AI Bisa Sangat Berbahaya dari Nuklir, Warren Buffett: Jin Sudah Keluar dari Botolnya

Senin, 16 Februari 2026 - 09:42 WIB
loading...
AI Bisa Sangat Berbahaya...
Warren Buffett memperingatkan, bahwa risiko yang ditimbulkan oleh perkembangan AI (Artificial Intelligence) yang cepat, mengingatkan dirinya pada masalah i pengembangan senjata nuklir. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Warren Buffett memperingatkan, bahwa risiko yang ditimbulkan oleh perkembangan AI (Artificial Intelligence) yang cepat, mengingatkan dirinya pada masalah geopolitik yakni pengembangan senjata nuklir . Mantan CEO Berkshire Hathaway itu mengatakan, bahwa kurangnya pemahaman para pemimpin AI tentang arah teknologi ini menjadikannya sangat berbahaya.

"Bahkan orang-orang yang paling pintar tentang hal ini (AI) mengatakan, bahwa mereka tidak tahu ke mana arahnya," kata Buffett dalam program spesial berdurasi dua jam yang ditayangkan di CNBC.

"Satu hal untuk mengatakan kamu tidak tahu ke mana kamu pergi, adalah jika kamu Columbus dan selalu bisa berbalik dan kembali. Tapi jin sudah keluar dari botolnya," ungkapnya.

Baca Juga: Warren Buffett Ungkap 10 Perilaku Orang Miskin yang Membuang Uang

Investor terkenal itu membandingkan kebutaan para pemimpin AI terkait kemana teknologi ini akan bergerak dengan komentar Albert Einstein selama Perang Dunia Kedua tentang pengembangan bom atom: "Ini mengubah segalanya di dunia kecuali cara orang berpikir."

“Orang-orang telah memikirkan hal ini sejak saat itu, dan pada akhirnya satu-satunya kemajuan yang mereka buat adalah mereka awalnya mengira hanya satu negara yang memilikinya, dan... sekarang kita punya delapan, hampir sembilan,” kata Buffett.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
TikTok Tingkatkan Transparansi...
TikTok Tingkatkan Transparansi AI, Alokasikan USD4 Juta untuk Program Edukasi
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
AI Analytics-Trade Flow...
AI Analytics-Trade Flow Siapkan Keputusan Investasi buat Pemula
Perusahaan APAC Berlomba...
Perusahaan APAC Berlomba Adopsi AI, Data Gudang Masih Jadi Hambatan
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Rekomendasi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
Gandeng Raisa dan Eross...
Gandeng Raisa dan Eross Candra, iForte & Protelindo Group Rilis Lagu Cahaya Hati
Berita Terkini
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
Perluas Akses Asuransi,...
Perluas Akses Asuransi, IFG Life Gandeng Bank Papua Lindungi Debitur KPR
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
BRI dan Kembara Nusa...
BRI dan Kembara Nusa Sinergi Perluas Layanan Kesehatan Gigi di Wilayah 3T
Cegah Penyelundupan,...
Cegah Penyelundupan, Barantin dan Bea Cukai Siapkan Pengawasan Bersama
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
Infografis
Rencana AS Keluar dari...
Rencana AS Keluar dari NATO dan PBB Didukung Elon Musk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved