Pascabencana Sumatera, Kementrans Fokus Pulihkan Kawasan Transmigrasi

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:48 WIB
loading...
Pascabencana Sumatera,...
Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menegaskan Kementerian Transmigrasi (Kementrans) tetap berperan aktif dalam pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menegaskan Kementerian Transmigrasi (Kementrans) tetap berperan aktif dalam pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera, khususnya pada kawasan transmigrasi dan eks lokasi transmigrasi yang terdampak di Provinsi Aceh dan Sumatera Barat.

“DPR mendorong mitra kerja Komisi V dan pemerintah daerah untuk mengoptimalkan koordinasi dan kolaborasi dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, terutama untuk memulihkan kondisi sosial, ekonomi, aksesibilitas, dan pelayanan publik di wilayah terdampak,” ujar Viva Yoga usai rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Baca Juga: Panen Raya Padi di Telang, Wamen Viva Yoga: Kawasan Transmigrasi Berkontribusi Menjadi Lumbung Pangan

Kesepakatan tersebut dihasilkan dalam Rapat Kerja Penanganan Pascabencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang melibatkan Komisi V DPR bersama sejumlah kementerian dan lembaga, di antaranya Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kementerian Desa dan PDT, BMKG, serta Basarnas. Rapat dipimpin Ketua Komisi V DPR Lasarus.

Selain percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi, rapat juga menekankan pentingnya penguatan pencegahan bencana melalui sistem peringatan dini, penetapan zona aman bencana, serta peningkatan kesiapsiagaan dan kapasitas operasi pencarian dan pertolongan, khususnya pada fase golden time.

Viva Yoga mengungkapkan bencana alam yang melanda Sumatera turut berdampak pada kawasan transmigrasi, dengan titik terdampak berada di dua provinsi, yakni Aceh dan Sumatera Barat. Kementrans, kata dia, bergerak cepat menyalurkan bantuan makanan, obat-obatan, serta kebutuhan dasar lainnya melalui berbagai titik distribusi yang dapat menjangkau masyarakat secara langsung.

Ia menjelaskan, tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Paripurna 15 Desember 2025 melahirkan Keputusan Presiden Nomor 1 Tahun 2026 tentang Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana. Dalam keputusan tersebut, Kementrans tidak termasuk dalam Tim Pengarah maupun Tim Pelaksana, sehingga perannya difokuskan pada dukungan solutif melalui alokasi anggaran kementerian serta bantuan langsung di lokasi transmigrasi.



Meski demikian, Viva Yoga menegaskan hal itu tidak mengurangi tanggung jawab moral Kementrans terhadap warga transmigran. Kementerian secara terbuka menerima usulan rehabilitasi dari pemerintah daerah, terutama terkait perbaikan infrastruktur dasar yang rusak akibat bencana.

Baca Juga: Gandeng Krisna Bali, Wamen Viva Yoga Buka Jalan UMKM Mesuji Tembus Pasar Ritel

Selain perbaikan infrastruktur, Kementrans juga menindaklanjuti permohonan transmigrasi lokal dari Gubernur Sumatera Barat untuk relokasi 60 kepala keluarga ke kawasan Padang Tarok, Kabupaten Sijunjung. Usulan tersebut sedang dikaji agar masyarakat yang direlokasi memperoleh permukiman baru yang layak dan aman.

Sebagai bentuk nyata dukungan pemulihan, Kementrans telah mengirimkan 17 paket bantuan dapur umum ke kawasan eks transmigrasi di Kabupaten Aceh Utara dan Bener Meriah. Selain itu, kementerian juga merencanakan pembangunan sarana air bersih melalui sumur bor sedalam sekitar 40 meter dengan pompa submersible di sejumlah titik terdampak.

Viva Yoga menambahkan, Kementrans saat ini tengah melakukan penyesuaian anggaran untuk menentukan jumlah sarana air bersih yang dapat dibangun. “Kementrans akan terus mendukung penanganan bencana di wilayah terdampak, khususnya di kawasan transmigrasi, agar masyarakat dapat segera pulih dan melanjutkan kehidupannya,” ujarnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mentrans Ungkap Ada...
Mentrans Ungkap Ada 13 Titik Potensi Ladang Minyak Baru di Kawasan Transmigrasi
Wamen Viva Yoga Ajak...
Wamen Viva Yoga Ajak AKSI Bangun Kawasan Transmigrasi
Program Prioritas Kementrans...
Program Prioritas Kementrans 2026 Fokus Tuntaskan Lahan Transmigran dan Perkuat SDM Unggul
Kementrans Tempatkan...
Kementrans Tempatkan Hampir 1.300 Transmigran Lokal di 10 Lokasi
Berkat Kolaborasi, Kementrans...
Berkat Kolaborasi, Kementrans Hemat Rp369 Miliar Bangun KT Barelang
Menko AHY Apresiasi...
Menko AHY Apresiasi Kinerja Kementrans dalam Transformasi Transmigrasi 2026
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Tangki Bahan Kimia Bocor...
Tangki Bahan Kimia Bocor di California, 40.000 Warga Terpaksa Mengungsi
Membangun Kesadaran...
Membangun Kesadaran Siaga Bencana Sejak Bangku Sekolah Dasar
Rekomendasi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Jangan Salah, Ini Perbedaan...
Jangan Salah, Ini Perbedaan Harimau Sumatera Jantan dan Betina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved