Perkuat Ekspansi Pasar Jatim, Linktown Resmikan Kantor Baru di Surabaya Pusat
Kamis, 05 Februari 2026 - 13:15 WIB
loading...
Linktown secara resmi memindahkan kantor regional Surabaya Utara ke kawasan Surabaya Pusat, Rabu (4/2/2026). Pemindahan ini untuk memperkuat penetrasi pasar properti di Jatim. Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
SURABAYA - Linktown resmi memindahkan kantor regional Surabaya Utara ke kawasan Surabaya Pusat, Rabu (4/2/2026). Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam strategi ekspansi Linktown untuk memperkuat penetrasi pasar properti di Jawa Timur sekaligus meningkatkan kontribusi bisnis secara nasional.
Peresmian kantor baru tersebut dilakukan jajaran Co-Founder Linktown, yakni Abel Kurniajaya, Deryan Nataniel, Swandy Sutanto, Juniarki Davin, dan Winaldo. Turut hadir dalam kesempatan ini VP Linktown Surabaya, Jonathan Wijaya, Fredy Aristianto; Head Linktown Region Surabaya, Anton Hartarto; VP Linktown Expert, Welly Santoso; serta AVP Linktown Expert, Eric Setiawan. Baca juga: Kinerja Solid, Linktown Catat Penjualan Rp2,7 Triliun dan Borong 5 Penghargaan Nasional
Menjadi region ke-12 di Indonesia, peresmian Kantor Linktown Surabaya menegaskan konsistensi perusahaan dalam memperluas jangkauan layanan di berbagai kota strategis. Relokasi kantor ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang Linktown untuk menempatkan pusat operasional di lokasi yang lebih strategis, dekat dengan pusat pertumbuhan properti serta mitra pengembang di Jawa Timur.
“Kami menilai lokasi kantor yang baru ini memiliki aksesibilitas yang lebih baik dan berada di tengah dinamika pengembangan kawasan hunian dan bisnis,” kata Co-Founder Linktown, Juniarki Davin.
Dari sisi kinerja, Linktown Surabaya menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Sepanjang 2025, kehadiran Linktown Solutions berhasil mendorong peningkatan performa secara signifikan. “Memasuki 2026, Linktown optimistis kehadiran Linktown Expert akan semakin memperkuat daya saing dan memperluas market share di wilayah Surabaya dan sekitarnya,” terangnya.
Menurutnya, optimisme tersebut didukung oleh potensi pasar properti Surabaya yang dinilai sangat kuat. Dengan populasi besar, pertumbuhan hunian baru yang berkelanjutan, daya beli yang relatif stabil, serta dukungan pembangunan infrastruktur dan kawasan bisnis, Surabaya menjadi salah satu motor utama pertumbuhan sektor properti nasional.
Dalam hal pemasaran, imbuh Juniarki, Linktown tetap mengusung strategi digital-first yang berbasis kepercayaan dan solusi tepat sasaran. “Pendekatan ini diperkuat melalui konten edukatif dan sistem tindak lanjut yang konsisten, serta telah disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan pasar Surabaya,” paparnya.
Co-Founder Linktown, Deryan Nataniel menyebut, saat ini Linktown Surabaya didukung 46 agen aktif dengan perkembangan yang terus menunjukkan tren positif. “Kapabilitas para agen ini juga semakin diperkuat dengan dukungan Linktown Solutions dan Linktown Expert, sehingga mampu memberikan layanan yang lebih komprehensif kepada konsumen maupun mitra pengembang,” ujarnya.
Melalui relokasi kantor ke Surabaya Pusat, Linktown menargetkan penguatan penetrasi pasar Jawa Timur, perluasan jaringan mitra, peningkatan kualitas layanan, serta kontribusi bisnis Surabaya yang lebih signifikan terhadap kinerja perusahaan secara nasional. “Dalam proyeksi jangka menengah, Linktown Surabaya ditargetkan menyumbang sekitar 15–20% terhadap target revenue perusahaan sebesar Rp3,5 triliun pada 2026,” ungkapnya. Baca juga: Temui Presiden Prabowo, Nusron: 554 Ribu Hektare Sawah Jadi Perumahan dan Industri Dalam 5 Tahun
Tahun ini Linktown juga berencana membuka satu kantor tambahan di wilayah Jawa Tengah, sepanjang tidak menghadapi kendala berarti. “Kami juga akan memperkuat penetrasi di beberapa wilayah lain yang kami nilai memiliki potensi besar di luar Jabodetabek, antara lain Surabaya dan sekitarnya, Bandung Raya, serta Bali dan kawasan sekitarnya,” katanya.
Deryan menerangkan, hingga akhir 2025, Linktown telah menjalin kerja sama dengan 187 pengembang, termasuk pengembang-pengembang besar berskala nasional. “Capaian ini memperkuat posisi Linktown sebagai ekosistem pemasaran properti berbasis teknologi yang terus bertumbuh dan berorientasi pada solusi jangka panjang,” jelasnya.
Peresmian kantor baru tersebut dilakukan jajaran Co-Founder Linktown, yakni Abel Kurniajaya, Deryan Nataniel, Swandy Sutanto, Juniarki Davin, dan Winaldo. Turut hadir dalam kesempatan ini VP Linktown Surabaya, Jonathan Wijaya, Fredy Aristianto; Head Linktown Region Surabaya, Anton Hartarto; VP Linktown Expert, Welly Santoso; serta AVP Linktown Expert, Eric Setiawan. Baca juga: Kinerja Solid, Linktown Catat Penjualan Rp2,7 Triliun dan Borong 5 Penghargaan Nasional
Menjadi region ke-12 di Indonesia, peresmian Kantor Linktown Surabaya menegaskan konsistensi perusahaan dalam memperluas jangkauan layanan di berbagai kota strategis. Relokasi kantor ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang Linktown untuk menempatkan pusat operasional di lokasi yang lebih strategis, dekat dengan pusat pertumbuhan properti serta mitra pengembang di Jawa Timur.
“Kami menilai lokasi kantor yang baru ini memiliki aksesibilitas yang lebih baik dan berada di tengah dinamika pengembangan kawasan hunian dan bisnis,” kata Co-Founder Linktown, Juniarki Davin.
Dari sisi kinerja, Linktown Surabaya menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Sepanjang 2025, kehadiran Linktown Solutions berhasil mendorong peningkatan performa secara signifikan. “Memasuki 2026, Linktown optimistis kehadiran Linktown Expert akan semakin memperkuat daya saing dan memperluas market share di wilayah Surabaya dan sekitarnya,” terangnya.
Menurutnya, optimisme tersebut didukung oleh potensi pasar properti Surabaya yang dinilai sangat kuat. Dengan populasi besar, pertumbuhan hunian baru yang berkelanjutan, daya beli yang relatif stabil, serta dukungan pembangunan infrastruktur dan kawasan bisnis, Surabaya menjadi salah satu motor utama pertumbuhan sektor properti nasional.
Dalam hal pemasaran, imbuh Juniarki, Linktown tetap mengusung strategi digital-first yang berbasis kepercayaan dan solusi tepat sasaran. “Pendekatan ini diperkuat melalui konten edukatif dan sistem tindak lanjut yang konsisten, serta telah disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan pasar Surabaya,” paparnya.
Co-Founder Linktown, Deryan Nataniel menyebut, saat ini Linktown Surabaya didukung 46 agen aktif dengan perkembangan yang terus menunjukkan tren positif. “Kapabilitas para agen ini juga semakin diperkuat dengan dukungan Linktown Solutions dan Linktown Expert, sehingga mampu memberikan layanan yang lebih komprehensif kepada konsumen maupun mitra pengembang,” ujarnya.
Melalui relokasi kantor ke Surabaya Pusat, Linktown menargetkan penguatan penetrasi pasar Jawa Timur, perluasan jaringan mitra, peningkatan kualitas layanan, serta kontribusi bisnis Surabaya yang lebih signifikan terhadap kinerja perusahaan secara nasional. “Dalam proyeksi jangka menengah, Linktown Surabaya ditargetkan menyumbang sekitar 15–20% terhadap target revenue perusahaan sebesar Rp3,5 triliun pada 2026,” ungkapnya. Baca juga: Temui Presiden Prabowo, Nusron: 554 Ribu Hektare Sawah Jadi Perumahan dan Industri Dalam 5 Tahun
Tahun ini Linktown juga berencana membuka satu kantor tambahan di wilayah Jawa Tengah, sepanjang tidak menghadapi kendala berarti. “Kami juga akan memperkuat penetrasi di beberapa wilayah lain yang kami nilai memiliki potensi besar di luar Jabodetabek, antara lain Surabaya dan sekitarnya, Bandung Raya, serta Bali dan kawasan sekitarnya,” katanya.
Deryan menerangkan, hingga akhir 2025, Linktown telah menjalin kerja sama dengan 187 pengembang, termasuk pengembang-pengembang besar berskala nasional. “Capaian ini memperkuat posisi Linktown sebagai ekosistem pemasaran properti berbasis teknologi yang terus bertumbuh dan berorientasi pada solusi jangka panjang,” jelasnya.
(poe)
Lihat Juga :