Peran Strategis Muhammadiyah Dukung Optimisme Pertumbuhan Solid Perekonomian

Sabtu, 07 Februari 2026 - 22:53 WIB
loading...
Peran Strategis Muhammadiyah...
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. FOTO/dok.SindoNews
A A A
YOGYAKARTA - Pemerintah terus memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global yang masih penuh ketidakpastian. Dengan fundamental ekonomi yang relatif solid, berbagai kebijakan fiskal, moneter, serta program strategis nasional diarahkan untuk menjaga momentum pertumbuhan, memperluas penciptaan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara inklusif. Sinergi antara Pemerintah dan elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan dan pelaku usaha, menjadi kunci dalam mengakselerasi agenda pembangunan ekonomi nasional.

”Sebuah kehormatan bagi saya untuk hadir di organisasi yang telah menjadi pilar bagi peradaban dan ekonomi umat di Indonesia. Di tahun 2026, ini adalah tahun yang penting. Kita berharap pertumbuhan kita bisa lebih tinggi daripada tahun kemarin yang secara year-on-year 5,11%. Dan bila dibandingkan dengan berbagai negara lain, Indonesia ini salah satu yang potensi resesinya terkecil, yaitu 3%. Jauh lebih rendah dari negara yang di depan kita, seperti Jepang dan Amerika Serikat,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat berdialog bersama warga Muhammadiyah dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 PP Muhammadiyah di Yogyakarta, Jumat (6/2/2026).

Baca Juga: Resmi Dilantik Jadi Wamenkeu, Airlangga Harap Juda Agung Perkuat Sinkronisasi Fiskal-Moneter

Dari sisi permintaan, konsumsi domestik tetap menjadi penopang utama pertumbuhan, didukung belanja Pemerintah serta stimulus yang tepat sasaran sepanjang 2025. Konsumsi rumah tangga tumbuh sebesar 5,11% dengan kontribusi 53,88% terhadap PDB, sementara investasi tumbuh 6,12% dengan kontribusi 28,77%. Industri pengolahan menjadi sektor dengan kontribusi terbesar terhadap PDB, sekaligus mencatatkan pertumbuhan tertinggi dibandingkan sektor lainnya.

Perbaikan kinerja ekonomi tersebut turut diiringi dengan membaiknya indikator sosial. Tingkat kemiskinan menurun menjadi 8,25% dengan jumlah penduduk miskin berkurang sekitar 0,70 juta orang, rasio Gini menurun menjadi 0,363, tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 4,7%, serta pasar tenaga kerja mencatatkan tambahan sekitar 1,4 juta orang bekerja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 Lagi, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Masih Kuat
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Menlu dan Ketua MPR...
Menlu dan Ketua MPR Bawa Delegasi PBNU-Muhammadiyah ke Pemakaman Ali Khamenei
Perlambatan Ekonomi...
Perlambatan Ekonomi Tekan Pendapatan, Agus Taufiq Perindo Desak Perluasan Lapangan Kerja
Pertajam DIM RUU Pemilu,...
Pertajam DIM RUU Pemilu, DPR Buka Peluang Kunjungi NU, Muhammadiyah, hingga Walubi
Rekomendasi
Polri Belum Tetapkan...
Polri Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Pemprov Jabar Selangkah Lagi Amankan Aset SMAN 1 Bandung
Berita Terkini
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
Infografis
Muhammadiyah Masuk 10...
Muhammadiyah Masuk 10 Organisasi Keagamaan Terkaya di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved