Terpilih Jadi Deputi Gubernur BI, Ini Pesan Purbaya buat Thomas Djiwandono
Senin, 26 Januari 2026 - 19:56 WIB
loading...
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berharap besar kepada Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berharap besar kepada Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih. Purbaya meyakini bahwa anak buahnyaWakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Thomas AM Djiwandonobakal bisa bekerja di ranah moneter.
"Harapannya ya, dia bisa menjalankan kebijakan, memberi masukan yang lebih kuat ke kebijakan moneter yang juga turut memasukkan concern-concern di fiskal," ujar Purbaya saat ditemui di gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (26/1/2026).
Purbaya menekankan kerja-kerja moneter yang bakal dilakoni Thomas mesti independen. Termasuk Kementerian Keuangan yang tidak akan bisa intervensi kebijakan BI.
Baca Juga: Thomas Djiwandono Resmi Terpilih Jadi Deputi Gubernur BI
"Setelah di sana ya dia (Thomas) di sana, saya enggak bisa mengendalikan dia (Thomas). Kalau pemikirannya lebih luas, dia bisa memberikan warna yang berbeda di kebijakan moneter sana," tuturnya.
Sebelumnya Komisi XI DPR menetapkan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Thomas AM Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI teranyar. Keputusan tersebut diambil melalui mekanisme musyawarah mufakat dalam rapat internal yang digelar setelah seluruh kandidat menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) pada, Senin (26/1).
Baca Juga: Thomas Djiwandono Jalani Fit and Proper Test Deputi Gubernur BI Bikin Rupiah Tersenyum
Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun mengatakan, keputusan ini telah disepakati oleh seluruh pimpinan dan delapan kelompok fraksi (poksi) yang hadir secara lengkap. Dia bilang bahwa proses pengambilan keputusan berlangsung relatif singkat, yakni sekitar 30 menit.
"Pertimbangannya bahwa Bapak Thomas adalah figur yang bisa diterima oleh semua partai politik. Dan figur Bapak Thomas tadi juga menjelaskan dengan sangat bagus soal bagaimana perlunya membangun sinergi antara kebijakan moneter dan kebijakan fiskal. Sehingga memberikan penguatan terhadap pertumbuhan ekonomi itu seperti apa,” kata Misbakhun.
"Harapannya ya, dia bisa menjalankan kebijakan, memberi masukan yang lebih kuat ke kebijakan moneter yang juga turut memasukkan concern-concern di fiskal," ujar Purbaya saat ditemui di gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (26/1/2026).
Purbaya menekankan kerja-kerja moneter yang bakal dilakoni Thomas mesti independen. Termasuk Kementerian Keuangan yang tidak akan bisa intervensi kebijakan BI.
Baca Juga: Thomas Djiwandono Resmi Terpilih Jadi Deputi Gubernur BI
"Setelah di sana ya dia (Thomas) di sana, saya enggak bisa mengendalikan dia (Thomas). Kalau pemikirannya lebih luas, dia bisa memberikan warna yang berbeda di kebijakan moneter sana," tuturnya.
Sebelumnya Komisi XI DPR menetapkan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Thomas AM Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI teranyar. Keputusan tersebut diambil melalui mekanisme musyawarah mufakat dalam rapat internal yang digelar setelah seluruh kandidat menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) pada, Senin (26/1).
Baca Juga: Thomas Djiwandono Jalani Fit and Proper Test Deputi Gubernur BI Bikin Rupiah Tersenyum
Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun mengatakan, keputusan ini telah disepakati oleh seluruh pimpinan dan delapan kelompok fraksi (poksi) yang hadir secara lengkap. Dia bilang bahwa proses pengambilan keputusan berlangsung relatif singkat, yakni sekitar 30 menit.
"Pertimbangannya bahwa Bapak Thomas adalah figur yang bisa diterima oleh semua partai politik. Dan figur Bapak Thomas tadi juga menjelaskan dengan sangat bagus soal bagaimana perlunya membangun sinergi antara kebijakan moneter dan kebijakan fiskal. Sehingga memberikan penguatan terhadap pertumbuhan ekonomi itu seperti apa,” kata Misbakhun.
(akr)
Lihat Juga :