Sawit Dipuji Presiden, POPSI Minta Perlindungan Nyata dan Adil bagi Petani
Senin, 02 Februari 2026 - 19:44 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan kelapa sawit sebagai komoditas strategis nasional yang berperan besar dalam menopang pertumbuhan ekonomi, ketahanan energi, dan posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Kepala Negara menyebut kelapa sawit sebagai miracle crop atau tanaman ajaib karena manfaatnya yang luas dan bernilai ekonomi tinggi.
Menurut Presiden, sawit tidak hanya berfungsi sebagai bahan baku minyak goreng, tetapi juga menjadi fondasi berbagai industri strategis. "Kelapa sawit itu bukan hanya untuk minyak goreng," ujar Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Bogor, hari ini.
Dia mengungkapkan produk turunan sawit digunakan dalam sektor pangan seperti roti, produk kebersihan seperti sabun, hingga industri dan energi, termasuk cat dinding, biodiesel, solar, dan avtur. Ragam pemanfaatan tersebut menjadikan sawit sebagai salah satu komoditas dengan daya ungkit ekonomi terbesar di Indonesia.
Prabowo juga mengungkapkan besarnya permintaan internasional terhadap crude palm oil (CPO) asal Indonesia. Dalam berbagai kunjungan luar negeri, dia mengaku hampir selalu menerima permintaan pasokan sawit dari para pemimpin negara.
Sejumlah kawasan seperti Asia Selatan, Afrika Utara, hingga Eropa Timur disebut sangat bergantung pada pasokan sawit Indonesia. "Saya ke Mesir, ke Pakistan, ke Rusia, sampai Belarus, semuanya minta kelapa sawit," kata Presiden.
Dia pun menanggapi kritik terhadap pengembangan sawit nasional dengan menegaskan bahwa kebijakan tersebut dijalankan demi kepentingan nasional. "Ya, untuk rakyat Indonesia," tandasnya.
Menurut Presiden, sawit tidak hanya berfungsi sebagai bahan baku minyak goreng, tetapi juga menjadi fondasi berbagai industri strategis. "Kelapa sawit itu bukan hanya untuk minyak goreng," ujar Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Bogor, hari ini.
Dia mengungkapkan produk turunan sawit digunakan dalam sektor pangan seperti roti, produk kebersihan seperti sabun, hingga industri dan energi, termasuk cat dinding, biodiesel, solar, dan avtur. Ragam pemanfaatan tersebut menjadikan sawit sebagai salah satu komoditas dengan daya ungkit ekonomi terbesar di Indonesia.
Prabowo juga mengungkapkan besarnya permintaan internasional terhadap crude palm oil (CPO) asal Indonesia. Dalam berbagai kunjungan luar negeri, dia mengaku hampir selalu menerima permintaan pasokan sawit dari para pemimpin negara.
Sejumlah kawasan seperti Asia Selatan, Afrika Utara, hingga Eropa Timur disebut sangat bergantung pada pasokan sawit Indonesia. "Saya ke Mesir, ke Pakistan, ke Rusia, sampai Belarus, semuanya minta kelapa sawit," kata Presiden.
Dia pun menanggapi kritik terhadap pengembangan sawit nasional dengan menegaskan bahwa kebijakan tersebut dijalankan demi kepentingan nasional. "Ya, untuk rakyat Indonesia," tandasnya.
(nng)
Lihat Juga :