Pertamina Patra Niaga Sulap Limbah Pertanian Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:35 WIB
loading...
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga melalui unit AFT Minangkabau menghadirkan inovasi pengelolaan limbah berbasis masyarakat bernama SI CADIAK. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Pertamina Patra Niaga melalui unit Aviation Fuel Terminal (AFT) Minangkabau menghadirkan inovasi pengelolaan limbah berbasis masyarakat bernama SI CADIAK (Sistem Inovasi Cerdas Kelola Limbah) di Nagari Padang Toboh, Sumatra Barat. Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini mengusung pendekatan ekonomi sirkular dengan mengubah limbah pertanian dan peternakan menjadi produk bernilai ekonomi.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M. V. Dumatubun, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

"SI CADIAK menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga dan masyarakat mampu menghadirkan solusi berkelanjutan. Program ini tidak hanya menyelesaikan persoalan limbah, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi, memperkuat ketahanan energi berbasis biogas, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Nagari secara inklusif," ujar Roberth dalam keterangan pers, Selasa (17/2/2026).

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Jelaskan Proses Distribusi dan QC BBM kepada para Pimpinan Media

Berangkat dari kondisi Nagari Padang Toboh yang menghadapi tantangan pengelolaan limbah pertanian dan peternakan, Pertamina Patra Niaga memosisikan limbah bukan lagi sebagai sisa hasil panen, melainkan sebagai sumber daya bernilai. Dengan pendekatan eco-inovasi, jerami yang sebelumnya kerap dibakar kini diolah secara berkelanjutan untuk menekan praktik pembakaran terbuka dan meminimalkan dampak lingkungan.

Melalui SI CADIAK, sebanyak 894 ton jerami per tahun dan 864 ton kotoran ternak diolah menjadi berbagai produk. Limbah tersebut disulap menjadi kompos, bioetanol, parfum jerami ramah lingkungan bernama ARUWA, serta mendukung Program Sawah Pokok Murah. Program ini juga menghasilkan energi baru terbarukan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dimanfaatkan untuk mendukung Learning Center UKASEMA.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
Dari Earth Day ke Every...
Dari Earth Day ke Every Day, Masyarakat Diajak Kelola E-Waste lewat Gadget for Good
Garudafood dan Pemkab...
Garudafood dan Pemkab Sumedang Jalin Kemitraan Strategis Pengembangan Pertanian Kacang Tanah
Kendalikan Limbah PLTU,...
Kendalikan Limbah PLTU, IWIP Ubah Fly Ash Jadi Bahan Konstruksi
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Acer Gandeng 50 Sekolah...
Acer Gandeng 50 Sekolah Kelola Sampah Elektronik
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
Rekomendasi
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Perbedaan SPMB Bersama...
Perbedaan SPMB Bersama dan PMB Sekolah Swasta Gratis Jakarta 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Berita Terkini
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved