BCA Life dan BCA Hadirkan Heritage+ untuk Perencanaan Warisan Keluarga

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:29 WIB
loading...
BCA Life dan BCA Hadirkan...
BCA Life berkolaborasi dengan BCA menghadirkan Heritage Platinum Protection (Heritage+). FOTO/Isra Triansyah
A A A
JAKARTA - PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) bersama PT Bank Central Asia Tbk (BCA) resmi meluncurkan produk asuransi jiwa tradisional seumur hidup Heritage Platinum Protection (Heritage+). Produk ini dirancang untuk membantu keluarga Indonesia mempersiapkan perlindungan finansial jangka panjang sekaligus perencanaan warisan lintas generasi.

Peluncuran Heritage+ dilakukan oleh BCA Life dan BCA, serta dihadiri oleh Direktur BCA Haryanto T. Budiman, Presiden Direktur BCA Life Eva Agrayani, EVP Wealth Management BCA Indrawan B, Direktur BCA Life Gunawan Prayogo, serta jajaran manajemen BCA dan BCA Life.

Heritage+ merupakan produk asuransi jiwa seumur hidup yang memberikan perlindungan hingga Tertanggung berusia 99 tahun, sekaligus menawarkan peningkatan Uang Pertanggungan (UP) sebagai dana warisan bagi keluarga. Produk ini hadir sebagai respons atas rendahnya kesadaran perencanaan warisan di Indonesia.

Baca Juga: Bakti BCA Raih 4 Penghargaan dari OJK, Bukti Konsistensi Edukasi Literasi Keuangan

Berdasarkan data Komnas HAM dan Mahkamah Agung (2023), sebanyak 87 persen kasus waris berujung konflik dan sengketa akibat persoalan distribusi harta, tingginya biaya administrasi peralihan aset, serta minimnya dana likuid.

Kondisi tersebut kerap memaksa keluarga menjual aset warisan atau menghadapi tekanan finansial yang memicu konflik internal. Presiden Direktur BCA Life Eva Agrayani mengatakan, Heritage+ dihadirkan untuk memberikan ketenangan dan kepastian finansial lintas generasi.

"Heritage+ tidak hanya memberikan perlindungan jiwa, tetapi juga membantu keluarga menyiapkan dana warisan yang terencana, sehingga keluarga lebih siap menghadapi berbagai risiko keuangan," ujar Eva dalam keterangan tertulis, Selasa (20/1/2026).

Heritage+ menawarkan berbagai manfaat, di antaranya, manfaat meninggal dunia hingga 200 persen uang pertanggungan. Manfaat tambahan meninggal dunia akibat kecelakaan sebesar 100 persen UP hingga usia 80 tahun.

Lalu, manfaat terminal illness sebesar 20 persen UP (maksimal Rp3 miliar per polis). Lalu, manfaat hidup (khusus Plan Secure) berupa pengembalian 50 persen total premi pada usia 60 tahun atau tahun polis ke-15. Kemudian, manfaat pemeriksaan kesehatan hingga 10 persen premi tahunan maksimal Rp 2 juta. Serta, manfaat akhir masa pertanggungan hingga 200 persen UP.

Baca Juga: Bakti BCA dan BCA Syariah Salurkan Bantuan Korban Banjir di Aceh Tamiang

Produk ini memiliki premi tetap dengan pilihan masa pembayaran fleksibel mulai dari sekaligus, 2, 5, 10, hingga 15 tahun. Uang Pertanggungan minimum Rp 500 juta hingga maksimal Rp 300 miliar atau USD 35.000 sesuai ketentuan underwriting.



Direktur BCA Haryanto T. Budiman menegaskan pentingnya perencanaan warisan sebagai bagian dari pengelolaan keuangan keluarga. "Melalui Heritage+ dari BCA Life, kami menghadirkan solusi mudah bagi nasabah BCA untuk memperoleh kepastian proteksi serta perencanaan keuangan jangka panjang," ujarnya.

Dalam sesi talkshow peluncuran, praktisi hukum Rebecca Fajar menambahkan bahwa perencanaan waris bukan sekadar membagi kekayaan, tetapi memastikan kepastian hukum dan ketersediaan aset likuid. "Uang Pertanggungan dari asuransi dapat menjadi solusi agar keluarga tidak perlu menjual aset warisan hanya untuk menutup biaya administrasi dan pajak," katanya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketidakpastian Ekonomi...
Ketidakpastian Ekonomi Dorong Pentingnya Proteksi Keuangan
Fintech Makin Dekat...
Fintech Makin Dekat dengan Gen Z, OVO Dorong Mahasiswa Lebih Cerdas Kelola Keuangan
Jadikan Bali Pusat Keuangan...
Jadikan Bali Pusat Keuangan Internasional, Purbaya Tawarkan Pajak 0 Persen
Setlary Indonesia-IFT...
Setlary Indonesia-IFT Group Kerja Sama Tingkatkan Literasi dan Pengelolaan Keuangan
Dilantik jadi Wamenkeu,...
Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo
Resmi Dilantik Jadi...
Resmi Dilantik Jadi Wamenkeu, Airlangga Harap Juda Agung Perkuat Sinkronisasi Fiskal-Moneter
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
Tujuh Langkah Memperbaiki...
Tujuh Langkah Memperbaiki Keuangan Pesantren
5 Tips Menabung untuk...
5 Tips Menabung untuk Pernikahan agar Hemat dan Finansial Tetap Sehat
Rekomendasi
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved