AI Analytics-Trade Flow Siapkan Keputusan Investasi buat Pemula

Senin, 29 Juni 2026 - 20:28 WIB
loading...
AI Analytics-Trade Flow...
IPOT mengubah Artificial Intelligence dari sekadar alat pelaporan menjadi Chief Investment Analyst yang mampu membaca, memahami, mensintesis, dan menyimpulkan jutaan data pasar menjadi keputusan investasi yang presisi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Indo Premier Sekuritas resmi meluncurkan inovasi pada aplikasi IPOT dengan menghadirkan fitur baru AI Analytics dan Trade Flow. Mengusung teknologi AI Decision Engine kompleks, IPOT mengubah paradigma lama dari platform yang sekadar menyajikan data manual, menjadi aplikasi yang memproses data menjadi keputusan investasi siap pakai untuk pemula.

President Director & CEO PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Moleonoto The menegaskan, selama lebih dari tiga dekade, industri pasar modal Indonesia terjebak dalam paradigma yang sama, dimana sekuritas berlomba-lomba menyajikan data dan indikator manual mentah.

Investor ritel dibombardir oleh grafik rumit, ringkasan broker, arus dana asing dan laporan keuangan tanpa tahu cara menyatukannya yang selama ini menjadi domain eksklusif dan monopoli para Fund Manager, Equity Analyst, Hedge Fund, dan Smart Money.

Baca Juga: IPOT Relakan Teknologi Kelas Institusinya Dipakai Nasabah Broker Lain

Paradigma tersebut didobrak dengan inovasi IPOT. IPOT bukan lagi sekadar platform trading online biasa. IPOT bertransformasi menjadi AI-Powered Decision Trading Platform pertama di Indonesia yang menghadirkan AI trading assistant untuk membantu investor menganalisis pasar, mengurangi beban analisis manual, dan mengambil keputusan investasi secara lebih cepat dan objektif.

Menggunakan algoritma matematis kompleks, market intelligence, dan kecerdasan buatan, IPOT mengeksekusi proses sintesis data untuk menghasilkan kesimpulan investasi yang tajam dengan akurasi dan presisi tinggi.

“Mesin AI Decision Engine yang dulunya hanya kami sediakan khusus untuk institusi raksasa, kini resmi didekonstruksi dan diserahkan secara utuh kepada investor ritel Indonesia. IPOT mendefinisikan ulang lanskap investasi nasional," jelas Moleonoto.

Ketika teknologi analytics lain berhenti hanya menjadi tumpukan data, AI IPOT bertindak sebagai AI trading assistant yang mengubah jutaan data pasar menjadi keputusan trading yang lebih tajam, presisi, dan objektif.

"Kami melakukan lompatan besar (outleap) melampaui era trading data manual. Senjata analisis tercanggih yang dulunya hanya diakses oleh institusi raksasa, kini kami serahkan sepenuhnya ke tangan investor ritel Indonesia," paparnya.

Ia menambahkan IPOT adalah AI-Powered Trading Platform pertama di Indonesia yang menggunakan algoritma matematis kompleks, market intelligence, dan artificial intelligence untuk mengubah jutaan data pasar menjadi analisis, kesimpulan, dan keputusan investasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Nasabah Wujudkan Cinta Lewat Mahar Saham
Euforia Pesta Bola Dunia...
Euforia Pesta Bola Dunia Menular ke Aset Kripto, Trade for Glory 2026 Digelar
AI Ubah Cara Mengelola...
AI Ubah Cara Mengelola Proyek, Kompetensi Project Manager Tetap Jadi Kunci Kepemimpinan
Airlangga Bertolak ke...
Airlangga Bertolak ke Shanghai Tanda Tangani Pendirian WAICO
Ingin Kuliah AI? Ini...
Ingin Kuliah AI? Ini 20 Universitas di Indonesia yang Membuka Jurusan Kecerdasan Buatan
Rekomendasi
Forum Pemred Minta Hotman...
Forum Pemred Minta Hotman Paris Hormati Profesi Wartawan
IJTI: Menghormati Profesi...
IJTI: Menghormati Profesi Jurnalis Wujud Kepatuhan Hukum
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Berita Terkini
Bea Cukai Papua Fasilitasi...
Bea Cukai Papua Fasilitasi dan Gerakkan Ekonomi Daerah, dari PSN hingga UMKM
AS Ancam Tarif 100%...
AS Ancam Tarif 100% Bagi Pembeli Minyak Rusia, China Meradang dan Siapkan Pembalasan
Sukses Teknologi Perluas...
Sukses Teknologi Perluas Distribusi DWAY, PT Delta Perkuat Akses Produk Resmi
IHSG Melompat di Sesi...
IHSG Melompat di Sesi Siang, Sentuh Level 6.228 dengan Transaksi Rp8,2 Triliun
Matikan Selat Hormuz!...
Matikan Selat Hormuz! AS dan Irak Deal Bangun Jalur Pipa Minyak Senilai Rp1.074 triliun
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved