Pinjol Jadi Favorit Warga RI, Pendanaan Tembus Rp92,92 Triliun

Jum'at, 23 Januari 2026 - 19:00 WIB
loading...
Pinjol Jadi Favorit...
Pendanaan pinjaman online atau pinjol tembus Rp92,92 triliun per Oktober 2025. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Proyeksi bisnis fintech pada 2026 diyakini dalam tren positif, menyusul tren data kredit dari sektor perbankan yang terkoreksi negatif. Terlebih penyaluran kredit terhadap sektor UMKM. Berdasarkan data OJK, outstanding pendanaan pinjaman online atau pinjol tembus Rp92,92 triliun per Oktober 2025 atau tumbuh 24 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Ekonom Center of Economics and Law Studies (Celios) Nailul Huda mengatakan ada credit gap antara penyaluran pinjaman perbankan dan pindar. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya, apalagi setelah kebijakan Menteri Keuangan Purbaya Sadewa soal dana Rp200 triliun bagi perbankan.

"Jadi ini cukup menarik kalau melihat data bahwa kredit kita minus sampai 0,65 persen, pertumbuhannya minus, tapi satu sisi permintaan untuk kredit UMKM yang non-KUR meningkat. Ini jadi ada anomali apakah UMKM ini memang rendah (kredit) atau switching (ke pindar)," kata Huda dalam sebuah diskusi di Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).

Baca Juga: Video Menkeu Purbaya Resmikan Pinjol Dipastikan Hoaks

Huda menjabarkan data soal perubahan perilaku masyarakat dalam memperoleh pinjaman. Cara-cara konvensional pinjaman di lingkar masyarakat mulai bergeser ke ceruk digital, baik masyarakat pedesaan maupun perkotaan.



"Ternyata sekarang digital enabled account-nya 36,16% meskipun yang di urban lebih tinggi, karena ada faktor digitalisasi yang lebih cepat dan sebagainya. Tapi kalau kita lihat di rural, mereka menggunakan akun untuk meminjam itu ternyata 36,16% dari penduduk dewasa. Lebih tinggi sekarang dibandingkan dengan pinjam dari keluarga," ungkapnya.

Baca Juga: 146,5 Juta Orang Indonesia Pakai Pinjol per Januari 2025

Bicara soal pembiayaan melalui pindar, Huda bilang segmentasi debitur menyasar pelaku ekonomi mikro. Persentase kenaikan pindar di level masyarakat disinyalir juga menyasar pelaku UMKM dan melibatkan lender non perbankan.

"Salah satu faktornya tadi ada credit gap. Jadi permintaannya (pindar) tetap tinggi dan sisi lain perbankan itu tidak bisa catch up karena berbagai faktor termasuk administrasi," ujar Huda.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Kolaborasi Perbankan...
Kolaborasi Perbankan dan Pinjol Didorong Tutup Kesenjangan Akses Kredit
Pendanaan Bank ke Pinjol...
Pendanaan Bank ke Pinjol Tembus Rp60 Triliun, Ekonom Sebut Imbal Hasil Lebih Menarik
KlikCair Hadirkan KlikNano,...
KlikCair Hadirkan KlikNano, Tawarkan Kemudahan di Tengah Kebutuhan Mendesak
Video Menkeu Purbaya...
Video Menkeu Purbaya Resmikan Pinjol Dipastikan Hoaks
SPinjam Luncurkan Kampanye...
SPinjam Luncurkan Kampanye JELAS TANPA JEBAKAN, Ajak Pengguna Pilih Pinjaman Daring Bunga Rendah dan Transparan
DPR Desak Negara Tindak...
DPR Desak Negara Tindak Keras Tanpa Kompromi Judi Online dan Teror Pinjol
Jangan Sampai Salah!...
Jangan Sampai Salah! Ini Hukum Kurban Pakai Pinjol dan Paylater!
Kala Nelayan Perempuan...
Kala Nelayan Perempuan di Sumba Go Digital, Buktikan Perempuan Bisa Berdaya 
Rekomendasi
Perjuangkan Hak Daerah,...
Perjuangkan Hak Daerah, Komisi XI DPR Upayakan TKD Tak Berkurang
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
ITS Tembus Peringkat...
ITS Tembus Peringkat 101-200 Besar Dunia di THE Impact Rankings 2026
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved