Nilai Investasi Sektor Otomotif Rp194,22 Triliun, Menperin: Serap Hampir 100.000 Tenaga Kerja
Kamis, 05 Februari 2026 - 12:30 WIB
loading...
A
A
A
“Investasi ini pasti akan melahirkan multiplier effect yang besar bagi perekonomian, karena sektor otomotif merupakan sektor yang terbesar dengan forward linkage dan backward linkage yang sangat kuat,” jelasnya.
Baca Juga: Insentif Dicabut, Pasar Kendaraan Listrik Terancam Mati Suri
Lebih lanjut, Agus mengungkapkan, bahwa kinerja positif industri manufaktur nasional selama ini juga tidak terlepas dari kontribusi besar sektor otomotif. Khususnya industri kendaraan bermotor roda empat serta roda dua dan tiga.
Ia memaparkan, saat ini Indonesia memiliki 41 pabrikan kendaraan bermotor roda empat dengan kapasitas produksi hampir 2,6 juta unit per tahun. Sementara itu untuk kendaraan bermotor roda dua dan tiga, terdapat 82 pabrikan dengan kapasitas produksi mencapai 11,2 juta unit per tahun.
"Kinerja manufaktur ini tidak terlepas dan bahkan penggerak utamanya adalah software otomotif yang meliputi industri kendaraan bermotor," tegas Agus.
Baca Juga: Insentif Dicabut, Pasar Kendaraan Listrik Terancam Mati Suri
Lebih lanjut, Agus mengungkapkan, bahwa kinerja positif industri manufaktur nasional selama ini juga tidak terlepas dari kontribusi besar sektor otomotif. Khususnya industri kendaraan bermotor roda empat serta roda dua dan tiga.
Ia memaparkan, saat ini Indonesia memiliki 41 pabrikan kendaraan bermotor roda empat dengan kapasitas produksi hampir 2,6 juta unit per tahun. Sementara itu untuk kendaraan bermotor roda dua dan tiga, terdapat 82 pabrikan dengan kapasitas produksi mencapai 11,2 juta unit per tahun.
"Kinerja manufaktur ini tidak terlepas dan bahkan penggerak utamanya adalah software otomotif yang meliputi industri kendaraan bermotor," tegas Agus.
(akr)
Lihat Juga :