Bakti BCA Angkat Budaya Sumba sebagai Strategi Dukung Ekonomi Kreatif
Minggu, 08 Februari 2026 - 21:09 WIB
loading...
A
A
A
Tenun Sumba dikenal memiliki teknik ikat khas dengan pewarna alami, seperti indigofera untuk warna biru dan akar mengkudu untuk warna merah. Bahan-bahan alami lain juga digunakan untuk menghasilkan ragam warna gelap dan hangat yang menjadi ciri khas kain tradisional tersebut.
Motif tenun Sumba banyak terinspirasi dari kehidupan dan kepercayaan masyarakat setempat, termasuk simbol hewan seperti kuda dan rusa. Kain tenun tidak hanya berfungsi sebagai busana, tetapi juga mencerminkan identitas serta nilai budaya yang diwariskan turun-temurun.
Baca Juga: BCA Dorong Perencanaan Liburan Praktis melalui SQ Travel Fair 2026
Pengunjung juga dapat melihat miniatur rumah adat Umma Mangu Toko dengan atap alang-alang menjulang tinggi, serta replika kuda pacu yang menjadi ikon Sumba sejak abad ke-19. Selain itu, pengalaman budaya dilengkapi dengan permainan tradisional Kagorokana Alu dan pertunjukan tarian Sumba yang ditampilkan beberapa kali setiap hari selama pameran berlangsung.
"Ini adalah wujud nyata komitmen BCA mendukung pariwisata berkualitas dan kemandirian ekonomi kreatif di Indonesia," ujar Hera. Kehadiran “Sumba Mini” diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pelestarian budaya, pemberdayaan komunitas, dan pengembangan sektor ekonomi kreatif nasional.
Motif tenun Sumba banyak terinspirasi dari kehidupan dan kepercayaan masyarakat setempat, termasuk simbol hewan seperti kuda dan rusa. Kain tenun tidak hanya berfungsi sebagai busana, tetapi juga mencerminkan identitas serta nilai budaya yang diwariskan turun-temurun.
Baca Juga: BCA Dorong Perencanaan Liburan Praktis melalui SQ Travel Fair 2026
Pengunjung juga dapat melihat miniatur rumah adat Umma Mangu Toko dengan atap alang-alang menjulang tinggi, serta replika kuda pacu yang menjadi ikon Sumba sejak abad ke-19. Selain itu, pengalaman budaya dilengkapi dengan permainan tradisional Kagorokana Alu dan pertunjukan tarian Sumba yang ditampilkan beberapa kali setiap hari selama pameran berlangsung.
"Ini adalah wujud nyata komitmen BCA mendukung pariwisata berkualitas dan kemandirian ekonomi kreatif di Indonesia," ujar Hera. Kehadiran “Sumba Mini” diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pelestarian budaya, pemberdayaan komunitas, dan pengembangan sektor ekonomi kreatif nasional.
(nng)
Lihat Juga :