Diwarnai Kejatuhan 448 Saham, IHSG Bertahan Menghijau meski Gagal Tembus 9.000
Senin, 26 Januari 2026 - 16:59 WIB
loading...
IHSG berakhir menghijau hari ini, setelah sempat menyentuh level tertinggi hingga titik terendah di sepanjang perdagangan awal pekan, Senin (26/1/2026). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berada di zona hijau pada sesi penutupan perdagangan sore ini, Senin (26/1/2026). IHSG mengalami penguatan 0,27% ke level 8.975.
Untuk diketahui pada sesi pembukaan pagi tadi IHSG dibuka semringah pada level 8.967. Menjelang siang hari IHSG tembus ke level tertinggi di 9.058, lalu setelah penutupan pertama anjlok ke titik terendah di 8.923.
Volume perdagangan tercatat 52,88 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp36 triliun hingga sore hari ini. Adapun hingga penutupan IHSG hari ini, frekuensi tercatat sebanyak 3,7 juta kali, dan dari sisi market cap atau kapitalisasi pasar mencapai Rp16,3 triliun.
Baca Juga: Tinggalkan Zona 9.000, IHSG Hari Ini Dibuka Naik 0,19%
Sebanyak 282 saham mengalami kenaikan dan 448 saham mengalami penurunan pada pembukaan kali ini. Kemudian 228 saham lainnya mengalami stagnan atau tidak berubah.
Dari sisi sektoral, energi mengalami koreksi sebesar 2,39%. Kemudian sektor non siklikal menguat 0,41% serta siklikal mengalami tekanan 1,98%.
Untuk diketahui pada sesi pembukaan pagi tadi IHSG dibuka semringah pada level 8.967. Menjelang siang hari IHSG tembus ke level tertinggi di 9.058, lalu setelah penutupan pertama anjlok ke titik terendah di 8.923.
Volume perdagangan tercatat 52,88 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp36 triliun hingga sore hari ini. Adapun hingga penutupan IHSG hari ini, frekuensi tercatat sebanyak 3,7 juta kali, dan dari sisi market cap atau kapitalisasi pasar mencapai Rp16,3 triliun.
Baca Juga: Tinggalkan Zona 9.000, IHSG Hari Ini Dibuka Naik 0,19%
Sebanyak 282 saham mengalami kenaikan dan 448 saham mengalami penurunan pada pembukaan kali ini. Kemudian 228 saham lainnya mengalami stagnan atau tidak berubah.
Dari sisi sektoral, energi mengalami koreksi sebesar 2,39%. Kemudian sektor non siklikal menguat 0,41% serta siklikal mengalami tekanan 1,98%.
Lihat Juga :