Intip Ruang Pemulihan IHSG Pekan Ini usai Ditinggal Rombongan Petinggi BEI dan OJK

Senin, 02 Februari 2026 - 07:37 WIB
loading...
Intip Ruang Pemulihan...
Setelah mengalami tekanan hebat hingga terkoreksi 6,94%, IHSG Pekan Ini 2-5 Februari 2026 kini diproyeksikan memiliki ruang pemulihan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Setelah mengalami tekanan hebat hingga terkoreksi 6,94% ke level 8.329 pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) kini diproyeksikan memiliki ruang pemulihan yang signifikan. Estafet kepemimpinan baru di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta rilis data ekonomi nasional menjadi katalis utama yang dinanti pasar pada pekan 2-5 Februari 2026.

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), David Kurniawan menilai pergantian pimpinan otoritas pasar modal sebagai langkah strategis yang memberikan harapan baru bagi stabilitas bursa. Baca Juga: Pejabat BEI dan OJK Kompak Mengundurkan Diri, Banggar DPR: Mundur Saja Tak Cukup

"Dengan pengalaman yang komprehensif di sektor jasa keuangan tersebut, kepemimpinan baru ini diharapkan mampu menciptakan sinergi yang kuat untuk mendorong pertumbuhan, transparansi, dan daya saing pasar modal Indonesia agar semakin progresif di masa depan," kata David dalam risetnya, dikutip Senin (2/2/2026).



Fokus utama investor pada pekan ini tertuju pada rilis pertumbuhan ekonomi (Gross Domestic Product/GDP) Indonesia tahun penuh 2025. Jika data tersebut melampaui ekspektasi pasar yang berada di angka 5,1% hingga 5,2%, IHSG diprediksi tidak hanya sekadar menguat, tetapi mampu menciptakan level psikologis baru.

"Jika angka resminya di atas ekspektasi, ini akan menjadi bensin tambahan bagi IHSG untuk tidak hanya sekadar mampir di level 9.000, tapi menjadikannya sebagai lantai baru atau support kuat," tegas David.

Meskipun pekan lalu diwarnai aksi jual asing (outflow) sebesar Rp15,7 triliun akibat sentimen "MSCI Effect" dan isu perang dagang Greenland, pasar kini mencermati upaya pembenahan transparansi yang dijanjikan pimpinan baru bursa.

Baca Juga: IHSG Trading Halt Dua Hari Beruntun, OJK Langsung Berkantor di BEI Mulai Besok

Respons cepat otoritas dalam memenuhi standar Emerging Market MSCI diharapkan mampu meredam volatilitas dan memicu kembalinya arus modal asing. Proyeksi penguatan ini didukung oleh fondasi ekonomi domestik yang dinilai masih solid di tengah ketidakpastian global.

Menyikapi transisi kepemimpinan yang dinamis ini, IPOT merekomendasikan investor untuk mulai mencermati saham-saham yang menunjukkan tren penguatan (uptrend).

Selain faktor GDP, reaksi pasar terhadap pertemuan otoritas dengan MSCI pada Senin sore ini akan menjadi penentu arah pergerakan indeks di awal pekan.

Berikut rekomendasi saham IPOT untuk pekan ini:

1. Buy WIIM (Current Price: 1.825, Entry: 1.825, Target Price: 1.975 (8,22%), Stop Loss: 1.745 (-4,38%) dan Risk to Reward Ratio 1:1,9)
2. Buy JPFA (Current Price: 2.770, Entry: 2.770, Target Price: 3.090 (11,55%), Stop Loss: 2.630 (-5,05%) dan Risk to Reward Ratio 1:2,3).
3. Buy ULTJ (Current Price: 1.505, Entry: 1.505, Target Price: 1.600 (6,31%), Stop Loss: 1.455 (-3,32%) dan Risk to Reward Ratio 1:1,9).
4. Buy Reksa Dana Saham Premier ETF Indonesia Consumer (XIIC).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Naik 2,07%, IHSG Balik...
Naik 2,07%, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000-an
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Rekomendasi
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Hadir di Jakarta Fair...
Hadir di Jakarta Fair 2026, KARA Rayakan Kekayaan Rasa Kelapa Lintas Generasi
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved