Fondasi Bisnis Kuat, Hankook Tire Tatap Peluang Pertumbuhan di 2026

Selasa, 03 Februari 2026 - 16:39 WIB
loading...
Fondasi Bisnis Kuat,...
Hankook Tier, melalui PT Hankook Tire Sales Indonesia (HTSI) mencatat kinerja yang sangat positif sepanjang 2025 dengan pertumbuhan penjualan mencapai 130% di Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Hankook Tier, melalui PT Hankook Tire Sales Indonesia (HTSI) mencatat kinerja yang sangat positif sepanjang 2025 dengan pertumbuhan penjualan mencapai 130% di Indonesia. Capaian ini mencerminkan kuatnya sinergi antara kapabilitas manufaktur dan strategi pasar Hankook dalam merespon dinamika industri otomotif nasional maupul global yang didorong oleh lonjakan permintaan ban berukuran besar (≥18 inci) serta ban kendaraan listrik (EV).

Tren tersebut menegaskan pergeseran konsumen ke produk ban performa tinggi sekaligus menunjukkan relevansi portofolio Hankook dengan arah elektrifikasi kendaraan saat ini. HTSI memfokuskan strategi pada perluasan pasar domestik serta peningkatan kesiapan bisnis menghadapi 2026.

Perusahaan optimistis terhadap prospek pertumbuhan industri ban nasional, khususnya di segmen EV dan SUV yang dinilai memiliki potensi jangka Panjang. Untuk menjawab peluang tersebut, Hankook menghadirkan lini produk yang relevan dengan kebutuhan pasar, mulai dari iON sebagai ban khusus EV, hingga Dynapro yang dirancang untuk mendukung performa dan durabilitas SUV di berbagai kondisi jalan di Indonesia.

Presiden Direktur Hankook Tire Sales Indonesia, Bartek (Byunghak) Choi mengatakan, bahwa strategi pasar Hankook diarahkan pada segmen berpertumbuhan tinggi dan produk bernilai tambah. Baca Juga: Hankook Tire Jalin Kemitraan Pasok Ban Premium untuk Mazda

“Memasuki 2026, kami tetap optimis terhadap prospek industri ban di Indonesia di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang. Pertumbuhan signifikan permintan ban kendaraan listrik hingga akhir 2025 menjadi fondasi kuat, dengan produk premim seperti Hankook iON untuk EV dan Dynapro di segmen SUV diproyeksikan sebagai pendorong utama pertumbuhan. Di tengah tekanan konsumsi domestik, kami terus memperkuat pangsa pasar melalui perluasan distribusi regional, Kolaborasi dengan mitra di Asia Tenggara, serta optimalisasi peran Indonesia sebagai basis produksi strategis untuk pasar global,” ujarnya.

Menurut Bartek (Byungkhak) Choi, strategi tersebut juga merupakan respon Hankook terhadap tantangan ekonomi global dan domestik dengan tetap mengedepankan efisiensi operasional, inovasi produk, serta penyesuaian strategi sesuai dengan karakteristik pasar lokal.

Di tengah perlambatan pasar kendaraan baru, Hankook melihat peluang pertumbuhan pada segmen ban pengganti (replacement). Konsumen cenderung mempertahankan kendaraan yang dimiliki lebih lama, sehingga kebutuhan akan ban pengganti diperkirakan terus meningkat. Pada 2025, segmen replacement mencatat kinerja yang sangat positif dan menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan perusahaan menuju 2026.

Selain itu segmen kendaraan niaga, khususnya ban truk dan bus (Truck and Bus Radial/TBR), juga memberikan kontribusi strategis terhadap pertumbuhan pendapatan Hankook. Perusahaan fokus pada pendekatan solusi total, tidak hanya melalui penjualan ban, tetapi juga dengan menghadirkan rekomendasi produk yang tepat, layanan purna jual, serta solusi efisiensi biaya operasional armada yang disesuaikan dengan kondisi jalan di Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Mempererat Tali Silaturahmi,...
Mempererat Tali Silaturahmi, Hankook Tire Indonesia Berbagi Hewan Kurban
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
Percepat Produktivitas...
Percepat Produktivitas Manufaktur dengan Solusi Jaringan dan Storage Berbasis AI
Pertumbuhan Industri...
Pertumbuhan Industri dan Kontraksi Listrik Dinilai Masih Rasional
Intip Kinerja MPMX Mengawali...
Intip Kinerja MPMX Mengawali 2026: Profitabilitas Meningkat di Tengah Dinamika Pendapatan
DUNLOP Hadirkan SmartCare...
DUNLOP Hadirkan SmartCare Warranty, Solusi Tenang Pengguna Ban BLUE RESPONSE TG
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
Rekomendasi
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
75 Gol dalam 24 Laga,...
75 Gol dalam 24 Laga, Piala Dunia 2026 Penuh Drama
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
7 BUMN Kolaborasi Gelar...
7 BUMN Kolaborasi Gelar Blue Impact, Lestarikan Terumbu Karang dan Berdayakan Masyarakat Pesisir
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved