Tekan Emisi, LPCK Perkuat Komitmen Keberlanjutan Kawasan Industri
Senin, 26 Januari 2026 - 13:44 WIB
loading...
PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong efisiensi energi dan pengendalian emisi di kawasan industri yang dikelolanya. Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
BEKASI - PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong efisiensi energi dan pengendalian emisi di kawasan industri yang dikelolanya. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam mengurangi dampak lingkungan sekaligus memastikan operasional kawasan berjalan secara berkelanjutan.
LPCK menyadari penggunaan energi listrik dan bahan bakar minyak (BBM) yang masih didominasi sumber energi fosil berkontribusi terhadap emisi karbon . Oleh karena itu, berbagai langkah strategis ditempuh untuk meningkatkan kesadaran perilaku ramah lingkungan serta mendorong penggunaan energi secara bijaksana dan efisien. Baca juga: Hashim Beberkan Potensi Kapasitas Penyimpanan Karbon di Indonesia
Deputy COO LPCK, Lukas Budi Setiawan mengatakan, sebagai pengelola kawasan industri, Perseroan secara rutin melakukan monitoring lingkungan dengan melaksanakan pengujian kualitas udara ambien di area industri setiap enam bulan sekali. ”Hasil pengujian tersebut dilaporkan secara berkala kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi dan Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat dalam bentuk Laporan RKL-RPL (Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Rencana Pemantauan Lingkungan),” katanya, Senin (26/1/2026).
Tidak hanya fokus pada internal operasional, Perseroan juga melakukan pemantauan rutin terhadap tenant industri, khususnya yang menggunakan batu bara sebagai sumber energi. Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan pengelolaan emisi berjalan sesuai Peraturan Kawasan dan regulasi pemerintah.
Apabila ditemukan ketidaksesuaian, LPCK secara aktif memberikan pemberitahuan dan mendorong perbaikan pengelolaan emisi. Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kepatuhan tenant, Perseroan juga secara konsisten menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pengendalian emisi.
Di sisi operasional, LPCK juga menerapkan berbagai langkah efisiensi energi. Dalam pengolahan air limbah, sistem aliran gravitasi dioptimalkan untuk meminimalkan penggunaan pompa listrik. Sementara itu, pada pengolahan air bersih, Perseroan melakukan pengurangan intensitas proses backwash, pengoperasian instalasi di luar jam beban puncak, serta pemantauan konsumsi listrik secara rutin.
Sepanjang 2024, LPCK telah merealisasikan sejumlah inisiatif konkret, antara lain penggantian sistem kontrol pada motor pompa, penggunaan lampu LED untuk Penerangan Jalan Umum (PJU) dan area perkantoran. Juga penerapan kebijakan penghematan listrik dengan mematikan lampu dan peralatan elektronik saat tidak digunakan. Baca juga: Pemkab Bekasi Apresiasi CSR Urban Farming Lippo Cikarang
Efisiensi energi juga diterapkan melalui optimalisasi kendaraan operasional untuk menekan konsumsi BBM, penyediaan tandon air guna mengurangi ketergantungan pada pompa elektrik, dan penonaktifan sambungan listrik yang tidak lagi digunakan. Termasuk, penggantian lampu PJU konvensional menjadi LED yang lebih ramah lingkungan.
Melalui berbagai langkah tersebut, LPCK menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan efisiensi energi dan mendorong penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan. Ke depan, Perseroan akan terus memperkuat kolaborasi dengan tenant dan pemangku kepentingan lainnya guna menciptakan kawasan industri yang berdaya saing, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.
LPCK menyadari penggunaan energi listrik dan bahan bakar minyak (BBM) yang masih didominasi sumber energi fosil berkontribusi terhadap emisi karbon . Oleh karena itu, berbagai langkah strategis ditempuh untuk meningkatkan kesadaran perilaku ramah lingkungan serta mendorong penggunaan energi secara bijaksana dan efisien. Baca juga: Hashim Beberkan Potensi Kapasitas Penyimpanan Karbon di Indonesia
Deputy COO LPCK, Lukas Budi Setiawan mengatakan, sebagai pengelola kawasan industri, Perseroan secara rutin melakukan monitoring lingkungan dengan melaksanakan pengujian kualitas udara ambien di area industri setiap enam bulan sekali. ”Hasil pengujian tersebut dilaporkan secara berkala kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi dan Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat dalam bentuk Laporan RKL-RPL (Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Rencana Pemantauan Lingkungan),” katanya, Senin (26/1/2026).
Tidak hanya fokus pada internal operasional, Perseroan juga melakukan pemantauan rutin terhadap tenant industri, khususnya yang menggunakan batu bara sebagai sumber energi. Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan pengelolaan emisi berjalan sesuai Peraturan Kawasan dan regulasi pemerintah.
Apabila ditemukan ketidaksesuaian, LPCK secara aktif memberikan pemberitahuan dan mendorong perbaikan pengelolaan emisi. Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kepatuhan tenant, Perseroan juga secara konsisten menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pengendalian emisi.
Di sisi operasional, LPCK juga menerapkan berbagai langkah efisiensi energi. Dalam pengolahan air limbah, sistem aliran gravitasi dioptimalkan untuk meminimalkan penggunaan pompa listrik. Sementara itu, pada pengolahan air bersih, Perseroan melakukan pengurangan intensitas proses backwash, pengoperasian instalasi di luar jam beban puncak, serta pemantauan konsumsi listrik secara rutin.
Sepanjang 2024, LPCK telah merealisasikan sejumlah inisiatif konkret, antara lain penggantian sistem kontrol pada motor pompa, penggunaan lampu LED untuk Penerangan Jalan Umum (PJU) dan area perkantoran. Juga penerapan kebijakan penghematan listrik dengan mematikan lampu dan peralatan elektronik saat tidak digunakan. Baca juga: Pemkab Bekasi Apresiasi CSR Urban Farming Lippo Cikarang
Efisiensi energi juga diterapkan melalui optimalisasi kendaraan operasional untuk menekan konsumsi BBM, penyediaan tandon air guna mengurangi ketergantungan pada pompa elektrik, dan penonaktifan sambungan listrik yang tidak lagi digunakan. Termasuk, penggantian lampu PJU konvensional menjadi LED yang lebih ramah lingkungan.
Melalui berbagai langkah tersebut, LPCK menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan efisiensi energi dan mendorong penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan. Ke depan, Perseroan akan terus memperkuat kolaborasi dengan tenant dan pemangku kepentingan lainnya guna menciptakan kawasan industri yang berdaya saing, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.
(poe)
Lihat Juga :