harga emas dunia dan logam mulia domestik diprediksi akan mengalami lonjakan signifikan pada pekan depan. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Harga emas dunia dan logam mulia domestik diprediksi akan mengalami lonjakan signifikan pada pekan depan. Ketegangan geopolitik yang meluas serta memanasnya perang dagang global menjadi motor utama yang mendorong investor memburu aset aman (safe haven).

Pengamat pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi memproyeksikan harga emas dunia yang ditutup pada level USD 4.595 memiliki ruang penguatan yang lebar menuju rekor baru. Sejalan dengan itu, harga logam mulia di dalam negeri diperkirakan bakal mengekor kenaikan tersebut.

"Resistance kedua kemungkinan besar akan mengalami penguatan untuk harga emas dunia di 4.706, dolar per troy ounce. Logam mulia nya di Rp2.820.000. Ya ingat ada kemungkinan besar harga logam mulia itu di Rp2.820.000," ujar Ibrahim Assuaibi dalam analisisnya, Minggu (18/1/2026).

Baca Juga: Harga Emas Antam Terus Meroket, Cetak Rekor Baru Lagi Hari Ini

Ibrahim menggarisbawahi lima faktor utama yang akan menggerakkan pasar emas pekan depan. Penerapan bea masuk dumping Uni Eropa terhadap alumina China dan ancaman tarif 20 persen oleh AS terhadap Eropa terkait isu Greenland memicu ketidakpastian pasar.

Situasi Iran yang siaga perang serta serangan balasan Ukraina ke wilayah Rusia meningkatkan risiko global. Hadirnya kapal induk AS Abraham Lincoln di Timur Tengah menambah panas atmosfer geopolitik.



Bank sentral di berbagai kawasan, mulai dari China, India, hingga ASEAN, berlomba melakukan pembelian logam mulia secara masif sebagai cadangan di tengah kondisi "gawat". Pemanggilan Jerome Powell oleh otoritas hukum AS dan spekulasi penurunan suku bunga menjelang masa pensiunnya terus membayangi pergerakan dolar.

Nilai tukar rupiah yang terus tertekan membuat harga beli logam mulia di pasar domestik menjadi lebih mahal. Meskipun tren utama cenderung menguat, Ibrahim tetap memetakan area support sebagai langkah mitigasi jika terjadi koreksi teknis.

Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Lagi Rp13.000, Semakin Dekat Rp2,7 Juta Hari Ini

Untuk emas dunia, support pertama berada di level USD 4.553 dan kedua di USD 4.489. Sementara untuk logam mulia domestik, support berada di rentang Rp2.638.000 hingga Rp2.560.000 per gram. Di sisi lain, jika penguatan berlanjut, target resisten pertama untuk logam mulia berada di level Rp2.700.000 sebelum mengejar target puncak di Rp2.820.000.

Berdasarkan data terbaru, harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Sabtu (17/1) terpantau turun Rp6.000 ke level Rp2.663.000 per gram. Sementara itu, harga beli kembali (buyback) oleh emiten berkode ANTM ini berada di posisi Rp2.510.000 per gram pada Minggu (18/1). Pelemahan tipis di akhir pekan ini dinilai Ibrahim sebagai momentum konsolidasi sebelum harga kembali melesat akibat dorongan sentimen eksternal yang begitu kuat di pekan mendatang.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Permudah Akses, BM Emas...
Permudah Akses, BM Emas Perkuat Layanan Jual Beli Perhiasan Online di Madura
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp25.000, Sentuh Rp2,805 Juta per Gram
Kasus Bea Cukai, KPK...
Kasus Bea Cukai, KPK Sita Uang Rp2 M dan Logam Mulia setelah Geledah SDB di Medan
Rekomendasi
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
Ghana Lolos ke 32 Besar,...
Ghana Lolos ke 32 Besar, Skotlandia Tersingkir dan Steve Clarke Mundur
Berita Terkini
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved