Demi Ambisi Trump, AS dan Denmark Mulai Berunding soal Greenland

Kamis, 29 Januari 2026 - 08:17 WIB
loading...
Demi Ambisi Trump, AS...
Rumah-rumah yang tertutup salju terlihat di pesisir teluk laut Nuuk, Greenland, pada hari Jumat, 7 Maret 2025. FOTO/AP/Evgeniy Maloletka
A A A
JAKARTA - Amerika Serikat (AS), Denmark, dan Greenland mulai membuka perundingan diplomatik untuk meredakan ketegangan terkait status dan keamanan Greenland, menyusul pernyataan berulang Presiden AS Donald Trump yang menyatakan minat untuk menguasai wilayah Arktik tersebut.

Kementerian Luar Negeri Denmark menyatakan pejabat senior dari Denmark, Greenland, dan Amerika Serikat telah bertemu untuk membahas kekhawatiran AS terkait keamanan kawasan Arktik. "Pertemuan ini bertujuan membahas bagaimana kami dapat menanggapi kekhawatiran Amerika Serikat mengenai keamanan Arktik, sambil tetap menghormati garis merah Kerajaan," kata kementerian tersebut dalam pernyataan resmi kepada Reuters dikutip Kamis (29/1/2026).

Baca Juga: Trump Kembali Ancam Serang Teheran, Iran: Armada AS Akan Hancur

Perundingan ini menandai langkah diplomatik pertama setelah berbulan-bulan ketegangan antara Washington dan Kopenhagen, meskipun kedua negara sama-sama merupakan anggota pendiri Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Greenland merupakan wilayah semi-otonom yang berada di bawah kedaulatan Denmark.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan Washington telah menyiapkan mekanisme pembahasan khusus terkait Greenland. Ia menambahkan pertemuan lanjutan pada tingkat teknis akan digelar dengan pejabat dari Denmark dan Greenland. "Kami memiliki proses yang akan membawa kita pada hasil yang baik bagi semua pihak," ujar Rubio.

Ketegangan sebelumnya dipicu oleh pernyataan Trump yang berulang kali menyebut keinginan AS untuk menguasai Greenland dengan alasan kepentingan keamanan nasional, terutama terkait meningkatnya aktivitas Rusia dan China di kawasan Arktik. Pernyataan tersebut sempat memicu kritik dari Denmark, Greenland, serta sejumlah sekutu Eropa.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Rekomendasi
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved