Mainkan Harga Daging, Amran Ancam Cabut Izin RPH hingga Feedlotter

Jum'at, 13 Februari 2026 - 11:14 WIB
loading...
Mainkan Harga Daging,...
Bapanas akan menindak tegas RPH hingga feedlotter yang memainkan harga daging menjelang Ramadan. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, menegaskan akan menindak tegas para pelaku usaha yang menjual bahan pokok di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) menjelang Ramadan dan Lebaran. Langkah ini diambil guna memastikan stabilitas harga dan melindungi daya beli masyarakat di tengah kondisi pasokan pangan yang diklaim dalam status aman.

"Ini perintah Panglima tertinggi, Bapak Presiden, kemarin kami dipanggil, menghadap dan menanyakan kondisi pangan menghadapi bulan suci Ramadhan. Tidak boleh ada harga naik. Ikuti aturan. Kalau ada yang menjual di atas HET, ari produsennya. Dan bila perlu, beri sanksi berat. Cabut izinnya," tegas Amran dalam acara Gerakan Pangan Murah di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Baca Juga: Produksi Cabai Surplus, Mentan Jamin Stok Ramadan Aman hingga Lebaran

Amran secara khusus memberikan peringatan keras kepada Rumah Potong Hewan (RPH) dan pelaku usaha penggemukan sapi (feedlotter). Ia menekankan bahwa tidak boleh ada kompromi terhadap praktik menaikkan harga, meskipun hanya selisih kecil seperti Rp1.000, karena dampaknya akan merugikan konsumen secara luas.

"Kalau harganya dinaikkan, langsung cabut. Nggak boleh operasi. Foodlooter yang me-supply juga dicabut. Jadi dua-dua kami cabut. Awasi distributornya. Awasi RPH yang mendistribusikan pangan," tegas Amran.



Selain komoditas daging, Mentan juga menyoroti kejanggalan harga minyak goreng yang kerap melampaui HET. Ia menilai hal tersebut ironis mengingat Indonesia merupakan produsen minyak sawit terbesar di dunia yang menyuplai kebutuhan global, sehingga ketersediaan domestik seharusnya tetap stabil dengan harga terjangkau.

Untuk mengawal kebijakan ini, Amran telah menginstruksikan Satgas Pangan dan jajaran Ditkrimsus Polri di seluruh Indonesia untuk bergerak cepat di lapangan. Pihaknya tidak akan segan memutus kuota impor bagi para pelaku usaha yang terbukti melakukan manipulasi harga di pasar.

Baca Juga: Diangkut Pakai 6 Kapal, Mentan Amran Sita 1.000 Ton Beras Ilegal

Dia menegaskan saat ini tidak ada alasan mendasar bagi pedagang atau produsen untuk menaikkan harga karena sejumlah komoditas utama telah mencapai status surplus. Indonesia saat ini dilaporkan telah swasembada sembilan komoditas, termasuk beras, jagung, bawang merah, cabai, telur, hingga daging ayam yang bahkan sudah diekspor.

Ke depan, pemerintah akan terus fokus mengejar swasembada untuk komoditas yang masih memerlukan perhatian khusus, seperti kedelai, bawang putih, dan sapi perternakan. Melalui koordinasi lintas sektor ini, diharapkan iklim pangan nasional tetap kondusif hingga perayaan Idulfitri mendatang.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
FAO Ingatkan Risiko...
FAO Ingatkan Risiko Krisis Pangan Global, Indonesia Siap Ambil Peran Pemasok Pangan Dunia
Indonesia Ekspor Pupuk...
Indonesia Ekspor Pupuk Urea ke Australia, Total Nilainya Tembus Rp7 Triliun
El Nino Mengintai, Mentan...
El Nino Mengintai, Mentan Amran Instruksikan Perkuat Infrastruktur Pengairan Nasional
Indonesia Impor Pangan...
Indonesia Impor Pangan hanya 5% dari 11 Komoditas
Kenaikan Harga Minyak...
Kenaikan Harga Minyak Goreng Terjadi di 207 Kabupaten, Kota! Begini Respons Bapanas
Mentan Amran Ancam Bakal...
Mentan Amran Ancam Bakal Tindak Produsen Minyak Goreng yang Naikkan Harga
Selain Daun Pepaya dan...
Selain Daun Pepaya dan Nanas, Ini Bahan Alami Lain untuk Mengempukkan Daging Kurban
Jelang Iduladha, Aldi...
Jelang Iduladha, Aldi Taher Serukan Makan Daging Tanpa Takut Kolesterol
Menikmati Daging Sapi...
Menikmati Daging Sapi Berkualitas Tinggi dengan Finishing Lokal
Rekomendasi
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved