Menteri Trenggono Lempar Senyuman usai Sentil Purbaya soal Anggaran Pembuatan Kapal
Kamis, 12 Februari 2026 - 16:21 WIB
loading...
Saat ditanya mengenai kisruh anggaran kapal dengan Purbaya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Trenggono hanya tersenyum kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/2/2026). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono hanya melemparkan senyuman usai sentil Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa . Saat ditanya mengenai kisruh anggaran kapal dengan Purbaya, Trenggono hanya tersenyum kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono menjawab tudingan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa soal anggaran kapal yang sudah cair. Dalam video yang beredar, Purbaya menyebut anggaran kapal dari Kemenkeu sudah cair, tapi industri galangan belum juga menerima pesanan.
Menjawab hal itu, Trenggono meminta Purbaya mengecek langsung ke anak buahnya di Kemenkeu soal anggaran tersebut. "Coba Anda tanya dulu deh sama anak buah Anda, benar nggak itu uang kapal sudah dikucurkan," tanya Trenggono dalam unggahan di Instagram pribadinya @swtrenggono.
Baca Juga: Menteri KKP Respons Keras Purbaya Soal Pembelian Kapal: Tanya ke Anak Buah Sebelum Komentar
Trenggono menjelaskan, proyek pembangunan kapal yang dimaksud sebenarnya didanai anggaran kredit dari Inggris. Sementara itu Indonesia memang berencana membangun 1.500 kapal ikan yang bekerja sama dengan Inggris.
"Yth Menteri Keuangan, supaya Anda paham dan cerdas, bahwa dana untuk pembangunan kapal tersebut bersumber dari pinjaman luar negeri dari pemerintah UK," tegas Trenggono.
Purbaya juga telah merespons mengenai masalah ini, dengan menegaskan bahwa mekanisme pencairan anggaran tetap melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu). "Iya tapi kan nanti lewat Menkeu juga," kata Purbaya kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Baca Juga: Purbaya Sentil Impor Kapal Bekas: Orang Kita Jago, Cuma Tak Dikasih Kesempatan
Saat ditanya apakah dirinya telah mengecek informasi tersebut kepada jajarannya, Purbaya mengaku sudah melakukan pengecekan. Namun Ia membenarkan bahwa anggaran tersebut memang belum dicairkan.
"Sudah saya cek. Memang belum (dicairkan)," jelas Purbaya.
Menkeu menjelaskan, dalam perencanaan proyek besar seperti pembangunan kapal dalam jumlah ribuan unit, perencanaan tidak bisa hanya menunggu ketersediaan anggaran.
"Tapi kan begini, kalau Anda punya rencana buat kapal sekian ribu, masa nunggu ada anggarannya. Kan sudah ada rencana di depannya, kan. Ya, saya minta itu... Itu saja belum kelihatan gerakan di depannya. Itu saja," jelasnya.
Terkait koordinasi dengan Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono, Purbaya menegaskan hubungan keduanya berjalan baik. Ia menyebut komunikasi akan dilakukan secara langsung untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
"Ah gampang, nanti saya ngomong sama Pak Menteri. Kan sahabat saya juga, gampang," tutupnya.
Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono menjawab tudingan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa soal anggaran kapal yang sudah cair. Dalam video yang beredar, Purbaya menyebut anggaran kapal dari Kemenkeu sudah cair, tapi industri galangan belum juga menerima pesanan.
Menjawab hal itu, Trenggono meminta Purbaya mengecek langsung ke anak buahnya di Kemenkeu soal anggaran tersebut. "Coba Anda tanya dulu deh sama anak buah Anda, benar nggak itu uang kapal sudah dikucurkan," tanya Trenggono dalam unggahan di Instagram pribadinya @swtrenggono.
Baca Juga: Menteri KKP Respons Keras Purbaya Soal Pembelian Kapal: Tanya ke Anak Buah Sebelum Komentar
Trenggono menjelaskan, proyek pembangunan kapal yang dimaksud sebenarnya didanai anggaran kredit dari Inggris. Sementara itu Indonesia memang berencana membangun 1.500 kapal ikan yang bekerja sama dengan Inggris.
"Yth Menteri Keuangan, supaya Anda paham dan cerdas, bahwa dana untuk pembangunan kapal tersebut bersumber dari pinjaman luar negeri dari pemerintah UK," tegas Trenggono.
Purbaya juga telah merespons mengenai masalah ini, dengan menegaskan bahwa mekanisme pencairan anggaran tetap melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu). "Iya tapi kan nanti lewat Menkeu juga," kata Purbaya kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Baca Juga: Purbaya Sentil Impor Kapal Bekas: Orang Kita Jago, Cuma Tak Dikasih Kesempatan
Saat ditanya apakah dirinya telah mengecek informasi tersebut kepada jajarannya, Purbaya mengaku sudah melakukan pengecekan. Namun Ia membenarkan bahwa anggaran tersebut memang belum dicairkan.
"Sudah saya cek. Memang belum (dicairkan)," jelas Purbaya.
Menkeu menjelaskan, dalam perencanaan proyek besar seperti pembangunan kapal dalam jumlah ribuan unit, perencanaan tidak bisa hanya menunggu ketersediaan anggaran.
"Tapi kan begini, kalau Anda punya rencana buat kapal sekian ribu, masa nunggu ada anggarannya. Kan sudah ada rencana di depannya, kan. Ya, saya minta itu... Itu saja belum kelihatan gerakan di depannya. Itu saja," jelasnya.
Terkait koordinasi dengan Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono, Purbaya menegaskan hubungan keduanya berjalan baik. Ia menyebut komunikasi akan dilakukan secara langsung untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
"Ah gampang, nanti saya ngomong sama Pak Menteri. Kan sahabat saya juga, gampang," tutupnya.
(akr)
Lihat Juga :