Purbaya Gelontorkan Anggaran Siap Pakai Rp4,6 Triliun untuk BNPB

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:05 WIB
loading...
Purbaya Gelontorkan...
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. FOTO/Instragram/@menkeuri
A A A
JAKARTA - Pemerintah merealisasikan dana siap pakai senilai Rp4,63 triliun untuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna memperkuat penanganan bencana yang difokuskan pada wilayah terdampak di Sumatera serta kebutuhan darurat di daerah lain.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pencairan dana siap pakai telah terealisasi sejak awal Februari 2026. "Di dalamnya termasuk dana siap pakai untuk penanganan darurat bencana sebesar Rp250 miliar," ujar Purbaya dalam rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pasca Bencana Sumatera di DPR, Rabu (18/2/2026).

Baca Juga: Soal Bayar Utang Whoosh Pakai APBN, Purbaya Pastikan Belum Ada Perintah Prabowo

Ia menjelaskan, pagu anggaran BNPB tahun ini ditetapkan sebesar Rp490 miliar, sementara tambahan dana siap pakai yang telah dicairkan mencapai Rp4,63 triliun. Dari total tersebut, sekitar Rp4,35 triliun dialokasikan untuk penanganan darurat di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Sisa dana sekitar Rp270 miliar disiapkan untuk wilayah lain yang membutuhkan penanganan bencana. Pemerintah memastikan alokasi tersebut bersifat fleksibel dan dapat ditambah sesuai perkembangan situasi di lapangan.



Selain melalui BNPB, pemerintah menyalurkan anggaran pemulihan bencana lewat Satgas Pemulihan Pasca Bencana serta mekanisme penambahan Transfer ke Daerah (TKD). Pemerintah telah menyetujui tambahan TKD senilai Rp10,65 triliun khusus bagi tiga provinsi di Sumatera yang terdampak.

Baca Juga: Pejabat Kemenkeu Diduga Terima Gratifikasi, Purbaya Curiga Ada yang Sengaja Embuskan Isu

Purbaya menjelaskan penyaluran tambahan TKD akan dilakukan bertahap selama tiga bulan, dimulai Februari sebesar 40 persen, disusul Maret 30 persen dan April 30 persen. Pada akhir Februari, penyaluran TKD tambahan diperkirakan mencapai Rp4,2 triliun.

Dana transfer tersebut diprioritaskan untuk menutup belanja pokok pemerintah daerah, mendukung penanggulangan bencana, serta memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak. Pemerintah berharap skema ini mempercepat pemulihan wilayah terdampak.

Ia menambahkan sumber pendanaan untuk BNPB berasal dari cadangan anggaran negara sekitar Rp60 triliun yang dihimpun dari berbagai pos belanja. Pemerintah memastikan dukungan fiskal untuk penanganan bencana tetap tersedia dan dapat diperkuat jika kondisi memerlukan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Purbaya Isyaratkan Marketplace...
Purbaya Isyaratkan Marketplace Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli 2026
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Rekomendasi
Cara Mudah Cek Kelulusan...
Cara Mudah Cek Kelulusan UM PTKIN 2026 yang Diumumkan Sore Ini
Ruben Onsu Siap Daftarkan...
Ruben Onsu Siap Daftarkan Gugatan Hak Asuh Anak Usai Pulang Umrah
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes Merah Putih
Berita Terkini
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved