BULOG dan BAPANAS Terima Apresiasi Mendagri atas Gerak Cepat Stabilisasi Pangan Pascabencana

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:28 WIB
loading...
BULOG dan BAPANAS Terima...
Perum BULOG dan BAPANAS mendapat apresiasi dari Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Jakarta, Selasa (27/01).
A A A
JAKARTA - Upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan di wilayah terdampak bencana menunjukkan hasil positif. Indeks Perkembangan Harga (IPH) di tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, tercatat mengalami penurunan signifikan. Capaian tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Jakarta, Selasa (27/01) sebagai indikator mulai pulihnya kondisi distribusi dan pasokan kebutuhan pokok masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri Tito Karnavian memberikan apresiasi khusus kepada Perum BULOG dan BAPANAS atas langkah cepat dan peran aktifnya dalam menjaga ketersediaan serta kelancaran distribusi pangan di daerah terdampak bencana.

“Pemerintah, terutama BULOG dan BAPANAS, melakukan langkah yang sangat luar biasa. Pengiriman suplai minyak goreng dan beras didorong ke daerah-daerah yang sulit, bahkan melalui jalur udara, menggunakan helikopter maupun pesawat Hercules,” ujar Mendagri.

Penurunan IPH ini mencerminkan keberhasilan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BULOG dalam memastikan pasokan pangan tetap tersedia meskipun menghadapi tantangan keterbatasan akses logistik akibat bencana alam.

Peran BULOG menjadi sangat krusial, terutama saat jalur distribusi darat mengalami gangguan. Dengan mengoptimalkan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) serta memanfaatkan jalur distribusi alternatif, termasuk jalur udara, BULOG memastikan penyaluran beras dan komoditas pangan strategis lainnya tetap berjalan guna menekan potensi lonjakan harga di tingkat konsumen.

Menanggapi apresiasi tersebut, Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja bersama lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

“Apresiasi dari Bapak Menteri Dalam Negeri menjadi motivasi bagi kami untuk terus memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat, khususnya di wilayah terdampak bencana. BULOG menjalankan penugasan pemerintah dengan mengedepankan kecepatan distribusi, fleksibilitas jalur logistik, serta sinergi erat dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Direktur Utama Perum BULOG.

Dirut BULOG menegaskan bahwa dalam situasi darurat, BULOG tidak hanya fokus pada kecukupan stok, tetapi juga pada ketepatan dan kecepatan penyaluran agar tidak terjadi gejolak harga.

“Kami memastikan stok pangan strategis, khususnya beras dan minyak goreng, dalam kondisi aman dan siap digerakkan kapan pun dibutuhkan. Ketika jalur darat terhambat, BULOG berkoordinasi untuk memanfaatkan jalur alternatif, termasuk distribusi melalui udara, sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat,” tambahnya.

BULOG berkomitmen untuk terus memperkuat sistem distribusi pangan, meningkatkan kesiapsiagaan logistik, serta menjaga stabilitas harga pangan nasional. Langkah ini merupakan bagian dari dukungan BULOG terhadap kebijakan pemerintah dalam pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan, sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh akses pangan yang aman, cukup, dan terjangkau, khususnya dalam kondisi darurat.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
Bantuan Pangan Mulai...
Bantuan Pangan Mulai Disalurkan ke 33 Juta Penerima! Beras 10 Kg, Minyak Goreng 2 Liter
Stok Beras dan Minyak...
Stok Beras dan Minyak Goreng Dijamin Aman Sampai Akhir Tahun 2026
Dirut Bulog Sidak Keliling...
Dirut Bulog Sidak Keliling di Semarang, Pastikan Harga dan Pasokan Pangan Aman
Bulog Pasok Kebutuhan...
Bulog Pasok Kebutuhan Beras 215.000 Jamaah Haji Indonesia 2026
Revisi UU Pangan, Bapanas...
Revisi UU Pangan, Bapanas Bakal Dibubarkan Dilebur ke Bulog
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Rekomendasi
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Perjuangkan Hak Daerah,...
Perjuangkan Hak Daerah, Komisi XI DPR Upayakan TKD Tak Berkurang
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved